Aku Tak Pernah Di Anggap Istri

Aku Tak Pernah Di Anggap Istri
Bab 8


__ADS_3

Kediaman pelita



Diana melihat sangat jelas raut wajah putranya sangat kusam,tidak seperti biasanya yang selalu tersenyum di pagi hari dan selalu menyapanya dia paham betul dengan sikap Arga yang seperti ini.



Jika sudah terjadi masalah Arga akan terdiam seperti ini,tidak akan menyapanya atau orang lain,akan tetapi sikap Diana yang angkuh tidak akan terpancing, justru malah sebaliknya Diana akan mempengaruhi otak Arga dengan perkataannya.



"Sayang ,ada apa denganmu, seperti nya kamu dalam keadaan tidak sehat"Diana pura-pura tidak tahu dengan keadaan Arga



"Tidak apa -apah Bu!aku baik-baik saja!



"Benar"kamu tidak pandai membohongi ibu sayang?"



Argapun menghela nafasnya sesaat,sebelum ia membalas ucapan ibunya,"mungkin pekerjaan yang membuat mood ku kurang baik Bu,ibu tidak perlu khawatirkan aku"!ucap Arga pada sang ibu berusaha meyakinkannya.



"Baiklah kalau begitu,ibu tidak akan menanyakannya lagi, duduklah dan sarapan bersama,"Diana tidak ingin menanyaknnya lebih lanjut lagi,dan dia meminta Arga sang anak untuk duduk dan sarapa bersama.



Namun, saat sarapan Selin melihat tangan Arga terluka,"kak kenapa dengan tanganmu?"tanya Sisil membuat Diana sang ibu kembali menaruh sendok makanya ke tempat semula.



"Arga,apa yang sebenarnya terjadi padamu nak,"Diana melirik Arga dan meminta jawaban dari pertanyaannya .



"Bu ,tidak usah khawatir begitu ini hanya luka kecil ko nanti juga sembuh"!!ucap Arga yang enggan untuk mengatakan yang sebenarnya.



"Bagai mana ibu tidak cemas!kamu terluka dan ibu harus diam saja ,siapa yang membuatmu seperti ini Arga,"?



"Bu tolong tidak usah di perpanjang lagi aku tidak apa-apa"!



"Arga,!!Diana mendesak Arga meminta penjelasan dari sang putra.



"Baiklah"aku berkelahi dengan Galvin"!! Ucap Arga yang pada akhirnya menceritakan.



"Galvin "?siapa dia?"berpura-pura tidak tahu .



Arga pun pasrah dan menceritakan semua kejadian yang di alaminya semalam,di acara fashion show itu,tentang pertemuannya kembali dengan Kinara sang istri,dan berakibat dia memukul Galvin atas kecemburuannya.



"Berengsek"!!!jadi karena wanita \*\*\*\*\*\* sialan itu kamu berkelahi !! Sialan aku tidak akan membuat hidupnya tenang walaupun sedetik,!!Diana benar-benar tidak terima melihat Arga terluka ,Diana ingin Kinara membayar semua perbuatanya ini.



Diana pun mengundurkan kursinya dan bangun dari kursi itu untuk siap pergi ke tempat Kinara berada,karena dia sangat ingin memberi ia pelajaran.


__ADS_1


Justru malah Arga tidak membiarkan Diana sang ibu menemui Kinara,dia tidak ingin urusan pribadinya selalu di campuri sang ibu !!



Namun apalah yang terjadi Arga tidak bisa melakukan apa-apa,terhadap ibunya yang tidak berani untuk ia lawan sedikitpun .


*


*


*


Pagi yang sangat indah Kinara lalui bersama glvin.,bercanda tertawa,itu yang Meraka lakukan untuk mengisi kebahagiaan satu sama lain,Kinara sangat bersyukur bertemu dengan Galvin,dan mengubah semua di hidupnya yang sangat suram,tetapi ada satu yang masih ingin Kinara lakukan yaitu mengakhiri pernikahanya dengan Arga sang suami .



Kinara tidak ingin hidupnya terus di hantui bayang-bayang pernikahan itu,yang membuat dia terus merasa tersakiti jika mengingat kejadian yang memilukan itu.



Sudah cukup 5 tahun dia berada di posisi yang kelam dan suram,kini saatnya Kinara untuk bangkit dan memperlihatkan dirinya yang sangat berbeda jauh dari hidupnya yang dulu,apa lagi Galvin selalu memberikan dukungan ,dorongan untuk berubah dan terhadap apa yang di lakukan Kinara.



Kini saatnya Kinara untuk menunjukan jati dirinya yang sebenarnya,Kinara tidak ingin lagi bermain di belakang layar lagi, termasuk jatidirinya yang sebagai desainer terkenal yang selama ini Kinara tutupinya.



Oleh karena itu sekarang Kinara berada di depan gedung perusahaan miliknya,sejak 5 tahun lalu didirikannya.



Baru saja Kinara tiba di lobby perusahaannya, seorang wanita yang lebih dulu menyapanya dengan sangat hormat,wanita itu memang memang di tugaskan oleh Galvin,untuk mengurus perusahaan milik Kinara sebelum ia muncul ke publik,dan mengambil alih semuanya.



"Ibu Kinara ,saya sangat senang akhirnya bisa berjumpa dengan anda"sapa wanita itu yang di ketahui bernama Aulia,




"Anda tidak perlu panggil saya ibu,karna saya adalah bawahan Bu Kinara."



"Ok baiklah ,tapi kamu juga tidak perlu memanggil ku dengan embel-embel ibu,cukup panggil namaku saja"jawab Kinara dengan sangat sopan dan ramah pada Aulia,



"Baiklah b, , "



"Kinara ok!panggil aku Kinara ok!!! Kinara mengingatkan lagi Aulia untuk memanggil dirinya dengan sebutan Kinara.



"Ok , Ok,!Kinara,kamu tidak perlu berkali-kali menyebutkan namamu,"hardik Aulia dengan di iringi kekehanya.



Lalu kedua wanita itupun masuk dan di iringi oleh staf yang sudah berdiri di pintu lobby perusahaannya,termasuk Galvin yang membawakan bunga untuk Kinara.



Sontak saja Kinara terkejut dengan adanya Galvin di perusahaannya.karena tadi pagi Galvin hanya memberi tahu ada rapat yang harus di hadirinya,dan nyatanya Galvin berada di sini depannya,berdiri bersama staf-staf kantornya yang lain.



"Selamat datang nyonya Wijaya group",sebut Galvin memberikan buket bunga Lily kesukaan kinara.



"Galvin!!!Kinara menyebut nama Galvin,Kinara sangat malu saat Galvin memanggil dirinya dengan sebutan nama dari keluarganya.

__ADS_1



"Cuppp"



"Kenapa"apa kamu tidak suka aku memanggil namamu dengan mencantumkan nama keluargaku di namamu??



"Viin, , kamu ini!!! Jangan mengada-ngada deh!!!banyak yang salah paham dengan kita loh,dan ingat kita belum menikah Vin ,dan aku juga masih berstatus istri orang ,"ingatkan Kinara ,dia tidak ingin di jadikan bahan gosip oleh para staf-staf nya yang tidak tahu apa-apa.



"Ok, baiklah sayang !!mereka sudah paham dengan hubungan kita ,dan sekarang kamu juga akan menjadi ibu dari anak-anakku."jawab Galvin



Kinara memutar bola matanya,malas menimpali ucapan Galvin,karena dia tau kalau Kinara terus-menerus membalas perkataan Galvin ,akan selalu bisa ia jawab,



Akhirnya Kinara memutuskan untuk pergi,meninggalkan Galvin yang masih saja terus berbicara tak ada hentinya,tanpa mau menunggu.


*


*


*


Setelah kejadian di kantor milik kinara dan mengungkapkan secara terang-terangan,Galvin mengajak Kinara untuk pergi ke sebuah restoran yang tak jauh dari kantornya Kinara.



Restoran yang nuansanya putih dan Chandelier berwarna emas, menambahkan kesan yang sangat elegan dari restoran ini,sampai Kinara dibuat takjub dengan berbagai ornamen dinding khas Eropa.



Berbagi lukisan kendi,bahkan pas bunga yang mengisi setiap sudut-sudut setiap lorong,yang menyambungkan nuansa luar.



"Apa kamu suka Nara?tanya Galvin pada Kinara



"Aku suka sangat suka tapi menurutku ini terlalu mahal Vin,kamu Taukan aku tidak mampu membayar tagihan makan di tempat ini,"ungkap Kinara pada Galvin



"Apa kamu sedang meremehkan diriku kekasihmu ini"?



"Hmmmm makasudt ku benigi Vin,lebih baik kita cari tempat lain yang lebih mu",ucap Kinara terpotong dengan tatapan mata Galvin.



"Duduk saja ,dan nikmati makanmu !atau kamu ingin aku memakanmu setelah ini!!? "Galvin mengancam Kinara, sehingga Kinara pun menuruti permintaan Galvin tanpa ada penolakan sedikitpun.



Akan tetapi saat Kinara dan Galvin duduk ,ada dua orang wanita yang datang menghampirinya dan menggebrak meja makannya di restoran,sehingga beberapa peralatan makan pun terjatuh,dan berhamburan ke lantai.



"Hey dasar kau wanita sialan !!! Kenapa kamu muncul lagi di hadapan putraku haah !!! "Teriak wanita itu sehingga membuat pengunjung terpokus kepada mereka.



"Apa kamu pikir aku akan menerima mu kembali ke dalam kehidupan keluargaku kembali!, kamu tidak pantas bersanding dengan keluargaku yang sangat terpandang dan terhormat"!!



"Kalian semua lihat lah wanita sialan ini,wanita sampah yang mengejar-ngejar putraku,bahkan dia" telunjuk menunjuk ke arah Kinara,

__ADS_1


"Dia hanyalah hanyalah wanita ****** yang sangat murahan ,yang suka membuka pahanya demi kedudukannya,dan ingat satu hal ,****** TETAPLAH ****** DAN TIDAK BISA BERUBAH MENJADI CINDERELLA YANG ADA DI DONGENG CAMKAN ITU" wanita itu berteriak di depan semua pengunjung yang sedang berada di restoran itu dan membuat suasana restoran itu menjadi sangat panas.


__ADS_2