
Reyna menunggu Jaemin di dalam mobil sedangkan Jaemin membeli barang sesuai keinginan Reyna. Tak lama kemudian Jaemin datang sesuai dengan pesanan yang di bawa oleh Jaemin untuk Reyna.
"Sayang ini ice cream sama mie ayamnya!!"
"Makasih sayangku, aku makin cinta deh!!" mendengar perkataan Reyna yang terakhir Jaemin mengkerutkan dahi seakan-akan ada yang aneh dengan sikap istrinya itu.
"Iya sayang!!"
"Kamu mau??" sambil meyodorkan sendok yang berisi mie ayam.
"Makasih sayang!!" lalu mereka makan mie ayam berdua sebelum mereka pulang, melihat sikap manjanya Reyna Jaemin hanya senyum-senyum sendiri.
"Kenapa kamu senyum-senyum sendiri??"
"Enggak papa cuman aneh aja, istriku yang selama ini tidak mau manja sekarang kenapa jadi manja??" mendengar perkataan Jaemin Reyna kaget langsung menatap Jaemin dengan tatapan sinis.
"Emang salah kalau aku manja sama suami sendiri??"
"Enggak salah tapi aku suka kamu yang manja ini!!" Jaemin langsung memegang dagu Reyna dan mencium bi*** Reyna.
"Aku mencintaimu sayang!!" Reyna tersenyum mendengar perkataan Jaemin atas pengakuan cintanya. Reyna sangat beruntung mendapatkan suami seperti Jaemin walaupun cara mereka bertemu tidak sesuai keinginan mereka, bahkan pernikahan yang tidak dihadiri kedua belah pihak keluarga mereka masing-masing. Tapi cinta mereka tak kalah romantisnya dengan yang lain, apalagi sikap Jaemin yang baik perhatian, dan sayang terhadap Reyna membuat hati Reyna luluh.
"Aku juga mencintaimu!!"
"Baiklah sekarang kita pulang karena mereka oasti sudah menunggu kita!!" Reyna menganggukkan kepalanya yang menandakan kalau Reyna menyetujui perkataan Jaemin. Reyna terlihat sangat bahagia setelah apa yang dia dapatkan dari Jaemin, kejadian itulah mempertemukan mereka dan memulai kisah cinta dengan penuh kebahagiaan.
"Sayang makasih ya untuk semuanya!!"
"Maksud kamu??" Jaemin tak mengerti dengan perkataan Reyna yang tiba-tiba bilang makasih.
"Makasih karena kamu sudah perhatian sama aku, bahkan kamu mempertaruhkan nyawa mu demi diriku!!!"
"Itu sudah jadi kewajibanku untuk melindungi istriku tercinta." Sambil mengelus rambut Reyna dan melihat kearahnya sekilas kemudian kembali lagi fokus untuk mengemudi mobilnya.
"Aku beruntung bisa mendapatkan suami seperti dirimu, I Love You sayang!!"
"I Love You too!!!" mereka tersenyum setelah mereka saling menyatakan perasaan mereka satu sama lain. Tak lama kemudian mereka tiba di depan rumah Jaemin dan Reyna yang baru, karena baru kemaren mereka pindah rumah, setelah kejadian yang menimpa mereka.
"Kakak kenapa lama banget sih??"
"Maaf, tadi lagi makan dulu kasian kakak kamu kelaparan!!" jawab Jaemin sambil membawa masuk belanjaan yang mereka beli, dan membawanya ke taman belakang yang di jadikan tempat untuk bakar-bakar.
"Ya ampun kak Rey, maaf ya aku tadi marah-marah karena terlalu lama menunggu!!"
"Jangan minta maaf, yang seharysnya minta maaf itu kak Rey bukan kamu, oh Key kakak punya ice cream kamu mau enggak nemenin kakak makan ice cream???"
"Boleh!!" lalu Reyna memberikan ice cream yang dibelinya tadi di mini market, setelah itu mereka berdua pergi ketaman belakang sambil memakan ice cream.
"Jaem liat istri dan adek kamu, mereka sangat akur!!" ucap senior Ka, sambil menepuk pundak Jaemin yang sedang menyiapkan bahan-bahan perlengkapan untuk bakar-bakar.
"Iya Senior, aku seneng mereka akur. Pertama kali membawa Reyna kerumah aku sangat takut kalau keluargaku tidak mau menerima Reyna tapi aku bersyukur mereka mau menerima Reyna. Apalagi papaku yang sudah mengenal Reyna dulu lebih aku!!!"
"Maksud kamu Jaem???"
__ADS_1
"Maksudnya papaku adalah wali kelasnya Reyna pas masih SMA dulu, papaku sudah tiga tahun mengenal Reyna, jadi aku tidak perlu ragu akan sifat Reyna!!" Jaemin melihat Reyna dari kejauhan yang sedang bersama adeknya menikmati ice cream yang di belinya itu.
"Udah jangan di lietin terus, istrimu enggak akan kemana-mana!!" timpal Jisung sehingga membuyarkan lamunan Jaemin terhadap istrinya.
"Apaan sih Jis!!"
"Idiiiiih malu ya??"
"Udah Jis jangan ganggu Jaem terus kasihan!!"ucap Renjun.
"Tahu nih Jisung kerjaannya ganggu mulu, terlalu lama ngejomblo dia makanya kayak gitu!!"
"Apaan sih Jen, emangnya situ enggak jomblo??"
"Setidaknya aku ada calon, lah kamu calon aja enggak ada!!" ucap Jeno membuat Jisung merajuk karena di godain terus sama Jeno.
"Ini nih yang enggak suka, baru juga calon belum jadian udah sombong banget gimana kalau udah jadian??"
"Jangan gitu Jis, setidaknya Jeno sudha berjuang untuk mendapatkannya. Sedangkan kamu belum ada gadis yang bisa kamu perjuangkan!!"
"Resek kalian berdua, bikin aku bad mood aja!!!" Jisung makin merajuk setelah mendengar perkataan Renjun tentang dirinya. Sedangkan yang lain hanya tertawa melihat Jisung merajuk akibat Jeno dan Renjun.
"Udah jangan merajuk, kalau kayak gini kapan selesainya??"
"Iya-iya, bawel!!"
"Ini pada kenapa??" kata senior Bram sehingga membuat yang lain langsung melihat kearah suara.
"Ya elah ini di tanya malah diem aja??" karena ketiga senior konyol itu sudah datang jadi Reyna dan Keyra sudah hadir.
"Hallo senior kony--??"
"Apa maksud kamu??" belum selesai bicara senior Ka langsung memotong pembicaraan Ka.
"Enggak jadi!!"
"Sudah jangan banyak bicara lagi sebaiknya kita selesaikan ini, karena sudah malam!!!"
"Aku setuju itu, kasihan istri aku udah kecapean. Rey kalau kamu capek kamu bisa istirahat nanti kalau udah mateng aku akan panggil kamu!!" melihat sikap Jaemin terhadap Reyna yang lain hanya tersenyum, karena selama ini mereka tidak pernah terbuka apalagi masalah cewek dan sekarang dia menampakkan bahwa dia memang benar-benar perhatian terhadap istrinya.
"Enggak papa aku mau bantu kalian!!"
"Owh so sweet banget sih??" ucap Jisung yang membuat orang serentak melihat kearahnya.
"Ya udah lebih baik kita mulai aja ya kak biar cepet!!" tanpa ada yang berkomentar mereka langsung menyelesaikan acara bakar-bakarnya itu, dan di penuhi canda dan tawa.
"Ginama kalau kita main game??"
"Ide bagus, tapi main game apa??"
"Emmm, apa ya??" mereka memikirkan cara main game dalam acara seperti itu.
"Gimana kalau kita tes kejujuran terhadap orang yang ada disini??"
__ADS_1
"Kul!!" ucap Jaemin membuat yang lain kebingungan karena hanya dia yang bersuara.
"Ok setuju!!" hingga pada akhirnya mereka setuju dengan ide dari Jisung.
"Ok kita akan mulai dari siapa??"
"Yang memulai dulu hatuslah yang lebih tua dulu atau enggak menggunakan botol yang di putar? siapa yang tertunjuk dia akan memulai duluan gimana??" mereka memikirkan ide dari Keyra sambil mengangguk-nganggukkan kepala.
"Ok ide bagus itu!!" mereka pun memulai permainannya sedangkan Reyna yang duduk di sebelah Jaemin melihat permainan yang akan di mainkan.
"Ok aku putar, satu..............Dua..............Tiga!!" botol di putar itu terus berputar hingga perlahan mulai pelan, pelan dan tepat berhenti di depan Renjun.
"Uuuuuuhhhh, Renjun yang pertama. Ok siapa yang akan bertanya?? sesuai janji ya pertanyaannya bebas!!!" Mereka terdiam tidak ada yang bertanya, karena mereka kebingungan mau bertanya apa, Reyna yang melihat kebingungan karena pada diam bahkan yang memiliki idepun hanya diam.
"Kapan mainnya??" tanya Reyna, bahkan Jaemin pun terdiam seperti orang bisu.
"Ya sudah kita sudahi saja, lagi pula ini sudah malam kalian tidurlah di kamar tamu, dan kamu juga Key bermalamlah disini, Jaem, Jaem!!" tidak ada yang merespon pembicaraan Reyna hingga Reyna pasrah dan diam melihat mereka yang terdiam kaku. Setelah satu jam mereka tidka bicara pada akhirnya Keyra tersadar dan mulai bicara.
"Kenapa enggak ada yang main??"
"Entahlah? bantuin kakak ya buat bikin sadar mereka!!"
"Emmm, baiklah!!" mereka berdua memulai agar semua tersadar dan mulai bicara.
"Kenapa malah diam semua??"
"Entahlah? Mungkin karena tidak ada pertanyaan!!"
"Itu jangan di jadikan alasan kak!!" Keyra marah karena permainannya gatot alias gagal total.
"Sudah jangan berdebat ini sudah malam alangkah baiknya kalian tidur ini sudah malam, kamu juga Key besok kan kamu sekolah!!" Reyna kesal karena sudah malam mereka malah berdebat hal yang tidak penting.
"Baiklah kak, selamat malam semua aku tidur duluan ya!!"
"Kalian juga tidur bukannya besok kalian tugas jangan sampai kalian besok enggak fokus karena kurang tidur!!" Jaemin terdiam karena yang Reyna katakan itu semuanya benar.
"Baiklah semua harus tidur, Jaem bawa istrimu untuk istirahat!!"
"Baik senior, kita kekamar dulu, kalian bermalamlah disini masih ada ada kamar tamu yang kosong kok!!"
"Baiklah kami akan bermalam disini!!" Jaemin dan Reyna pun pergi kekamar untuk istirahat.
"Sayang tadi kamu kenapa??"
"Emangnya aku kenapa??"
"Ya aneh aja ngajak main tapi pada melamun, lagi mikirin apa sih??" Tanya Reyna sambil menatap wajah Jaemin yang tidak mengerti dengan perkataan istrinya.
"Tidak mikirin apa-apa, sudah kita tidur aja yuk, udah malem!!" Jaemin langsung menarik Reyna ke atas ranjang dan memeluknya di dari belakang dengan di tutupi selimur agar tidur lebih nyaman.
"Kamu tuh aneh!" ucap Reyna sambil memukul tangan Jaemin yang melingkar di perutnya.
"Aduh sakit sayang, udah tidur aja!!" akhirnya mereka pun tidur dan tidak berbicara lagi karena jika Jaemin sudah ingin tidur tidak bisa di tanyakan lagi dan harus dituruti yaitu tudur smabil memeluk Reyna.
__ADS_1