
Kasih membaringkan tubuhnya di kasur.Tatapannya menerawang kejadian tadi.Tak bisa dipungkiri hatinya cemburu melihat Celsi bersama Arya.
Meskipun Arya sudah bilang ada urusan penting.
"Sepenting apakah itu sampai Arya kali ini tidak mengantarku"desah Kasih.Perlahan dibukanya surat dari sahabat penanya.
...****hai Kasih apa kabar?...
...semoga selalu diberikan kesehatan sama tuhan.Kali ini aku gak mau nulis panjang panjang😆 cuman ngingetin kalo apapun yang terjadi di masa mendatang kamu harus sabar karena kesabaran itu pasti ada hasilnya.Jangan rapuh,Jangan meratapi hidupmu karena di luar sana masih banyak yang berada dibawah kita....
...Tetap bersyukur.Allah tidak akan menguji Umat-Nya melebihi batas kemampuan hambanya....
So, gimana hubungan sama si doi?? masih romantis ya tentunya,
Salam hangat
R****
Kasih melipat kembali surat itu.Dia tersenyum.Kasih menyimpannya di laci belajar,disitu ada tumpukan surat dari sosok misterius R
Hubungannya berawal saat kasih mengirimkan biodata pada rubrik sahabat pena ke redaksi majalah. tak disangka dia menerima surat perkenalan dari R
Gadis itu meraih secarik kertas dan kemudian menulisnya.
...*salam hangat juga dari ku,,😊...
...Aku juga berharap dirimu dilimpahi kesehatan yang maha kuasa.Makasih ya,,atas semua waktu yang kamu berikan sama aku.meski hanya lewat goresan tangan ini....
...Rasanya aku semakin tak bisa menahan gejolak ini.Berbagai rasa yang ada menghantui aku.antara marah,sedih,malu campur aduk....
...Aku juga gak tahu kenapa keluargaku makin berantakan saja. Papa kerap tak pulang rumah.Mama juga sering pulang larut malam.Aku sendirian di sini😢😢....
__ADS_1
...Dan tentang doi ,, entahlah,,aku bingung😒...
...salam persahabatan...
...Kasih...
Gadis itu kemudian melamun,, memikirkan gunjingan para tetangga akhir akhir ini. Sering kali sang mama dianter oleh pria dini hari.Rasanya aku ingin ngekost aja gumam kasih .
Dia melihat mamanya berbalut handuk. " Mau pergi ke mana ma?" tanya Kasih.
"Ah,,sayang tentunya mama mau kerja donk."
"Tapi tampilan mama aneh,kenapa pakai gaun seksi kayak gitu?" saat melihat Ita memakai gaun yang memperlihatkan lekukan tubuhnya.Ita hanya tersenyum sambil memoles lipstik di bibir.
" Mama kerja apa sih sampai harus pulang larut malam.Kapan mama punya waktu buat Kasih"
" Sayang, tolong mengerti posisi mama, hanya pekerjaan inilah mama yang bisa.dan lagipula bayarannya lumayan banyak, kalo saja usaha papamu gak bangkrut mungkin nasib kita gak kayak gini" ujar sang mama menyalahkan suaminya.
" mama pergi dulu ya..jaga rumah.jadi anak baik" Ita mengecup kening Kasih.
Kasih menatap kepergian sang mama. Dilihatnya dari balik pintu kaca kamar,ternyata mamanya dijemput oleh seseorang.Kasih tak bisa melihat siapa pria itu.yang pasti mobil mewah .
Apakah benar mama seorang pelacur? kata Kasih dalam hati.Terasa nyeri hatinya makin disayat.
*******
Mentari pagi menerobos ke celah celah jendela.Hari ini hari minggu. Dengan malas Kasih bangun dari tidurnya yang nyenyak.
Semalam dia menunggu sang mama pulang tapi yang ditunggu-tunggu tidak muncul juga. Dia menghela napas berat.Diambilnya gagang sapu untuk menyapu di halaman.
Lalu lalang orang ke pasar sudah ramai.Kebetulan rumah Kasih menghadap ke jalan raya utama.belum selesai dia menyapu terdengar orang berbincang.
__ADS_1
"Ya ampun,kompleks kita ada pelacur.ini sih namanya mencemari kompleks kita" ujar seorang wanita paruh baya.
"Jangan sembarang menuduh jeng,belum tentu si Ita itu pelacur ,mungkin saja bosnya baik.jadi tiap hari dianter pulang " kata ibu satunya.
" Mana ada bos sebaik itu,, kalaupun ada pasti udah dikasih plus plus sama si Ita"
Kasih mendengar pembicaraan tersebut langsung menghampiri gerombolan ibu ibu yang membeli sayur .
" Bu,tolong ya jangan bergosip.daripada ngurusin kehidupan orang lain mending ibu ngurusin hidup ibu sendiri" kata Kasih pedas.
"Eh,kamu ini berani ya sama saya.Saya itu berkata dengan fakta.klo gak percaya coba kamu selidiki tempat kerja mama kamu. Kemaren saya liat mama kamu ada di hotel Mutiara.coba cari tau sana huh" si ibu berperawakan agak gemuk marah.
" Ibu Jangan memfitnah . Dosa lho. Ibarat pepatah Fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. Kalau Ibu Rita yakin kalau wanita yang ada di hotel itu mama saya, Saya perlu bukti. mungkin bisa berupa foto agar saya yakin kalau itu mama saya. Jadi mana buktinya" kata Kasih tak suka dengan tetangga diujung kompleks itu.
Ibu Rita kaget mendengar perkataan tegas Kasih. Dia terdiam sesaat memikirkan sebuah alasan. Memang pagi kemaren Bu rita sekilas melihat Ita yang tengah bersama pria yang menjemputnya kemaren. Tapi sebelum bu Rita menghampiri , Ita sudah pergi.
" Alah ngapain pake foto segala. Semua orang juga pada tahu kalau mama kamu itu seorang ****** yang hanya mencari pria kaya saja. bapak Hermawan tuh bodoh mau maunya diperalat Ita. Kalau saya mah jadi laki laki, sudah saya tendang dari rumah. kalau perlu saya ceraikan" ucap bu Rita menutupi kegusarannya.
"Astagfirullah ibu,, Tega nian mulut pedasnya itu. " Kasih mengelus dada.
" Nak Kasih, Sebaiknya masuk ke rumah saja. Kalau meladeni jeng Rita gak bakalan menang" ucap ibu bergamis biru yang berada di samping ibu Rita.
" Ya bu, tolong nasehatin ibu Rita ini biar gak ngegosip lagi" pinta Kasih.
" Eh dasar bau kencur, dibilangin saya itu gak nyebar gosip tapi nyebar fakta. Ngeyel banget, Lagipula jeng Zubaidah ngapain bela anak ****** itu. Harusnya Jeng Zubaidah selaku ibu Rt mengusir mereka dari kompleks kita" ujar ibu Rita marah.
" iya iya nanti saya akan membicarakan masalah ini dengan suami saya . Sekarang kita bubar. malu diliat orang" Ibu Zubaidah membubarkan orang orang yang sedari tadi menonton perdebatan antara Kasih dengan ibu Rita.
Satu persatu orang orang melanjutkan aktivitas mereka. Sebagian pulang ke rumah masing masing.
Dan Kasih pun bergegas masuk ke dalam rumah.Hatinya panas setiap kali dia mendengar tetangga bergunjing tentang ibunya. Ingin rasanya dia berteriak sekuat tenaga untuk melepas sesak di dadanya. Ketika tiba dibalik pintu. Kasih merosot kebawah. Dia menangis tersedu-sedu. Merasakan pilu yang terlalu dalam dalam luka hatinya.
__ADS_1