Aku Bahagia Saat Bersamamu

Aku Bahagia Saat Bersamamu
Memaafkan


__ADS_3

"Kalian kenapa? iiiiih sebel deh ditanya malah diem aja!!" lagi-lagi Keyra merajuk melihat mereka berdua berdiam diri seperti patung. Rasa kesal Keyra mulai muncul melihat mereka yang berdiam seperti patung sehingga membuat Keyra kebingungan harus melakukan apa agar mereka berhenti mematung, tak lama kemudian swnior Ka datang bahkan dia juga terkejut melihat kedua teman-temannya mematung.


"Key mereka berdua kenapa??"


"Entah?" ucap Keyra mengangkat kedua bahunya melihat sikap mereka berdua yang mematung.


"Ya udah biarin aja, Key, emmm!!"


"Kenapa kak??"


"A, a, ada orang yang ingin bicara sama kamu!!" senior Ka terbata-bata bicara kepada Keyra karena takut Keyra sedih lagi.


"Siapa kak??"


"I,i,i,i, itu, emmm!!"


"Kak, bicaralah yang jelas." Keyra diabuat penasaran sama senior Ka.


"Kakak kamu ingin bicara berdua sama kamu!!" Keyra terdiam dengan perkataan senior Ka, yang ingin mempertemukan Keyra dengan kakaknya.


"Baiklah kak, aku akan bicara dengan kak Jaem!!"


"Baiklah, untuk yang lain bisakah keluar??" senior Ka mengajak yang lain keluar agar Keyra bisa lebih leluasa saat bicara dengan kakaknya. Merekapun keluar sesuai keinginan senior ka.


"Kamu yakin??"


"Iya senior Bram!!" dengan mengembangkan senyumannya kepada senior-senior yang berada di ruangan bersama Keyra.


"Baiklah kita akan tunggu kamu diluar!!" merrkapun keluar meninggalkan Keyra sendirian. Jaemin sudah menunggu di luar ruangan dan bahkan mendengar perkataan dari adek tercintanya itu.


"Jaemin kamu boleh masuk."


"Udah enggak papa, minta maaflah sama adek kamu!!" Reyna memberi dukungan penuh terhadap suaminya agar bisa mengerti akan keadaan adeknya.


"Rey, makasih ya atas dukungan kamu terhadap Jaem!!"


"Itu sudah jadi tanggung jawab ku sebagai istrinya!"


"Jaemin enggak salah waktu itu untuk menerimamu!" mendengar ucapannya membuat Reyna teringat akan waktu itu, dimana dia mengalami musibah yang harus terlemoar ke jurang, dan harus menikah dengan orang yang tak dia kenal.


"Aku berterima kasih karena kalian sudah memberi dukungan penuh kepada Jaemin akan keputusannya waktu itu."


"Aku harap Jaemin bisa merubah sikap pendiriannya terhadap adeknya, dan aku mohon bantuannya ya Rey??"


"Tentu, aku akan membantu kalian untuk hal itu, karena aku juga enggak tega melihat adek iparku sedih seperti kemaren!!" mereka sangat senang mendengar perkataan Reyna yang akan selalu siap untuk membantu dan tidak tega melihat Keyra bersedih karena ulah Jaemin.


"Aku harap mereka bisa baikan!!"

__ADS_1


"Aku harap begitu, tapi aku yakin mereka berdua akan kembali seperti dulu."


"Tunggu-tunggu, kamu kenapa Bram? dari tadi diem aja??" tanya senior San melihat senior Bram yang terdiam saja sedari tadi.


"Kayaknya aku pernah liat deh gadia ini tapi dimana ya??"


"Yaelah Bram, kirain ada apa?"


"Memangnya kamu liat Reyna dimana??" lagi-lagi banyak pertanyaan yang tidak di jawb oleh senior Bram.


"Wajahnya terlihat familiar buat aku, bahkan suaranya aja aku sering denger tapi dimana ya??"


"Firasat kamu aja kali??" senior Bram perlahan memikirkan apa yang dia pikirkan, begitu juga dengan yang lain.


#Ruangan rawat Keyra.


Awlanya mereka berdua saling diam, sehingga didalam ruangan hening tanpa penghuni.


"Dek maafin kakak ya!!" Jaemin memulai keheningan di dalam ruangan tersebut.


"Keyra juga minta maaf kak, tidak pernah mengerti akan keadaan kakak."


"Bagaimana keadaan kamu??"


"Aku baik kok kak, kakak sendiri??"


"Hari ini kakak boleh pulang, tinggal kakak ipar kamu sama kamu yang belum!!" ucap Jaemin sambil duduk di sebelah adeknya dan menggenggam tangan Keyra.


"Sudah jangan di pikirkan, kamu udah makan belum??"


"Belum, kakak sendiri??" merekapun kembali seperti dulu.


"Sama kakak juga belum, ya udah kakak beliin kamu nasi goreng mau??" wajah Keyra terbinar mendengar tawaran dari kakaknya.


"Mau kak nasi gorengnya pedes ya kak level enam!!"


"Iya, kamu tunggu sini ya kakak mau beli nasi gorengnya dulu. Biar kakak ipar kamu liat keadaan kamu!!" Jaemin pun keluar dari ruangan rawat inap yang di tempati Keyra, sedangkan yang menunggu di luar terkejut dengan kedatangan Jaemin.


"Jaem gimana??" Tanya Reyna dengan rasa penasaran yang menyelimuti wajahnya, hanya Reyna yang tidak berdiri dia masih belum kuat untuk jalan karena rasa pusing yang dia rasakan saat berjalan, jadi dia menggunakan kursi roda untuk melihat keadaan adwk iparnya.


"Enggak papa katanya dia leper, kamu bisa lihat dia. Senior Sen mohon bantuannya ya, aku mau beli nasi goreng pesanannya Keyra!!"


"Baiklah!!" lalu Jaemin meninggalkan mereka untuk membeli nasi goreng untuk adek tercintanya.


"Hay Keyra!!"


"Kak Rey." Keyra terlihat sangat bahagia melihat kedatangan kakak iparnya.

__ADS_1


"Gimana keadaan kamu??"


"Baik kak, kakak gimana apa masih ada yang sakit??"


"Tidak ada yang sakit hanya pusing kalau jalan!!" Reyna sangat senang bisa melihat Keyra kembali seperti dulu.


"Emmm, kak maaf ya waktu itu aku ninggalin kakak!!"


"Udah enggak usah bahas masalah itu lagi, kakak enggak mau mengungkit-ngungkit masa lalu!!" Keyra terdiam mendengar perkataan Reyna kalau dia tidak mau membahas masa lalu. Karena diamnya Keyra sehingga ruangan mulai hening, bahkan ketiga senior itu pun juga terdiam dengan perkataan Reyna terhadap Keyra.


"Aduh panas banget??" senior Bram menghilangkan keheningan di dalam ruangan itu.


"Panas? masa sih?" Yang lain kebingungan dengan perkataan Bram yang tidak masuk akal bagi mereka.


"Panas? siapa yang bilang panas??"


"Braaaaaaam kebiasan ni anak!!" senior Ka geram dengan tingkah laku Bram bahkan dia berteriak keras di sebelah telinganya Bram.


"Bisa enggak sih enggak usah teriak-teriak di deket telinga ku, aku enggak budek!!" sambil mengusap-ngusap telinganya yang terasa penuh dengan teriakan senior Ka.


"Abisnya kamu ngeselin."


"Aduh-aduh, mulai deh konyolnya para senior yang konyol!!" ucap Keyra membuat yang lain spontan melihat kearahnya.


"Ini pada kenapa?" kedatangan Jaemin membuyarkan lamunan mereka.


"Ini loh kak senior kak, senior kakak ternyata konyol semua." Sambil terkekeh mendengarkan perkataannya sendiri, sedangkan yang lain masih kebingungan dengan perkataan Keyra.


"Udah ni makan dulu sesuai pesanan, Rey makan juga ya, dan ini untuk para seniorku!!"


"Makasih ya Jaem!!" ucap para senior, masih dalam keadaan bingung.


"Iya sama-sama senior, Rey gimana kamu suka?"


"Suka!!" Jaemin sangat senang melihat Reyna menyukai nasi goreng yang dia beli itu.


"Waaaaah nasi gorengnya enak beli dimana??" tanya senior Bram sambil menyantap nasi goreng buatan.


"Itu di depan mini market, itu tempat langganan aku sama Keyra!!!"


"Sepertinya kalian berdua sama-sama suka makan nasi goreng ya?" Jaemin tertawa dengan perkataan dari seniornya.


"Iya senior, dulu aja kita sempet bertengkar karena nasi goreng. Keyra ini kecil tapi makannya banyak sampek-sampek porsi bagianku mau dia ambil juga!!"


"Kakak jangan gitu dong malu tau!!" Jaemin melihat Keyra cemberut merasa terkekeh sendiri.


"Ya udah maaf kakak enggak bahas itu lagi, asalkan nasi gorengnya kamu abisin dulu!!"

__ADS_1


"Kakak enggak makan??"


"Kakak masih kenyang!!" Reyna melihat Jaemin dan Keyra baikan Reyna tersenyum begitu juga seniornya sangat lega ternyata ide dari senior Bram yang kadang idenya enggak bemutu kini bisa menyatukan Jaemin dan Keyra.


__ADS_2