
Flashback ke 2 jam sebelumnya
Galvin menyusul Kinara yang telah dulu meninggalkannya di lobby,sampai dia harus berlari-lari mengejar Kinara,
Hingga akhirnya Galvin berhasil mengejarnya dan menarik tangan Kinara hingga ia terjatuh ke pelukan Galvin,"kenapa kamu meninggalkan aku sayang"?
Vin tolong lepaskan aku,banyak orang yang melihat kita,?Kinara sangat malu karena para staf-stafnya memperhatikan mereka.
"Nara aku tidak perduli biarkan Meraka tahu tentang hubungan kita dan kamu adalah calon istri ku,"ungkap Galvin yang tak perduli terhadap staf-staf nya..
"Tapi ini di kantor Vin,aku tidak ingin ada kesalah pahaman diantara para staf kantorku,"!!! Kinara yang masih memohon Galvin supaya melepaskan pelukannya.
"Nara kamu sangat cerewet sekali, baiklah aku akan melepaskanmu,tapi setelah itu kami harus menciumiku"!!!Galvin sengaja mengatakan itu pada Kinara ia ingin mengambil keuntungan untuk dirinya sendiri, walaupun nantinya Galvin tau Kinara akan menolaknya.
"Haah kamu gila Vin ,"Kinara terkejut mendengar perkataan Galvin.
Galvin pun menarik Kinara masuk ke dalam Liv dan membawanya ke ruangan kerjanya Kinara yang berada di lantai 25.
Tak ada dari mereka yang saling bersuara,hanya saja pandangan mereka yang saling menatap satu sama lain,posisi mereka benar-benar sangat dekat namun sayangnya di antara mereka tidak ada yang memutuskan untuk berciuman Meraka hanya saling memandang.
Sampai pintu lift pun terbuka di lantai 25,Kinara lah yang pertama kali memutuskan kontak mata pada mereka berdua, canggung itulah yang Kinara rasakan saat ini, walaupun mereka sudah menjalani kasih tetap saja dia malu,karena ini baru pertama kali kinara berdekatan dengan seorang pria begitu dekatnya.
Sedangkan Galvin melihat Kinara yang sedang malu-malu,wajah kemarahan Kinara terlihat sangat jelas di wajahnya,jiwa ingin mencium Kinara pun muncul di hati dan pikiran Galvin saat ini.
Akan tetapi niatnya di urungkang,Galvin tidak ingin mendominasi hal-hal yang tidak di sukai oleh Kinara, kewarasannya untuk saat ini masih bisa di kendalikan.tak ingin terlepas begitu saja,meskipun Galvin sangat menginginkan Kinara yang lebih dari biasanya ,
Pintu ruang kerjanya Kinara terbuka,Meraka berdua pun masuk ke dalam ruangan itu,Kinara sangat takjub melihat desain interior ruangannya,yang begitu indah dan begitu memukau, meskipun ruangannya tidak terlalu besar tetapi terlihat sangat sempurna.
"Apa kamu suka sayang"?tanya Galvin pada Kinara.
" Ini terlalu sempurna Vin,bagai mana kamu bisa membuat ruangan ini menjadi begitu sempurna"?
"Aku bisa melakukan apapun untukmu dan ini adalah salahsatunya,karena aku hanya ingin membuatmu selalu bahagia dan tersenyum padaku Nara"Galvin mengecup pucuk kepala kinara,dengan rasa sayang yang begitu besar dan rasa cintanya.
__ADS_1
"Apakah ini tidak berlebihan hmmm? maksudku kamu menghabiskan banyak uangmu hanya demi ruangan ini Vin ,apa itu namanya tidak menghambur-hamburkan uang"
"Tidak ada yang lebih spesial darimu,ini hanya sebuah hadiah kecil dariku untukmu,dan itu tidak cukup untuk membahagiakan dirimu,percayalah padaku suatu hari aku akan memberikan,segalanya hanya untukmu, Karana kamu memang pantas untuk mendapatkan nya sayangku,"Galvin menegaskan ucapannya dia melakukan semua ini hanya untuk membuat Kinara terus bahagia,dan wujud cinta tulus Galvin pada kinara.
Kinara berbalik menghadap ke arah Galvin,matanya mulai berkaca-kaca saat mendengar ucapan Galvin yang sangat manis,mengelus wajah tampan Galvin dan menciumnya dengan lembut,sungguh tak di sangka pria yang sedang berada di depannya mampu membuat hatinya kembali merasakan cinta dan kasih sayang yang tulus.setelah sekian lama ia menutup pintu hatinya sedalam-dalamnya.
*
*
*
Kediaman Arga
Diana di tahan oleh Arga,dia tidak mengijikan ibunya pergi dan menemui Kinara,Arga tidak mau ibunya semakin mempersulit nya untuk mendapatkan kembali Kinara,tapi itu semua tidak bertahan lama,Diana yang sudah terlampau marah memaki Arga yang sedang menghalangi jalannya.
"ARGA MINGGIR , , "teriak Diana penuh penegasan dan kemarahan .
"Tidak bu ,!!!
"Apa kamu tidak mendengar apa yang ibu ucapkan ,MINGGIR ARGA"
"Bu ,aku mohon!! Jangan membuat keadaan semakin sulit ,Kinara berada di bawah perlindungan Wijaya,apa ibu ingin perusahaan kita benar-benar bangkrut, gara-gara ibu bertengkar dengan Kinara dan ibu mau kita hidup di jalanan"?
"OK KALI INI IBU MUNURUTI PERKATAANMU,TAPI LAIB KALI JIKA SAJA WANITA ITU MEMBUATMU SEPERTI INI LAGI IBU TIDAK AKAN TINGGAL DIAM BEGINI,\*\*\*\*\*\* SIALAN ITU TIDAK AKAN SELAMAT DARI IBU,"ucap Diana tegas penuh ancaman.
Yang mendengar ucapan Diana pun takut dan tidak mau mendengar bahkan melirik mereka berdua,
"Ok Bu"Arga pun pergi meninggalkan Diana
"Akan tetapi Diana tetaplah Diana,jika mangsanya belum ia dapatkan ia tidak akan melepaskannya.
Kemudian Diana mengirim pesan untuk Riri,calon mantu yang ia harapkan,ia meminta Riri untuk menemuinya di restoran tempat mereka bertemu,
Tak jauh dari rumah hanya 30menit mengendarai mobilnya,Diana pun sampai di restoran,dan sudah di tunggu oleh Riri yang tepat berada di pintu restoran.
"Hay sayang bagai mana kabarmu"?Diana bertanya pada Riri sambil tersenyum pada Riri.
__ADS_1
"Tante Diana,baik Tan,Tante sendiri bagaimana?"
"Kamu bisa lihat sendiri sayang ,pagi ini mood ku hancur"
"Kenapa "apa ada sesuatu yang terjadi"?tanya Riri yang penasaran.
"Nanti akan Tante ceritakan di dalam ayo masuk "
Diana dan Riri pun masuk ke dalam restoran itu,sehingga dia melihat seorang wanita menatapnya,terkejut.
Diana tidak menyangka wanita yang ingin sekali ia labrak secara kebetulan ia berada di depan matanya,
Tanpa berpikir panjang Diana pun langsung menghampiri wanita itu,tanpa basa-basi Diana mengejek wanita itu habis-habisan di hadapan semua orang yang sedang berada di restoran itu,dan wanita itu adalah Kinara istri dari seorang Arga pelita grup ,dan seorang menantu dari seorang Diana yang tak pernah menganggap Kinara sebagai keluarga pelita .
*
*
*
Kinara melihat wanita yang menyebabkan hancurnya rumah tangga dengan Arga sekarang berada jelas di hadapannya,menghina, mengejek bahkan merendahkan statusnya.
Di saat Diana ingin menampar Kinara,tangan Diana langsung di tepis oleh Galvin yang berada di samping Kinara,dan diapun membela Kinara.
"Keluarga yang sangat menjijikan , bisa-bisanya aku bertemu dengan orang yang terpandang tapi tidak memiliki sikap sopan santun,?ucap Galvin yang sinis,ia tidak membiarkan Diana berbicara.
"Apppp , , "
"Tidak usah banyak bicara kamu ibu pelita grup yang terhormat, kamu berani merendahkan kekasihku,bahkan kamu mengejek,menghina bahkan kamu menginjak-injak harga diri kekasihku.dan sebutan apa yang pantas aku berikan padamu"?
"Berengsek,kamu tidak tahu siapa wanita yang kamu kencani itu,jangan mentang-mentang kamu membela wanita itu,aku tidak berani pada anda"!!tangan Diana yang arogan tak pantas,
"Siapa kekasihku?apa kamu mengenalnya sehingga kamu memanggil kekasihku \*\*\*\*\*\*"ucap Galvin yang tak mau kalah oleh Diana .
"Wanita macam dia itu hanyalah sampah yang tidak layak untuk di ambil,dan bermimpi tinggi untuk menjadi berlian,aku pun tak Sudi untuk berada dekat dengan wanita itu ataupun melihatnya,dan kamu salah satu pria yang akan mendapatkan kesialan dari wanita terkutuk seperti dia,"ucap Diana,perkataanya begitu tajam,seperti belati yang menusuk ke jantungnya,
Kinara yang mendengar nya pun ,terasa sakit hati begitu benci kah Diana pada Kinara,sehingga di hina sebegitu sadisnya?apakah Kinara salah selama ini?sampai Diana merasa jijik berada di dekatnya,
__ADS_1
Walaupun Kinara tidak mau bertemu dengan keluarga pelita ,tetapi tuhan selalu mempertemukan dirinya dengan, orang-orang yang sudah membuat dirinya terluka ,bahkan kejadian 5 tahun lalu masih membekas jelas di hatinya sampai sekarang.