Aku Bahagia Saat Bersamamu

Aku Bahagia Saat Bersamamu
Kesedihan


__ADS_3

#Rumah sakit.


Reyna dan Jaemin masih belum sadarkan diri, Keyra sangat lega karena operasi mereka lancar tanpa ada masalah yang menghambat operasinya.


"Dek makan dulu ya, biar kamu enggak sakit!!" ucap senior Ka sambil menyodorkan satu bunkus nasi goreng kesukaaannya.


"Aku enggak laper kak!!"


"Dek dari tadi sore kamu enggak makan, nanti kamu bisa sakit!!"


"Aku enggak bisa makan kak secara kakak aku belum sadarkan diri!!" ucap Keyra sambil memegang tangan Jaemin yang belum sadarkan diri dengan di ikuti air mata yang terus menerus keluar dari pelupuk mata Keyra.


"Key, kakak tahu apa yang kamu rasakan tapi jika kamu enggak makan itu sama aja melukai hati kakak kamu!!"


"Tapi aku enggak bisa, tolong kak kali ini aja ngertiin aku!!" Keyra memohon kepada senior agar tidak memaksanya untuk makan.


"Baiklah jika kamu memeng tidak mau, aku tidak akan memaksamu, kakak cuman enggak mau melihamu sakit itu aja!!"


"Kakak tenang aja itu tidak akan pernah terjadi!!" Keyra meyakinkan senior agar tidak khawatir dengan keadaan Keyra.


"Keyra kamu beruntung memiliki kakak yang sayang sama kamu dan kakak yang bertanggung dalam segala hal!!" jawab Jisung memegang pundak Keyra agar Keyra terus menyayanginya.


"Makasih kak!!"


"Key aku pamit dulu, senior aku pamit dulu!!" ucap Jisung, karena harua kembali ke academy supaya tidak ada yang curiga.


"Kita juga pamit sama senior dan Keyra!!"


"Makasih kak sudah membantu kakakku, tanpa kalian mungkin kakak ku akan dalam bahaya."


"Itu sudah menjadi kewajiban kami sebagai temannya!!" merekapun pulang tinggal senior Ka, San dan Bram yang menemani Keyra di rumah sakit.


"Kak, sadarlah, kak Reyna sedang menunggu kakak. Aku kangen sama omelan kakak!!" sambil memegang tangan Jaemin tak lepas air mata Keyra juga keluar dari pelupuk matanya.


"Keyra, jangan nangis kasihan kakak kamu nanti dia akan sedih jika liat kamu kayak gini!!"


"Aku enggak papa kok kak, kak maaf untuk semuanya!!" ucap Keyra sambil menaruh wajahnya di sebelah tubuh kakaknya.


"Sudah jangan menangis!!" ucap senior Ka, sambil mengelus kepala Keyra yang berusaha menyembunyikan tangisannya. Padahal dia berusaha untuk menahan tangisannya tapi tidak bisa dia lakukan, air matanya terus bercucuran sehingga membasahi pipi.


"Kalian masih punya hutang penjelasan sama aku!!" ucap senior Bram, membuat senior Ka dan senior Sen tertawa melihat sikapnya.


"Baiklah, dia adeknya Jaemin yang udah aku anggap sebagai adekku sendiri. Dan Reyna itu adalah istrinya Jaemin, kamu ingat kejadian perkemahan di hutan pinus itu??" tanya senior Sen.


"Ingat memangnya kenapa??"


"Kamu ingat kejadian yang aku ceritakan waktu itu??"


"Ingat lalu apa hubungannya sama Jaemin??"


"Orang yang di paksa menikah dipaksa oleh seniornya itu dia, Jaemin. Aku bersyukur karena istrinya mau menerima Jaemin walau itu berat baginya!!!" senior Ka hanya menggangguk-nganggukkan kepalanya setelah mendengar penjelasan senior Ka.


"Emangnya kamu paham??"


"Ya aku paham dengan penjelasan kalian!!"


"Kakak, senior kakak sudah sadar!!" mendengar perkataan Keyra dia langsung menghampiri Jaemin yang baru membuka matanya.


"Jaemin!!"


"Senior, bagaimana keadaan Reyna??"

__ADS_1


"Kak, kakak tahu enggak kak Reyna menunggu kakak. Kakak cepat sembuh ya!!" ucap Keyra memberi semangat kepada kakaknya.


"Kau hebat!!" ucap Senior Bram membuat Keyra kaget dengan sikapnya yang tidak pernah ia lakukan sebelumnya.


"Kau ini!!"


"Aw, kakak sakit, baru sadar udah bikin ulah. Tahu gini mending aku nemenin kak Reyna!!" Keyra cemberut karan kakaknya mencubit lengannya.


"Kalian berdua, baru aja kemaren tenang sekarang udah bikin ulah lagi." Mereka tertawa lepas melihat sikap Keyra dan Jaemin yang selalu melakukan hal konyol.


"Ini nih kakak yang mulai duluan."


"Iya-iya kakak minta maaf, kakak merindukan omelanmu!!"


"Kakak!!" lagi-lagi Keyra menangis setelah mendengar perkataan dari kakaknya.


"Kenapa apa yang kakak katakan salah??" Ucap Jaemin berusaha untuk bangun sehingga "aw, akhhhr!!" sambil memegang perutnya karena kesakitan bekas operasi.


"Kak, kakak selalu bikin aku kesal tapi kakak dasar ceroboh!!" sambil melipatkan tangannya di dada.


"Hhahaha, kalian berdua memang paling bisa bikin kita tertawa dengan tingkah laku kalian!!"


"Maafkan kakak yang sudah keras padamu!!" sambil mengelus kepala Keyra.


"Sudahlah jangan memikirkan itu lagi, aku enggak papa. Yang paling penting kakak sembuh dan menyayangi kak Reyna seperti kakak menyayangiku!!"


"Oh iya gimana keadaan Reyna??"


"Reyna baik-baik aja, sekarang dia di temanni sama sahabat-sahabatnya!!"


"Kak maafkan aku!!" lagi-lagi Keyra mengatakan itu lagi, sehingga membuat orang di sekitarnya melihat kearah Keyra.


"Ok, tapi??"


"Mau kakak kirim kamu ke asrama??"


"Kakak, iiish kebiasaan ngancem. Terserah kakak!!" Keyra marah karena Jaemin mengancamnya jika dia kalau dia akan mengirim Keyra ke asrama.


"Udah jangan merajuk, kakak becanda. Tapi kenapa muka kamu pucet??" Jaemin mulai sadar kalau wajah adeknya pucat, sedangkan para seniornya hanya diam saja dengan paertanyaan Jaemin.


"Oh, itu gara-gara kakak selalu ngancem aku!"


"Udah-udah, Jaemin dia pucet karena dia belum makan dan dia juga kurang tidur." Jaemin kaget mendengar jawaban dari seniornya.


"Dek bener kamu belum makan??" Keyra terdiam setalah kakaknya bertanya akan hal itu. "dek jawab??"


"I,i,i,i iya kak, abisnya aku enggak laper!!"


"Jangan gitu dek, kakak memang keras tapi kakak paling enggak suka kalau kamu telat makan apalagi kurang tidur."


"Gimana mau makan kak, orang yang aku sayang belum sadarkan diri, dan itu membuatku susah menelan apa yang masuk kedalam mulutku!!"


"Sekarang kamu sudah melihat kakak sadar kan, jadi kamu makan dulu!!" akeyra menundukkan kepalanya karena tidak sanggup untuk menatap wajah kakaknya.


"Dek ayo kakak antar??"


"Baiklah, aku cari makam dulu kak!!"


"Senior tolong jag dia ya??"


"Pasti!!" merekapun keluar mencari makanan agar Keyra cepay makan.

__ADS_1


"Tadi kakak bilang apa??"


"Iya-iya maaf!!"


"Kamu mau makan apa??" tanya senior sambil mengikuti langkah kaki Keyra yang entah tertuju kemana.


"Entahlah??"


"Kok gitu?? kan yang mau man kamu??" Keyra menatap wajah Ka, dengan keseriusannya.


"Kakak lama-lama kayak kak Jaem suka marah-marah!!"


"Marah salah, diem salah, yaudah mau kamu apa kakak turutin!!"


"Beneran??" tanya Keyra melihat wajah Ka yang begitu serius.


"Iya beneran!!"


"Aku mau makan nasi goreng lagi!!"


"Ok, nasi goreng apa??"


"Tapi??" Ka, terkejut mendengar perkataan Keyra karena masih ada kata tapi.


"Tapi apa??"


"Aku maunya kakak yang masak!!" Keyra terkekeh dengan perkataannya.


"Baiklah yang penting kamu makan." Merekapun menuju ke rumah Ka, yang berada di academy.


"Ini tempat tinggal kakak??"


"Iya, kenapa??"


"Bagus kak!!"


"Kamu tunggu disini kakak akan masak dulu!!" sambil menuju sebuah ruangan, mungkin saja itu dapur miliknya.


"Emang kakak bisa masak??" ucap Keyra sambil mengikuti Ka keruangan tersebut.


"Gimana ya?? bilang bisa takut enggak enak, bilang enggak bisa takut enak??"


"Terus gimana dong?? kalau makanannya enggak enak??"


"Yah itu derita kamu!!" Keyra kesal dengan kalimat terakhir dari Ka.


"Iiiiih, kakak nyebelin udahlah aku enggak mau makan!!" Keyra kembali duduk di sofa yang tadi sedangkan Senior yang berada di dapur melihat kedepan karena Keyra mengatakan bahwa dia tidaka akan makan.


"Dek kamu tenang aja makanannya enak kok tapi kakak enggak janji??"


"Kakak!!" Keyra berteriak kepada Ka, seolah-olah tak terima dengan perkataannya.


"Udah tenang aja, kamu santai disini, kalau mau nonton tv nyalain sendiri kalau haus ambil sendiri kakak mau masak. Kalau masih bosen pergi ke ruangan itu!!" sambil menunjuk sebuah ruangan.


"Ruangan apa itu??"


"Ruangan buku, kamu bisa baca buku disana!!"


"Ok baiklah, sesuai perintah senior!!"


"Yaudah bersabarlah tunggu kakak selesai masak!!" seniorpun masak sedangkan Keyra memainkan ponselnya. Keyra orangnya penurut terhadap yang lebih tua darinya, meskipun dia bukan siapa-siapanya tetapk kebahagiaan yang Keyra dapatkan membuat Keyra tidak akan melupakannya.

__ADS_1


__ADS_2