Aku Tak Pernah Di Anggap Istri

Aku Tak Pernah Di Anggap Istri
Bab 29


__ADS_3

Di dalam rumah Kinara setia menunggu Galvin sambil melihat beberapa Poto masa kecil priannya itu,ia tidak menyangka ternyata Galvin sangat mengemaskan di waktu masa kecilnya.



Tak lama ada suara yang tak asing baginya,menyapa dan memanggilnya. "Sayang apa yang sedang kamu lihat"?.tanya Galvin yang melihat Kinara sedang membuka Album foto miliknya itu.



"Eeehh Vin , , " Kinara tersadar saat Galvin memanggil namanya,dan menutup Album foto itu ,ia terkejut ketika ia melihat kedua wanita paruh baya di depannya bersama Galvin.



Terlihat jelas raut wajah kebingungan pada Kinara, ketika Kinara melihat kedua wanita yang bersama nya, akhirnya Galvin pun memperkenalkan kedua wanita itu. "Ini adalah mamah dan bibiku".ucap Galvin akhirnya.



"Mamah "! Kinara terkejut saat Galvin memperkenalkan ibunya pada dirinya.



"Iya sayang ini adalah mamahku dan ini bibiku Reni,dia adalah wanita yang selalu aku rindukan".



"Hay senang bertemu denganmu Bu Wijaya".Kinara pun menjulurkan tangan,ingin menjabat tangan ibunya Galvin,tapi sayangnya.ibunya Galvin tidak memberikan respon apapun.



Lantas bibi Reni pun tersenyum, menghampiri dan memeluk Kinara,"apa kamu kekasih anakku"?.tanya Reni mengalihkan perhatian kinara dari ibunya Galvin.



"Hai bibi , senang bertemu denganmu,".perhatian Kinara pun teralihkan pandangannya,sudah tidak menatap lagi Nita sang ibu dari Galvin.



Galvin bernafas dengan lega,untung bibinya cepat menyadari kondisi ibunya Galvin yang tidak nyaman di tatap intens oleh Kinara.



"Sayang bisakah kamu membantu bibi Reni untuk menyiapkan makanan,sebentar lagi makan malam tiba,"Galvin secara tidak langsung memberi isyarat pada bibinya,untuk mengajak Kinara ke dapur,agar Nita merasa aman dari Kinara. yang belum terbiasa.



"Baiklah".



Lalu mereka berdua pun pergi ke dapur,membuat makan malam untuk berempat,tapi ada satu yang mengganjal dalam pikiran Kinara, menghantuinya sampai saat ini.



"Bibi apakah aku boleh menanyakan sesuatu padamu " tanya Kinara pada Reni.



"Ya boleh apa yang kamu mau tanyakan"?.



"Aku tidak tau ini salah apa benar,tapi aku penasaran dengan mamahnya Galvin,apa yang sebenarnya terjadi ? Sampai mamahnya Galvin tidak merespon ku sedikitpun"?.



" Reni pun bingung ingin menjawab apa"!. kata-kata yang ingin di keluarkan nyapun tercekat di dalam tenggorokannya.


__ADS_1


"Bibi aku mohon , bener-benar ingin tahu ".



Tak di sangka oleh Kinara,Galvin berdiri tidak jauh dari tempatnya.mendengar pertanyaan dari kinara,lalu Galvin pun menghampiri mereka berdua.



"Sayang maaf,aku tau kamu pasti bertanya-tanya tentang mamahku ! Tapi apa kamu masih ingin mendengar jawabanku.



"Ya,aku akan menjadi pendengar yang baik".



"Akhirnya Galvin pun menceritakan penyebab ibunya sakit dan depresi berat saat ini,bermula saat mereka di usir oleh wanita itu.terus ibunya hampir di lecehkan oleh seorang pria,dan di tuduh sebagai pelakor oleh wanita licik itu.



Terus Nita tak kuasa menanggung cobaan ini sendiri,dan berakhir melukainya diri sendiri,hingga ia berada di rumah sakit.akibat stres dan depresi yang di deritanya.



"Tapi kenapa kamu tidak pernah bilang,kalau wanita yang diceritakan oleh mu adalah ibumu Vin ,!". Kinara pun kesal pada Galvin. Karena tidak mengatakan tentang ibunya waktu itu.



"Maaf kan aku sayang !aku tidak bermaksud memberitahumu ! Karena aku tidak ingin menemuimu langsung pada ibuku !".ucap Galvin dengan jujur,memang beberapa hari ini ia selalu berfikir untuk menemui Kinara dengan sang ibu.



Bibi Reni melihat keponakanya yang sangat mencintai wanita di depannya itu,ia bersyukur,tuhan telah membukakan hati yang dinginnya Galvin.



"Kemarilah nak ! Bibi ingin memelukmu"!.pinta Reni,menunjuk kinara agar menghampirinya.




"Justru aku yang harus berterimakasih pada Galvin,mungkin jika Galvin tidak menolongku waktu itu ,mungkin saja aku sudah berada di antara surga dan neraka"!.



Reni pun melepaskan pelukannya, mengerutkan keningnya,ia heran dan bingung dengan ucapan Kinara.



"Tanpa Reni duga,Galvin pun menjawab semua ucapan Kinara. "Mamah dan Kinara mempunyai masalalu yang kelam sama-sama di usir oleh suaminya sendiri dengan fitnahan yang tidak pernah ia lakukan "!.Galvin menjawab semua pertanyaan-pertanyaan yang berada di dalam pikiran bibi Reni.



"Maksudmu?suami?bibi tidak mengerti?".tanya Reni, semakin bingung.



Galvin pun menceritakan semua awal mula ia bertemu dengan Galvin dan kinara lima tahun yang lalu, menolong wanita itu saat hujan.dan hampir kedinginan.jika tidak ia menolong nya.



Dan di saat itulah Galvin jatuh cinta pada kinara,bukan karena iba atau kasihan dengannya.tapi Kinara sangat berbeda dengan wanita lain,ia begitu kuat,tegar dan sabar menghadapi kehidupan yang sangat pahit itu.



Reni tidak menyangka wanita seperti Kinara di sia-siakan oleh suaminya dan di usir dari rumahnya.tapi Reni senang mereka berdua di pertemukan dengan keadaan sama-sama terluka.

__ADS_1



"Kalian di pertemukan oleh takdir,di saat kalian terluka.karena tuhan tau Kinara dan Galvin adalah sama-sama orang yang baik .yang mampu menghadapi semua cobaan yang di berikan oleh tuhan,dan bibi sangat bahagia,bisa melihat kalian bahagia bersama,bersatu dan menjalin kasih "!.Reni sangat terharu saat mengatakan hal itu pada Galvin dan kinara.ia benar-benar merasa bahagia.dapat di pertemukan dengan wanita seperti kinara.



"Terimakasih bibi kamu mau menerimaku layaknya seperti seorang anak dan aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu".



"Akulah ibumu sekarang,dan kamu harus memanggilku ibu Mulai sekarang juga."paksa Reni pada kinara.



Mereka bertiga pun tertawa bersama,dan saling berpelukan,mengucap syukur bersama.ia bisa berkumpul seperti ini.saling memberikan rasa sayang di antara mereka.


*


*


*


Setelah mereka berbincang-bincang bersama,dengan di iringi canda dan tawa.kini mereka duduk bersama di meja makan untuk makan malam.sedangkan mamahnya Galvin berada di dalam kamarnya sendirian,ia tertidur pulas setelah meminum obat.



"Jadi bagai mana apa kamu sudah bercerai dengan suamimu?".Reni hanya ingin tahu ,agar kedepannya mereka bisa hidup bahagia.



"Aku dan Argapun belum bercerai,bi"!. Ucap Kinara yang jujur pada Reni ,ia tidak ingin membohongi siapapun.



"Tidak masalah sayang,bibi yakin dengan adanya Galvin di sisimu,dia pasti akan membantu proses perceraian mu dengan suami mu"!.



"Aku sudah melakukannya,bibi Reni! maksudku aku sudah membantu Kinara bercerai dengan suaminya,.tapi sayangnya pria itu tidak ingin bercerai dengan kinara,malah ia mengunakan Noah sebagai alat agar ia tidak menceraikan Kanya,". Galvin menimpali perkataan bibi Reni,bukanya Kinara tidak ingin menjawab,tapi ia tahu Kinara sangat gugup, untuk menjawab pertanyaan bibinya itu.



"Lalu dimana anakmu sekarang?kenapa kamu tidak membawanya ke sini"?.tanya bibi Reni yang penasaran dengan anaknya Kinara.



"Ia tinggal bersama pria sialan itu,!Noah di ambil beberapa hari yang lalu olehnya"!.



"Tidak masalah sayang ! pengadilan akan memberikan hak asuhnya padamu!".



Tiba-tiba saja Galvin tertawa dengan sangat keras, ketika Reni mengatakan hak asuh di depan mereka.hingga akhirnya membuat Reni bingung dengan tawaan Galvin.



"Mengapa kamu tertawa "tanya Reni pada Galvin.



"Karena bibi baru saja mengatakan hak asuh".



"Aku tidak salah kan mengatakan hal itu,apa jangan-jangan dia bukanlah darah dagingmu,"?.tanya Reni yang menebak jika anak itu bukanlah anak kandungnya Kinara.

__ADS_1



Namun di saat Galvin ingin berbicara,Kinara sudah lebih dulu membungkam mulutnya,dengan ia menginjak kaki Galvin.hingga membuat Galvin meringis kesakitan akibat ulah Kinara.


__ADS_2