Aku Bahagia Saat Bersamamu

Aku Bahagia Saat Bersamamu
Periksa kedokter


__ADS_3

Pagi yang sangat cerah, Reyna terbangun karena sinar matahari masuk menembus kaca kamar mereka, Reyna melirik suaminya yang nasih terlelap. Dia menatap wajah suaminya yang tidak pucat lagi Reyna sangat lega karena suaminya sudah mulai membaik keadaannya. Reyna pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri, setelah selesai Reyna keluar kamar saat melihat ke tempat tidur dia tidak melihat keberadaan suaminya.


"Kemana dia?" hendak melanjutkan langkahnya ke depan meja rias tiba-tiba ada tangan yang memeluknya dari belakang.


"Kau mencariku ya??" ucapnya sambil menciup leher sang istri menbuat Reyna geli akan kelakuan suaminya.


"Sayang jangan gitu ah, geli!!"


"Maaf sayang abisnya aku enggak tahan jika tidak mencium mu, rasa mualku hilang seketika jika menciumnu!!" ucapnya sambil membalik tubuh sang istri dan merekapun saling tatap satu sama lain.


"Sayang jangan gini ini masih pagi!!" Karena Jaemin tidak berhenti untuk menciumi tubuh sang istri. Jaemin berhenti melakukan aksinya setelah mendengan suara ketukan pintu.


Tok..........Tok.....Tok....


"Kak, kakak!!" Reyna dan Jaemin saling pandang karena tidak biasanya sang adik tergesa-gesa jika ingin bicara dengan sang kakak.


"Ada ap........???" Reyna belum selesai bicara tiba-tiba Keyra sudah memeluknya.


"Kak Key takut kak!!"


"Ada apa Key??" Jaemin mulai angkat bicara karena dia sangat khawatir dengan keadaan adiknya saat ini.


"Ini kak!!!" Keyra menyodorkan ponsel dan sebuah kertas kepada Jaemin sedangkan Reyna masih memeluk Keyra yang tengah ketakutan saat ini.


📝 Lo akan mati !!


Gue bakalan ngeganggu lo sampai lo mati


Gue akan habisi satu persatu orang terdekat l


Karena gue benci lo


HaHahahaha.......


Lo akan mati!!!!


Jaemin tidak suka dengan isi surat itu, karena telah membuat sang adik ketakutan, bahkan pesan yang di terima Keyra juga sama dengan isi surat itu.


"Key kamu dapat ini dari mana??"


"Key ambil dari kotak surat yang ada di depan kak!!" Keyra benar-benar ketakutan, wajahnya terlihat sangat pucat setelah membaca surat dan pesan yang dia dapat.


"Apa kamu tau siapa pengirimnya??" Keyra hanya menggelengkan kepala tandanya dia tidak mengetahui siapa pelakunya.


"Dek kamu enggak usah khawatir kakak akan selidiki siapa pelakunya!!"

__ADS_1


"Yang kakak kamu katakan benar Key kamu enggak usah takut kami akan selalu bersamamu!!" Reyna menenangkan adik iparnya agar tidak merasa di hantui oleh si peneror itu.


"Tapi kak gimana kalau dia mengirim surat itu lagi atau lebih dari itu??"


"Gini aja untuk sementara kamu mengikuti pelajaran yang ada di academy??" Keyra terdiam dengan ucapan kakaknya bahwa dia akan memiliki nasib yang sama seperti kakaknya.


"Kakak janji kakak akan menyelesaikan kasus ini secepat mungkin!!" ucap Jaemin agar adik kesangannya baik-baik saja, apalagi sekarang Keyra adalah tanggung jawabnya. Jaemin meminta izin kepada orang tuanya Keyra agar tinggal serumah dengannya, karena Jaemin tau kalau Reyna akan kesepian.


"Tapi kak? Key enggak mau ada di asrama kak!!"


"Key kamu hanya tinggal di asrama tidak oerlu mengikuti aturan academy, kamu akan hanya di anggap pelarjar di sana, percayalah sama kakak!!" Keyra bingung dengan keadaannya saat ini karena dia tidak ingin tinggal di asrama dia ingin dunia bebas, tapi kehendak berkata lain dia harus menerima kenyataan. Keyra menarik nafas panjang untuk menjawab ucapan dari kakaknya.


"Baiklah kak Key mau tinggal di asrama!!"


"Makasih karena kamu mau mendengarkan ucapan kakak!!" Jaemin langsung memeluk Keyra supaya adeknya lebih tenang dan yakin akan keputusan kakaknya.


"Udah pelukannya, Key kakak kamu belum mandi!!" Keyra kaget setelah mendengar perkataannya bahwa kakaknya belum mandi, sedangkan kakaknya hanya cengengesan mendengar ucapan istrinya.


"Apa?? jadi kakak belum mandi?? pantesan bau asem dari tadi ternyata itu bau kakak!!"


"Ya, kamu berani bicara seperti itu sama kakak??" Jaemin kaget dengan ucapan adeknya yang mengejeknya karena belum mandi.


"Udah-udah jangan bertengkar, sayang kamu mandi gih. Key bantuin kakak masak ya??"


"Baik kak!!" Jaemin menarik tangan Reyna dan memeluknya tingkah Jaemin masih sama seperti tadi sedangkan tangannya sibuk menutup pintu agar Keyra tidak melihatnya.


"Kakak, udah dong ini udah siang!!" ucap Keyra sambil mengtuk pintu kamar kakaknya. Mendengar suara adeknya Jaemin sangat kesal, sedangkan Reyna merasa tertolong mendengar suara Keyra.


"Tu anak ganggu orang aja!!"


"Udah sebaiknya kamu mandi gin!!" ucap Reyna sambil tersenyum karena Jaemin terlihat kesal karena ulah adeknya.


"Hm, baiklah!!" ucapnya terlihat sangat lesu karena di ganggu oleh adiknya saat sedang berduaan dengan istrinya. Reyna pun keluar dari kamar, sedangkan Keyra sudah menatap sinis ke arah kakaknya yang selalu ingin berduaan dengan istrinya.


"Dek ayo kita turun!!"


"Enggak usah liatain aku kayak gitu!!!" ucap Jaemin sambil menutup pintu kamar agar tidak di ganggu oleh adiknya lagi. Sedangkan Keyra hanya tersenyum melihat kakaknya yang begitu kesal karena ulahnya, sedangkan Reyna melihat tingkah suaminya hanya menggeleng-gelengkan kepala.


"Key nanti kamu di langsung ke asrama bisa??"


"Kenapa emang kak??"


"Soalnya nanti kakak mau kerumah sakit, jadi kamu lebih aman saat berada di asrama karena kakak enggak tega ninggalin kamu sendirian!!" ucap Reyna memberi penjelasan agar Keyra mau ke asrama.


"Baiklah kak nanti aku ke asrama, tapi ngomong-ngomong ngapain kerumah sakit siapa yang sakit??" Reyna ingat kalau Keyra tidak tau apa yang terjadi terhadapanya, mendengar pertanyaan Keyra, Reyna hanya tersenyum.

__ADS_1


"Itu kemaren kakak kamu demam jadi kakak mau memastikan agar dia baik-baik saja!!"


"Oh begitu!!" Reyna melihat Keyra yang percaya akan jawabannya hanya tersenyum sehingga membuat Keyra kebingungan akan sifat kakak iparnya itu.


"Kamu kenapa kak??"


"Eh, kenapa Key??"


"Kakak kenapa senyum-senyum sendiri??"


"Enggak papa, hanya saja aku penasaran ekspresi kakak kamu nanti!!" Reyna terpaksa berbohong karena Reyna berencana ingin memberikan kejutan kepada keluarganya.


"Sayang!!!"


"Iya ada apa sayang??" ucap Keyra sambil menghampiri suaminya di meja makan.


"Ini ada telfon dari temanmu!!"


"Ok makasih sayang!!" Reyna pun mengambil ponsel dari suaminya dan mengangkat telfonnya.


Reyna 📲 "Hallo Zal ada apa??"


Zalfa 📲 "Rey kamu kuliah enggak??"


Reyna 📲 "Kayaknya enggak deh soalnya lagi ada urusan, maaf ya!!"


Zalfa 📲 "Yaudah deh lain kali aja, dah Rey!!!"


"Siapa kak??" ucap Keyra yang penasaran karena kakak iparnya terlihat bahagia setelah menerima telfon.


"Dari temen kakak!!" ucapnya sambil menyodorkan ponselnya ke suaminya.


"Emang ada apa sayang??"


"Enggak papa dia cuman nanya aku kuliah apa enggak!!" Jaemin paham yang di maksut istrinya itu, mereka pun melanjutkan sarapan mereka.


"Dek nanti kakak anter ya kamu ke asrama!!"


"Boleh kak!!"


"Ya sudah kamu siap-siap gih sana kakak tunggu di ruang tamu!!" ucap Jaemin sambil melangkahkan kaki ke ruang tamu, sedangkan Reyna dan Keyra bersiap-siap. Tak lama kemudian Reyna siap dan menghampiri suaminya.


"Sayang Keyra belun selesai??"


"Belum dia masih ada di kamarnya!!" Reyna mengangguk paham, tak lama kemudian Key datang menghampiri kakaknya.

__ADS_1


"Maaf kak lama!!"


"Udah enggak papa, sebaiknya kita berangkat sekarang!!" karena sudah siap semuanya jadi Jaemin memutuskan untuk segera pergi agar urusan mereka cepet selesai.


__ADS_2