Aku Bahagia Saat Bersamamu

Aku Bahagia Saat Bersamamu
Kembali normal


__ADS_3

Keadaan sudah lebih baik dari sebelumnya bahkan Reyna sudah membaik dan rasa pusingnya sudah menghilang.


"Kak nanti malam kan malam minggu nih gimana kalau kita adakan acara bakar-bakar??"


"Aku setuju!!" jawab Reyna dengan penuh semangat.


"Tapi kan kalian baru sembuh? kalian harus banyak istirahat!!"


"Ayolah kak kapan lagi mumpung kakak sama senior kakak ataupun temen kakak libur!!"


"Tapi??" Jaemin belum selesai bicara seniornya memotong pembicaraannya Jaemin.


"Aku setuju sama ide adek kamu, kapan lagi coba??"


"Memangnya enggak papa senior? aku hanya khawatir sama keadaan mereka!!"


"Sayang aku tahu kamu khawatir, tapi kamu enggak mau melihat aku ataupun Keyra bahagia??" mendengar perkataan Reyna Jaemin melihay kearah adeknya yang sedang menunggu jawaban iya dari sang kakak.


"Bailah demi kalian!!"


"Oh iya kak jangan lupa senior konyol kakak jangan lupa dia ajak!!" mendengar perkataan Keyra senior San kaget karena Keyra tanpa takut mengatakan bahwa senior kakaknya konyol.


"Maksudnya??"


"Senior San tahu kok siapa senior kakak yang konyol itu!!" senior San hanya tersenyum mendengar perkataan Keyra, sedangkan Jaemin refleks melihat kearah seniornya yang bersamanya saat ini.


"Siapa yang kamu maksud itu dek??" dengan wajah malunya itu Jaemin tidak berani bertenya kepada seniornya.


"Tiga senior Konyol, ya kan senior??" lagi-lagi senior San hany tersenyum dengan perkataan Keyra yang tidak ada rasa takut.


"Dek jangan bilang seperti itu."


"Enggak papa dari pada di bilang somplak, mending konyol ya kan Key??" Keyra hanya mengangkat kedua bahunya tak mau di perpanjang takut kakaknya ngomel-ngomel lagi ke Keyra.


"Maaf senior!!"


"Sudah enggak usah kayak gitu, yang di katakan Keyra itu emang benar apalagi kita bertiga kumpul kekonyolan kami muncul, jika hanya berdua ataupun sendiri masih bisa jaga imej!!"


"Oh iya kakak besok ada acara pengrekrutan anggota ya??" tanya Keyra kepada kakaknya.


"Iya dari mana kamu tahu??"


"Iya tahulah kan pengrekrutan anggota baru di sekolah aku!!" Jaemin dan senior Sen kaget bukan main, karena Jaemin tidak menyadari kalau sekolah yang akan mereka kunjungi itu adalah sekolah adeknya semdiri.


"Masa sih??"


"Kakak tu gimana sih masa lupa sama sekolah adek sendiri??"


"Maaf kakak beneran lupa!!" sedangkan Reyna hanya diam saja menyimak perkataan mereka.

__ADS_1


"Ya sudah enggak usah di bahas, paling yang minat cuman dua puluh orang itu kalau lolos!!"


"Memangnya temen-temen kamu enggak ada yang minat??"


"Ada yang minat tapi terpaksa, udahlah jangan di bahas biar kakak penasaran sama sikap mereka besok!!" Ucap Keyra sambil memainkan ponselnya.


"Ya udah kalau tidak mau bahas itu, jadi ini gimana jadi apa enggak bakar-bakarnya??"


"Jadi dong, bakar-bakarnya dirumah kakak aja ya kak??" jawab Keyra melihat kearah kakaknya yang masih penasaran dengan perkataan Keyra barusan.


"Jaem di tanya tuh!!"


"Iya ada apa??" tanya Jaemin yang tersadar dari lamunannya.


"Kak kan aku udah bilang enggak usah di pikirin, itu kan untuk besok!!"


"Iya-iya maaf dek, jadi bakar-bakarnya di mana??" mendengar perkataan kakaknya Keyra nepuk jidat karena Jaemin yang aneh mungkin karena efek kena tusuk kemaren keli ya??


"Sayang kata Keyra tadi acaranya di rumah kamu!!"


"Jagan di rumah, kasian temen kakak yang harus minta izin!!"


"Kamu tenang aja Jaem kan mereka keluarnya sama senior kenapa kamu mesti takut??" Jaemin terdiam setelah mendengar perkataan dari seniornya.


"Jadi ini gimana kak??"


"Terserah kalian lah, nanti kakak yang belanja sama Reyna!!"


"Apaan sih dek, emang salah? kan kakak perginya sama istrinya sendiri??"


"Iya-iya aku kalah jika soal kayak ginian, kakak memang the beast deh!!" yang lain tertawa melihat sikap Jaemin sama Keyra yang kerjanya bertengkar terus menerus seperti kartun tom and jarry aja.


"Udah-udah jadi kapan nih kita mau mulainya??"


"Dari sekarang aja aku sama Reyna akan ke pasar buat beli daging sama ikan!!"


"Kak aku ikut senior boleh??"


"Boleh tapi jangan bikin ulah!!"


"Siap brother!!" merekapun langsung melakukan sesuai tugas masing-masing.


"Sayang udah lama kita enggak jalan berduaan!!"


"Masa sih??" ucap Reyna seolah-oleh perkataan Jaemin benar, tapi memang kenyataannya mereka sudah lama enggak jalan berdua. Apalagi semenjak kejadian yang menimpanya waktu itu, jadi terlalu sibuk untuk memperbaiki.


"Sayang aku merindukan mu!!"


"Sama!!" dengan wajahnya yang merah merona karena malu dengan perkataan Jaemin padanya.

__ADS_1


"Malam ini kita bermalam di rumahku ya??"


"Apapun keputusan kamu aku ikut sayang!!" mereka memulai cinta mereka yang sempat tak terjalin selama satu bulan lebih. Sampai dimana mereka tiba di tempat yang mereka tuju yaitu pasar, karena sudah tiba jadi mereka berdua turun bahkan saat memasuki ke dalam pasar Jaemin tidak melepaskan pegangannya terhadap Reyna.


"Kira-kira, segini cukup enggak iya??"


"Udah jangan banyak-banyak, kalau enggak enggak abis kan mubazir!!"


"Iya istriku yang cantik!!" ucap Jaemin sambil mencubit pipi Reyna yang menggemaskan itu.


"Jangan gitu lah kan malu!!"


"Kenapa malu kan kamu istri aku, emangnya apa salahnya???"


"Iya sih!!" jawab Reyna dengan pipinya memerah merona, seperti kepanasan.


"Apa ada lagi yang mau di beli??"


"Udah itu aja, sayang nanti kita mampir ke mini market ya." Ucap Jaemin sambil memegang tangan Jaemin, kali ini Reyna bertingkah seperti anak manja.


"Baiklah!" sambil melanjutkan perjalanan mereka menuju parkiran, setelah itu mereka melanjutkan perjalanan mereka menuju ke mini market sesuai permintaan Reyna. Selama di perjalanan menuju ke ke mini market Reyna terlihat sangat manja terhadap Jaemin tidak seperti biasanya.


"Sayang, kamu kenapa??"


"Aku enggak papa emangnya kenapa??" tanya Reyna yang penasaran dengan perkataan suaminya tentang dirinya.


"Enggak biasanya kamu seperti ini? apa yang membuatmu seperti ini??"


"Emang apa yang salah kan kamu suami aku wajar dong aku melakukan itu??"


"Iya sih, maaf ya aku sudah bertanya seperti itu padamu!!" jawab Jaemin sambil mengelus rambut Reyna yang panjang itu. Selama di perjalanan Reyna tertidur pulas di sebelah Jaemin, sampai di tempat tujuan mereka yaitu mini market.


"Sayang bangun, kita udah sampai di mini market!!" jawab Jaemin membangunkan Reyna dengan perlahan agar tidak membuatnya kesal.


"Kamu aja ya yang beli aku masih ngantuk nih!!"


"Baiklah kamu mau beli apa??"


"Aku mau beli ice cream rasa pisang, sama mie ayam!!" Jaemin kaget dengan perkataannya Reyna yang masalah mie ayam, padahal kan mereka berhenti di depan mimi market tapi kenapa malh mau mie ayam? Jaemin bingung dengan sikapnya saat ini.


"Sayang ini mini market, mana ada yang jual mie ayam disini??" Reynapun membuka mata dan mengjadap ke arah Jaemin.


"Yang bilang di mini market jual mie ayam siapa??"


"Bukannya tadi kamu bilang mau ice cream pisang sama mie ayam??" Reyna menghela nafas panjang.


"Sayang perkataanku yang tadi bukan berarti aku minta kamu beli mie ayam di mini marketnya tapi di sebelah mini marketnya itu!!" Reyna mulai kesal karena Jaemin tidak peka dengan perkataan istrinya itu.


"Maaf ya sayang aku enggak peka dari tadi, ya sudah kamu tunggu di sini ya sayang!!"

__ADS_1


"Iya!!" sebelum Jaemin keluar dia mencium bi*** Reyna sekilas sehingga Reyna tersenyum dan tidak merajuk lagi akibat Jaemin yang tidak peka dari tadi, sedangkan Jaemin hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat sikap istrinya yang super manja itu, meskipun manja Jaemin tetap menyayanginya seperti awal.


__ADS_2