
#Rumah Mamer
Pagi-pagi Reyna bangun dan memasak untuk sarapan, memang dirumah Jaemin ada pembantu, tapi kehendak Reyna.
"Kemana Reyna??" ucap Jaemin sambil meranjak dari tempat tidur.
"Selamat pagi sayang, kita sarapan yuk!!" ketika Jaemin membuka pintu kamar tiba-tiba Reyna datang, sehingga membuat Jaemin tersenyum.
"Selamat pagi cantik!!" sambil mencium kening istrinya.
"Selamat pagi kak!!" adeknya Jaemin ternyata bangaun pagi juga, sudah jelas akan bangun pagi karena kakaknya seorang anggota AB.
"Pagi Keyra."
"Cantik kok melamun ada apa?" ucap Jaemin yang melihat istrinya melamun.
"Aku salut sama Keyra pagi-pagi benini udah bangun, biasanya anak muda seperti dia bangunnya siang." Biasanya emang gitu anak muda jaman sekarang kalau enggak siang tidak mau bangun, apalagi kalau sekolah libur makin jadi bangun siangnya.
"Mana bisa bangun siang apalagi ada aku dirumah!"
"Memangnya kenapa kalau ada kamu?"
"Akan aku ganggu dia sampai dia bangun!!" perkataan Jaemin membuat Reyna tertawa.
"Hahahaha!!"
"Kamu kenapa ketawa, emangnya ada yang lucu??"
"Ternyata kamu suka mengganggu adek kamu!!" ucap Reyna terkekeh dengan perkataannya.
"Aku melakukan itu demi kebaikannya, supaya dia terbiasa bangun pagi dan tidak malas-malasan !!"
"Selain tampan dia juga perhatian dengan kehidupan adeknya." Gumam Reyna sambil tersenyum melihat Jaemin yang bijak.
"Cantik kita turun yuk, aku laper!!" ucap Jaemin sambil menarik tangan Reyna dan mengajaknya turun.
"Iya!!" Jaemin tersenyum karena Reyna menuruti keinginannya.
"Selamat pagi cantik!!" jawab mamernya Reyna.
"Selamat pagi mam!!" mereka menuju meja makan bersama-sama sedangkan Keyra sudah menunggu di meja makan.
"Kak apa bener ini kakak yang masak???" Reyna tersenyum sambil tersenyum dengan pertanyaan dari Keyra.
"Iya sedikit, di bantu sama bibik juga kok!!"
"Kamu bisa masak??" ucap Jaemin sambil menetap Reyna dengan sangat serius.
"Bisa dikit, diajari mama!!"
"Kapan-kapan kita masaka bareng ya cantik!!!" ajak mamernya.
"Iya mam!"
"Kalau di liat-liat kayaknya enak tapi enggak tahu rasanya??" ucap Jaemin membuat semua orang melihatnya.
"Supaya kamu enggak penasaran sebaiknya kamu yang nyoba duluan!!"
"Rasain tuh kak, siapa suruh ngusik kak Reyna!!" Keyra membela Reyna di bandingkan dengan kakaknya.
"Silahkan di coba!!"
"Coba aja dulu kak enak kok." Keyra menyakinkan kakaknya untuk mencicipi masakan Reyna.
"Baiklah!!" Jaemin terlihat ketakutan saat mencoba masakannya Reyna, mungkin dia takut masakannya hambar ataupun keasinan.
"Gimana kak enak kan???"
"Emmm, kalau kayak gini terus aku lebih baik makan di rumah dari pada makan di kantin Dinas!!" ucap Jaemin sambil melahap masakan yang di buat oleh Reyna.
"Cantik kamu sudah memberitahu orang tuamu??"
"Sudah mam!!!"
"Mam aku ikut ya kerumah kak Reyna!!" Pinta Keyra kepada mamanya dengan wajahnya yang memelas.
"Dek kamu harus sekolah, kamu bisa ikut lain kali!!"
"Kakak selalu gitu, kapan kakak pernah menuruti keinginanku!!" ucap Keyra dengan wajahnya yang sesih setelah perkataan kakaknya.
"Dek kak enggak???"
__ADS_1
"Udahlah aku mau berangkat sekolah mam pah aku berangkat dulu!!" tanpa banyak kata Keyra langsung pergi meninggalkan meja makan dengan wajahnya yang murung.
"Hati-hati sayang!!" jawab pamer sambil melambaikan tangannya kepada putri tercintanya yang pergi dengan wajah murungnya.
"Aku kekamar dulu!!" sepertinya Jaemin merasa bersalah karena sudah membuat adeknya merajuk.
"Cantik kamu susul Jaemin gih, buat hatinya tenang."
" Yaudah mam, pah aku nyusul Jaemin dulu!!" karena perintah dari mamernya dia langsung melaksakan perintah tanpa berfikir panjang, "tok tok tok"
"Siapa??" Tanya Jaemin dari dalam kamar.
"Ini aku yank!!"
"Cantik aku lagi pengen sendiri."
"Ya udah cantik akan nunggu di luar ya yank??" tiba-tiba pintu terbuka, ternyata Jaemin membuka pintu kamarnya.
"Kamu boleh masuk!!"
"Yank, cantik pinjem ponsel ya mau nelfon mama!!" Reyna mengalihkan pembicaraan agar Jaemin tidak merasa bersalah dengan kejadian yang tadi.
"Emmm." Jawab simple, Jaemin duduk di sofa sedangkan Reyna berdiri di sebelah tempat tidur.
"Yank ponselnya dimana???"
"Ada dimeja!!" ucap Jaemin menunjuk meja sebelah tempat tidur, lalu Reyna menuju meja yang di tunjuk sama Jaemin.
"Yank kok enggak ada??" lalu Jaemin bangun untuk mengambil ponsel di meja.
"Ada cantik disin??" lalu Jaemin menghentikan lembicaraannya karena ponselnya memang benar tidak ada.
"Yank kenapa??"
"Enggak papa, akan ku cari!!" tanpa melihat wajah Reyna Jaemin langsung mencari ponselnya.
"Yank ini ponselmu!!" ternyata ponselnya di pegang oleh Reyna.
"Kamu temukan dimana??" tanya Jaemin karena ponselnya ada di tangan Reyna.
"Yank, cantik tahu kamu lagi merasa bersalah terhadap Keyra kan?" Jaemin masih terdiam.
"Yank jawab, jangan diemin cantik kayak gini!!" Reyna mulai menangis melihat Jaemin diam tak berbicara apapun saat di tanyakan apa masalah.
"Kita udah menjadi suami istri, harusnya kita bisa saling berbagi masalah, bukan ngediemin cantik seperti itu!!"
"Maaf cantik, aku tidak akan mengulanginya lagi, aku janji sama cantik tidak akan mengulanginya lagi!!" Jaemin langsung memeluk Reyna dan Reynapun membalas pelukan dari Jaemin sambil menangis tersedu-sedu.
"Maaf ya yank jika cantik ikut campur dalam masalah kamu."
"Aku seneng jika cantik ikut campur dalam masalah masalah aku!!!" jawab Jaemin sambil mengusap air matanya yang terus bercucuran di pipinya.
"Benarkah??"
"Iya benar cantik, tapi aku masih canggung saat kamu memanggilku sayang!!" Reyna langsung berhenti menangis dan menatap wajah Jaemin.
"Kenapa kamu enggak suka??"
"Bukannya enggak suka tapi belum terbiasa aja, lambat laun aku akan terbiasa kok!!" Jaemin langsung mencium kening Reyna.
"Iya udah enggak papa!!"
"Jaemin, Reyna!!" tiba-tiba ada suara mama yang memanggil Reyna dan Jaemin.
"Iya mam!!" jawab Jaemin sambil membuka pintu kamarnya.
"Mama sama papa sudah siap untuk menemui orang tuanya Reyna!!"
"Ok, Jaemim ambil dompet dulu!!" ucap Jaemin sambil masuk kembali untuk mengambil dompetnya.
"Ayo cantik kita tunggu Jaemin dibawah!!"
"Iya mam!!" Reyna dan mamernya pun turun menuju mobil, sedangkan Jaemin masih belum turun juga.
"Mah Jaemin mana??"
"Tuh dia pah anaknya udah nongol!!!" ucap mama sambil nunjuk kearah Jaemin yang penampilannya cool banget, dan kegagahannya yang luar biasa.
"Yuk aku sudah siap!!" ucap Jaemin melihat kearah Reyna yang terus memandangnya.
"Jaemin kamu yang mengemudi mobilnya ya!!"
__ADS_1
"Ok pah!!" jawab Jaemin sambil mengambil kunci mobil yang di pegang oleh papanya.
"Cantik kamu di belakang ya nemenin mama!!"
"Iya mam!!" setelah itu mereka berangkat menuju rumahnya Reyna.
#Rumah Reyna.
"Hallo tante!!"
"Hallo!!" jawab mama Reyna sambil cipika cipiki dengan teman-temannya Reyna yang sedang bermain kerumah Reyna.
"Tante Reyna mana tante??"
"Reyna belum pulang!!!" teman-teman Reyna kaget mendengar Reyna enggak pulang.
"Belum pulang darimana tante??"
"Dari rumah mertuanya!!" jawab papa Reyna yang baru keluar dari kamar mandi.
"Bentar lagi Reyna pulang bersama mertuanya kesini!!" teman-teman Reyna kaget serta penasaran dengan wajah yang menikahi Reyna, tiba-tiba ada suara pintu tebuka.
"Mam aku pulang!!"
"Reyna." Jawab teman-temannya yang berhamburan langsung memeluk Reyna karena hampir dua minggu setelah kejadian itu mereka tidak bertemu.
"Aku kangen sama kalian!!"
"Aku juga kangen sama kalian, sampek lupa mam pah kenalin ini mama sama papanya Jaemin!!!" sedangkan teman-teman Reyna terdiam mendengar Reyna mengenalkan mamernya kepada keluarganya.
"Ayo silahkan duduk!!"
"Iya!!" merekapun duduk, sedangkan Reyna dan teman-temannya kebelakang untuk membuatkan minuman untuk mamernya.
"Rey kamu serius udah nikah??"
"Iya serius, ya walau nikah dadakan!!"
"Maksud kamu??" Tanya Venda makin penasaran dengan pernikahan Reyna.
"Dia menikahiku demi menyelamatkan nyawaku, makanya aku nikah!!"
"Oh seperti itu, tapi ok juga suami kamu, tampan gagah, cool lagi keren!!" teman-teman Reyna memuji Jaemin yang memang kenyataannya seperti itu.
"Udah bahan nanti lagi aku mau ngasih minuman ini sama mamerku!!" Reyna terkekeh saat mengatakan mamer di depan teman-temannya.
"Maaf ya agak lama!!" ucap Reyna sambil melihat kearah Jaemin yang cool abis.
"Enggak papa cantik!!"
"Terima kasih kalian sudah mau menerima putriku sebagai menantu kalian!!" ucap papa Reyna.
"Tentu saja kami menerima putrimu, karena berkatnya Jaemin membuka hati untuk wanita bisa di bilang Reyna ini cinta pertamanya!!" Reyna kaget saat mengatakan cinta pertamanya Jaemin berarti dia cinta pertama sekaligus istri tercintanya. Jaemin memang is the beest, Reyna sangat senang karena dirinya menjadi cinta pertamanya Jaemin.
Walaupun Jaemin adalah cinta keduanya Reyna.
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
__ADS_1
Hubungan mereka akan makin romatis cinta pertama akan selamanya 😘😘
Jangan lupa like, vote dan coment ya