Aku Bukan Anak Pelacur

Aku Bukan Anak Pelacur
Pov Ita


__ADS_3

Namaku Ita Nirmala. Paras Cantik dengan kulit putih bersih , hidung mancung dan bertubuh proposional dambaan para pria. Dari dulu aku selalu dipuja oleh kaum adam. Bahkan sebelum kenal dengan Hermawan.Aku selalu dikelilingi oleh pria. Mereka mencari perhatian dan merayuku. Dulu aku begitu sombong karena memiliki body yang molek. Bahkan aku pernah menghina seseorang teman sewaktu SMP karena penampilannya yang kampungan. Aku memang begitu egois. Seringkali memanfaatkan pria yang merayuku. Aku melakukan itu untuk menyenangkan hatiku. Dengan sekedar shopping ke mall .


Sampai kuliah pun aku tak pernah menaruh harapan pada seorang pria pun. Karena standarku sangat tinggi. Aku bosan dengan mereka yang dibawah rata-rata mengejar diriku. Aku ingin punya cowok yang bisa diandalkan setiap saat dari segi tampan dan juga hartanya yang kaya. Aku gak mau munafik sebagai wanita kalau aku memang mengutamakan wajah dan kekayaan dalam mencari jodoh.


Begitu lulus aku masih juga sendiri. Teman-temanku banyak mencela sikapku yang arogan. Seperti tak butuh belaian pria. Aku mencoba cuek. toh meladeni mereka hanya membuang tenaga saja. Aku mencoba melamar pekerjaan di perusahaan yang besar di kota tempat tinggal ku. Dan aku diterima sebagai sekretaris pemimpin perusahaan tersebut. Dari situlah aku mengenal Alex sang CEO.


Aku selalu terbayang bila aku bisa bersama dia . Aku mencoba menggaet dia . Tapi selalu gagal. Aku menjadi semakin tertantang untuk mendapatkannya. Hingga suatu hari dia mabuk dan berhasil menodai kehormatan aku.

__ADS_1


Aku tak sedih. bahkan aku merasa bangga karena menyerahkan keperawanan kepadanya meski dia melakukannya dalam keadaan tak sadar. Tapi begitu dia terbangun. dia kaget karena mendapati aku yang tertidur pulas kelelahan . Dia marah dan memfitnahku kalau aku yang merayunya. dan menaruh obat perangsang ke dalam minumannya . Aku menyangkal tuduhan itu karena aku tidak butuh trik murahan seperti itu . Aku memang mencintainya tapi aku tak pernah sekalipun berfikir untuk melakukan hal semacam itu. Dalam keadaan marah dia mengancam kalau seandainya aku hamil , aku harus aborsi. Karena dia ternyata sudah berkeluarga. Aku syok dengan pernyataan itu. Selama ini aku memang minim dengan kehidupan pribadinya. Istrinya juga tidak pernah datang ke kantor. Hatiku terkoyak. Sakit rasanya untuk seumur hidup. Mungkinkah itu balasan dari Tuhan karena sejak dulu aku mempermainkan seorang pria??


Bergegas aku mengambil pakaian dan memakainya. kemudian meraih kotak yaang ada di meja.


"Hei itu kepunyaan istriku kembalikan" teriaknya saat tau aku mengambilnya.


Kulihat dia terkejut. Dan aku tak mau berlama-lama di sini. Karena mungkin ini sudah ada yang menjebak. Mungkin sebentar lagi ada wartawan yang meliput berita ini. Bagaimana tidak salah satu pemimpin kota ini terlibat skandal.

__ADS_1


Benar dugaan,, esok harinya berita itu keluar


. Aku bernafas lega karena dalam berita itu tidak menyebutkan aku. Aku menikmati gosip yang beredar dikalangan kantor. Toh semuanya berakhir. dan aku hanya tidak ingin hamil akibat malam itu.


Rupanya Tuhan berkehendak lain. Memasuki bulan pertama dari kejadian itu. Aku kerap pusing dan nafsu makan hilang. Aku menyangkal walau hati deg degan bagaimana kalau aku hamil. Bagaimana aku akan hidup bersama anakku kelak jika aku tak bekerja.


Sepulang dari kantor. Aku menyempatkan diri ke apotik. Aku membeli beberapa tesk pack guna menyakinkan aku apakah aku benar benar hamil.

__ADS_1


Setiba di rumah aku cepat cepat ke kamar mandi. Tidak sabar menunggu pagi tiba. 20menit kemudian aku terduduk lemas. Aku positif hamil.


__ADS_2