
Kinara pun dengan setia mendengarkan cerita Galvin,dari mulai kebahagiaan nya di masa kecil, hingga kebahagiaan itu di ambil paksa oleh wanita kejam dan licik.yang menghancurkan keluarganya.dan membekas di hatinya hingga saat ini.
"Viin , , maaf aku tidak bermaksud membuatmu mengingat kembali masa pahit mu itu,aku tidak tahu kehidupan pahit yang dulu pernah kamu alami.aku memang begitu egois memaksamu untuk menceritakan semuanya padaku "sesal Kinara yang tidak menyangka kehidupannya di masalalu Galvin begitu pahit, lebih kelam dari kehidupan dirinya.
"Tidak sayang ! Kamu tidak perlu meminta maaf padaku ! Akulah yang salah aku tidak pernah menceritakan tentang kehidupanku padamu"!. Galvin tidak suka jika Kinara menyalahkan dirinya atas kejadian ini.
"Tapi aku egois viin ,".
"Kamu tidak egois nara , kamu tidak bersalah seharusnya aku menceritakan semuanya padamu dari awal.dan aku tidak membentak mu semalam,maafkan aku sayang"! Galvin pun memeluk Kinara dengan rasa menyesal atas perbuatannya semalam.sambil ia mengecup kening kekasihnya itu.
Akhirnya pertengkaran merekapun berakhir,dengan Galvin menceritakan masalalunya,dan meminta maaf atas perbuatannya semalam.
*
*
*
Kediaman pelita grup.
Arga mendapatkan tentang merosotnya saham pelita grup di pasar saham.dan kini para klien pun memutuskan kontrak begitu saja, belum lagi dengan denda bank yang begitu menumpuk.kini menambah beban pikiran Arga.
"Pak "!.sapa asistennya Arga.
"Jangan sampaikan informasi yang tidak penting".
"Mmmmm , T\_api ini menyangkut peru -?"belum juga asistennya itu selesai berbicara tapi Arga langsung menyuruh nya pergi dari ruangannya.
"KELUAR "Arga mengusir asistennya ia tidak ingin mendengar perkataan apapun tentang perusahaannya.
Arga saat ini sedang mengalami dilema besar,ia sangat frustasi bahkan pernikahan nya sedang di ambang perceraian.jika Arga tidak menggunakan Noah sebagai alat untuk Kinara.
Dan tanpa di sadari oleh Arga Diana datang secara kebetulan,ia ingin menemui Arga putranya dan ingin menyampaikan sesuatu padanya.
"Arga apa kamu sibuk nak"?.tanya Diana sang ibu yang sudah berada di ambang pintu.
"Ibuku " Arga menoleh dan melihat ada sang ibu di depan pintu.
"Ibu ingin berbicara padamu? Apa kamu punya waktu untuk ibu? "Tanya Diana lagi ,yang mempunyai maksud tertentu.
Argapun mengajak ibunya untuk masuk,dan ia tidak mencurigai apapun terhadap ibunya,ia melupakan pertikaian beberapa waktu lalu.
"Apa yang ingin ibu bicarakan "tanya Arga yang sudah tidak sabar untuk mendengarkan.
Entah kenapa suara yang lantang Diana saat ini menjadi sedikit tercekat ! Suaranya sulit untuk di keluarkan.
"Apa ibu baik-baik saja" Arga bingung dengan sikap Diana yang diam.
__ADS_1
"Ibu hanya ingin , , ?".
"Uang "?.ucap Arga,ia mengerti maksud dan tujuan ibunya datang kesini.
"Iya , tidak banyak yang ibu butuhkan ibu hanya minta 100jt saat ini". Diana sangat was-was ketika ia melihat perubahan dari raut wajah Arga.
"Apa 100jt"?. Arga kaget sampai membelalakkan matanya,tidak percaya dengan permintaan ibunya.
"Kamu kan kaya ,bagimu uang segitu tidak ada artinya bagimu".
Entah apa yang di pikirkan Diana saat ini,meminta uang dengan jumlah yang sangat besar,dalam keadaan kantornya yang sedang kacau.
Argapun memijat kepalanya ,pusing terus saja melanda kepalanya.frustasi semakin parah dari sebelumnya.
"Arga ibu ada alasan meminta sejumlah uang itu padamu ! Bukan untuk hal yang tidak penting! Diana pun membujuk Arga supaya Arga sang putra mengabulkan permintaannya itu.
"100jt itu nominal yang cukup besar Bu ! Untuk saat ini aku tidak dapat memberikan mu uang sebesar itu " .tolak Arga yang berpikir panjang,dampak buruk yang di alami perusahaannya.
Diana pun sedikit kesal dengan penolakan Arga. tidak seperti biasanya Arga putra tercintanya menolak permintaannya.
"Apa cukup besar katamu, cuma 100jt bagimu itu gak ada artinya Arga,kamu ini pengusaha sukses !banyak klien yang ingin bekerjasama dengan perusahaan mu !tapi kenapa kamu menolak permintaan ibu hanya uang 100 yang ibu minta"!
Arga tidak mengerti dengan jalan pikiran ibunya,yang ia tau hanyalah uang untuk kesenangan dirinya sendiri,tanpa berpikir panjang dampak buruk bagi keluarga dan perusahaan nya .
"Krisi keuangan ? Mana mungkin bisa terjadi ! Perusahaan yang kamu jalani tidak mungkin bangkrut"?.
"Ibu aku serius,belakangan ini banyak sekali terjadi masalah"!.
"Itu bukan urusan ibu,kamu adalah pemimpin perusahaan ini ! Dan ibu yakin kamu bisa membalikkan seperti semula lagi keadaan "!.Diana belum siap untuk jatuh miskin,dan menjadi ejekan bagi teman-teman sosialitanya.
Arga tidak menyangka ibunya yang selama ini memberikan dukungan padanya ,malah justru mendorong nya jatuh kedalam jurang yang sama ,tanpa memberikan solusi yang tepat.tanpa memikirkan anak dan cucunya sedikitpun,hidup dengan kekayaan membuat ibunya lupa dengan derajatnya yang dulu.
*
*
*
Kediaman Carlton
Riri baru saja turun dari dalam kamarnya,ia menemui orang yang tidak asing lagi baginya,Diana ibu dari Arga datang ke rumahnya untuk membicarakan sesuatu yang penting.
"Bibi ada apa mencariku "
"Tidak aku hanya merindukanmu"!.ucap diana,sambil ia menyusun kata-kata dalam pikirannya.
"Terimakasih tapi aku yakin kedatangan bibi kesini ada maksud lain "!.Riri tau maksud kedatangan Diana kerumahnya.
__ADS_1
"Sepertinya aku tidak bisa membohongi calon menantuku".
"Apa tujuan bibi sebenarnya" ?.Riri meminta penjelasan pada Diana ,dan ia menatap Diana dengan penuh keseriusan.
Hingga akhirnya Diana tersenyum kikuk,ia di pandang serius oleh Riri, membuat diam dan sulit untuk berbicara.
Namun Riri tak hanya sampai disitu,ia masih melontarkan pertanyaan pada Diana, "apa bibi kehabisan uang sehingga mencari diriku"?. pertanyaan yang di kontrakan Riri sangat lah benar.
Diana terdiam,dan tertunduk Malu pada Riri,kini wajah angkuhnya berubah menjadi seperti seekor kelinci,yang sedang meminta makan pada majikannya.
"Tak perlu sungkan padaku aku akan memberikan mu banyak uang ,asal kam-?.ia tidak melanjutkan perkataannya ia ingin sedikit bermain-main terlebih dahulu dengan Diana.
Tapi tak di sangka respon Diana sangatlah cepat,demi uang ia rela menjatuhkan harga dirinya di depan Riri,"apapun yang kamu minta aku akan menurutinya".Diana setuju dengan semua persyaratan yang akan Riri berikan padanya,tidak perduli baik ataupun buruk kedepannya.yang penting dia bisa mendapatkan uang untuk kebutuhan pribadi nya .
"Aku tidak akan memberikanmu persyaratan yang banyak,cukup kamu mengikuti rencana ku ! Dan akupun akan memberikan nominal yang cukup besar untuk dirimu "!.Riri ingin Diana berada terus di bawahnya,menjadikan wanita tua itu sebagai budaknya.
Dianapun mengangguk setuju,tanpa ingin tau rencana yang akan Riri jalankan.yang terpenting baginya uang bisa dengan mudah ia dapatkan.
*
*
*
Beberapa hari kemudian
Galvin merasa sangat lega,tidak ada beban lagi untuknya.semua masalalu yang ia alami saat dulu kini sudah Galvin ceritakan pada kinara,dan kekasih yang ia cintainya itu tidak perduli dengan masalalu nya yang pahit itu.
Sekarang Galvin mengajak Kinara untuk pergi ke suatu tempat,jauh dari pusat keramaian.tempat yang selalu di sembunyikan olehnya dari kinara.
Kinara sendiripun tidak banyak tanya, kekasihnya itu hanya mengatakan ingin menemui Kinara dengan seseorang.
Kinara heran dan sedikit curiga.karena Galvin hanya menyuruhnya untuk diam.
Perjalanan yang sangat jauh dari kota ke desa memerlukan waktu seharian penuh,tanpa istirahat sedikitpun. Galvin sendiri pun enggan untuk beristirahat karena perjalanan yang di tempuhnya sangatlah jauh.
"Apa kamu lelah "?.tanya Galvin saat melihat Kinara mengantuk.
"Hanya sedikit tapi itu tidak jadi masalah bagiku".
"Tidurlah , , setelah kita sampai di sana aku akan membangunkanmu "!.Galvin menyuruh Kinara untuk beristirahat karena ia tidak mau melihat kekasihnya kelelahan atau pun sakit.
Mendengar perkataan Galvin,Kinara hanya bisa menurut,tidak ingin membantah perintah Galvin,dan iapun tidur di mobil.
Galvin tersenyum ketika Kinara selalu menuruti perkataannya,tidak ada bantahan ,ya meskipun kadang ia keras kepala.
Satu kecupan Galvin berikan di kening kekasihnya itu,yang sudah terbang ke bawah alam sadarnya.tertidur pulas tanpa terusik sedikitpun.
__ADS_1
Perjalanan hanya tinggal kurang lebih 2 jam lagi,kini mobil yang ia kendarai masuk ke dalam pedesaan kecil,dan tinggal beberapa desa lagi yang akan ia lewati.