Aku Tak Pernah Di Anggap Istri

Aku Tak Pernah Di Anggap Istri
Bab 11


__ADS_3

Kini suasana hati Diana tidak seperti biasanya,amarah,emosi sudah menjadi darah daging dalam dirinya.



Pertemuan yang tidak diinginkan membuat Diana semakin marah,apapun dia perbuat, menghancurkan seisi ruangan perpustakaan miliknya,amarah yang sangat besar menjiwai seluruh tubuhnya,tidak ada satupun yang mampu meredamkan amukannya.



Sampai selin pun melihat dengan mata kepalanya sendiri,tidak biasanya ibunya marah seperti ini,dia sendiri pun ingin menenangkan ibunya,tapi apa daya,dirinya yang tak mampu,tidak sanggup untuk menghentikan amarah sang ibu.



Sempat Selin berpikir untuk menghentikannya,tetapi tetap saja ibunya tidak bisa di hentikan.



"Ibu tolonglah hentikan"!!!mohon Selin pada sang ibu



"KELUAR , ,"teriak Diana yang cukup kencang mengusir Selin dari ruangannya.



"Ibu aku mohon jangan seperti ini !!ibu bisa bicarakan semuanya padaku,apa yang sebenarnya terjadi sampai ibu Semarah ini"?Selin ingin tahu penyebab ibunya bisa Semarah ini .



"Kamu tidak akan pernah mengerti,dan kamu sama saja dengan wanita sialan itu"!!!ucap Diana melotot pada Selin putrinya sendiri.



Selin sangat terkejut mendengar ucapan ibunya yang dia bilang dirinya sama saja dengan wanita sialan itu!!dia tau siapa wanita sialan itu,tapi Selin tidak ingin membuat ibu nya bertambah marah, walaupun hatinya sangat sakit ia disamakan dengan Kinara.



"Bu aku tidak tahu apa yang terjadi pada mu,tapi bisakah kamu tidak manyamakan ku dengan kinara,"cuap Selin matanya berkaca-kaca ingin menangis setelah di bentak Diana.



"Jika kamu tidak mau di samakan dengan wanita \*\*\*\*\*\* itu,lebih baik kamu keluar dari kamar ku"!!!



"Buuuu , , "



" KELUAR"bentak Diana pada Selin lagi.



Selin pun keluar dengan rasa sakit yang ibunya ucapkan padanya,di usir oleh ibunya begitu saja,tanpa memberikan penjelasan padanya.



Di sepanjang lorong rumah keluarga pelita,Selin tersedu-sedu menangis,mengingat bentakan dari Diana sang ibu, yang tidak pernah sama sekali ia dengar selama hidupnya.


*


*


*


1 Minggu kemudian



Setelah kejadian 1 Minggu yang lalu di restoran itu,Kinara kini terlihat muram ,lebih diam,enggan berbicara dengan siapapun,bahkan Galvin pun ia hindari,tak ingin bertemu meskipun mereka tinggal satu atap.



Kini Kinara tidur lebih cepat dan bangun lebih awal, untuk menghindari pembicaraan maupun kontak pisik dengan Galvin,mengingat perkataan Diana ,yang menyamakan dirinya hanyalah sampah yang tidak tahu diri.dan terus terulang di dalam pikirannya setiap dia ingin melupakan perkataan itu.dia tersadar kalo dirinya tidak pantas untuk Galvin,apa lagi Galvin seorang pria terpandang,dan terkenal ,ia pembisnis muda yang sukses ,yang selalu muncul di media online maupun offline.


__ADS_1


Apalah daya kinara sekarang,hanya bisa berdiri menangis dalam diam,tak mampu untuk menghadapi Galvin padahal ia sangat ingin memeluknya.



Tak lama dari itu terdengar mobil yang di kendarai Galvin datang,Kinara yang sedang duduk di sofa ruang tengah mendengar suara mobil Galvin,ia langsung bergegas lari,masuk ke dalam kamarnya.ia tak ingin melihat Galvin .



Baru beberapa langkah Kinara berlari,dehman Galvin menghentikan langkahnya,sontak seketika membuat Kinara kaget dan berhenti melangkah dan diam di tempat.



"Nara berhenti,kamu tidak bisa terus-terusan menghindari ku"!!Galvin pun berjalan menuju ke arah Kinara,



"Nara apa kamu akan terus menerus seperti ini,tanpa menjelaskan sekit pun kepadaku.jangan kamu menyimpan permasalahan sendiri,ada aku yang selalu siap menjadi pelindungmu"! Ucap Galvin dan memutar badan Kinara sehingga menjadi saling berhadapan.



"Viiinnnn , , "



"Satu Minggu kamu mendiamkan aku Nara,satu Minggu juga kamu menghindari ku,apa yang terjadi,apa kamu berpikir bahwa kamu tidak pantas untukku"ucap Galvin



"Viiinnnn , , Kinara gugup untuk menjawab semua perkataan Galvin.



"Sekilas Galvin mencium kening Kinara, dan melihat manik mata Kinara yang indah,sebelum berbicara"dengarkan aku,tidak akan ada satu orang pun yang akan berani mengusik mu lagi Nara,dan kamu tidak perlu mendengar atau memikirkan orang itu lagi.karena yang pantas menjadi wanitaku adalah kamu,bahkan tidak ada satupun yang bisa menggantikan posisimu di hatiku."!!ucap Galvin sambil memegang tangan Kinara yang ia bawa ke dadanya.



"Viiiiinnnn "!!!Kinara merasakan serang jantung Galvin yang berdetak kencang sama dengan hatinya berdetak sangat kencang.




Kinara tidak percaya dengan ucapan Galvin ya g begitu lugas ,tanpa ada sedikitpun cacat yang keluar dari mulutnya,semua yang di ucapkan Galvin sama dengan yang di rasakan Kinara,jantungnya pun berdetak saat bersamanya maupun sedang memikirkan ya.



Galvin pun memeluk Kinara ,pelukan yang begitu sangat erat,selah-olah mereka beru di pertemukan kembali .



"Viin kamu terlalu kencang memelukku aku tidak bisa bernafas,"ucap kinara menyadarkan Galvin.



"Maaf sayang,aku begitu semangat memelukmu dan aku begitu merindukan dirimu"



"Tapi tidak begini juga Vin kamu barusan hampir saja membunuhku"



"Itu tidak akan terjadi sayang,Karana aku akan selalu menolongmu."



"Bagai mana kamu bisa menolongku jika kamu terlalu erat memelukku,"ucap Kinara kesal dengan ucapan Galvin.



"Tentunya aku akan mencintaimu seperti ini,"akhirnya Galvin bisa mencium kembali bibir Kinara yang lembut ,Yang sudah menjadi candunya ,setelah satu Minggu tidak merasakan kehangatan bibir kekasihnya.



Kinara pun membalas ciuman Galvin, akhirnya mereka berpangutan satu sama lain membelitkan lidah bertukar sliva,menyelamkan kerinduan mereka yang sempat terpisah.

__ADS_1



"Aku sangat merindukanmu,"ucap Galvin sambil menarik bibir Kinara yang sempat ia lepaskan,agar Kinara bisa mengisi oksigennya yang sempat terhenti.



"Huuh dasar gombal"ucap Kinara sambil mencubit pinggang Galvin dan membuat Galvin meringis kesakitan.


*


*


*


Pagi pun telah datang, matahari sudah menunjukan sinarannya,tapi dua sejoli ini masih terlelap tidur di bawah balutan selimut yang sama,saling berpelukan sekaan tidak ingin di pisahkan kembali.



Pergerakan Galvin menyadarkan Kinara dari dalam alam bawah sadarnya, terbangun, lalu ia pun menyesuaikan Indra penglihatannya sebelum ia melihat jam di atas nakaasnya.



Jampun sudah menunjukan jam 10 pagi,Kinara menghempaskan selimutanya tanpa ingin mengsik Galvin yang sedang tertidur lelap .



Akan tetapi Galvin hanya berpura-pura tertidur,ia sudah bangun terlebih dahulu ketimbang Kinara,ia sengaja melakukan nya agar bisa lebih lama memeluk wanita terciptanya.



Baru saja Kinara ingin bangun ,tapi tangannya terlebih dahulu di tarik oleh Galvin,sehingga ia terjatuh kembali ke dalam pelukan Galvin.



Kedua pasang mata bertemu,saling menatap ,menyelami keindahan mata mereka.



"Vin , ,"ucap Kinara



Namun Galvin hanya menatap Kinara ,tidak menyahut panggilan Kinara.



"Bisakah kamu lepaskan pelukan mu"?



"Tidak sebelum aku mendapatkan morning Kiss terlebih dahulu sayang"ucap galvin menunjuk bibir Kinara



"Tidak akan pernah cepat lepaskan pelukanmu."



"Morning Kiss sayang"



"Tidak mau"



"Baiklah ,kalau begitu aku yang akan mengambil sendiri".



Tanpa menunggu balasan Kinara,Galvin langsung membukam bibir Kinara dengan bibirnya ,menghisap bibir kekasihnya itu,sekali kali ia menggigit bibir bawah Kinara.



Lalu,Galvin membalikan tubuh Kinara berada di bawah badannya, agar mempermudah dirinya untuk menciumi dan mengabsen setiap deretan dan rongga dalam mulut Kinara.

__ADS_1


__ADS_2