Aku Tak Pernah Di Anggap Istri

Aku Tak Pernah Di Anggap Istri
Bab 13


__ADS_3

Selin baru saja menjemput Noah dari kediaman lamanya,bertemu dengan Arga Aya Noah.



Baru saja beberapa langkah Selin masuk ke dalam rumahnya,ia di sajikan dengan pertengkaran Diana sang ibu dan Arga sang kaka.



Memang sudah tidak di asingkan lagi pertengkaran antara mereka sering terjadi akhir-akhir ini.tapi yang bikin Selin kaget ia melihat ibunya menampar dengan sangat keras kepada Arga sang kaka ,itulah puncak kemaraha Diana.



Jika Selin berpikir,memang ini semua kesalahan Diana yang tega menghancurkan hidup anak-anak nya terutama rumah tangga Arga dan Kinara.



Mengusir Kinara dengan kesalahan yang tidak pernah Kinara lakukan,sedangkan Noah,Diana tega mengirim Noah cucu satu-satunya ke Inggris bersama Selin untuk menjauhkannya dari kehidupan Arga.selin lah yang mengasuh Noah dari ia berumur 8bulan.



Sampai dengan sebesar sekarang,Diana tidak suka jika Noah di bawa pulang kembali ke kediaman pelita,atau sekedar berkunjung dengan Arga sang ayah dari bocah kecil itu,Noah tidak pernah di akui keluarga nya sendiri semenjak masih dalam kandungan Kinara.



Selin tersadar dari dalam lamunannya,saat Noah menarik bajunya"hai ada apa denganmu"?tanya selin tersenyum



"Bibi kenapa ,ayah dan nenek bertengkar ,apa noah nakal"?



"Tidak sayang,Noah tidak nakal,Noah anak yang baik,nenek dan ayah hanya berselisih pendapat,mereka saling menyayangi ko sama seperti bibi menyayangi noah"Selin memberikan pengertian untuk keponakan nya yang tampan itu,agar ia tidak berpikir macam-macam.



"Oohhh, begitu ya bi , ,jadi nenek sama ayah tidak bertengkar"?



"Tidak sayang,mereka menyayangi satu sama lain,Noah tidak boleh berpikir macam-macam ya sayang,apa sekarang Noah sudah mengerti,?kalau Noah sudah mengerti ayao kita masuk ke dalam,menyapa ayah dan nenek,"ajak Selin mengalihkan pertanyaan Noah.



Bocah kecil itu pun masuk menuruti perkataan Selin ,dan masuk ke dalam rumah.



Sesampainya mereka berada di ruang tengah keluarga nya,Diana melihat kedatangan Selin bersama Noah,cucu yang tidak pernah di anggap dan di harapkan .



Tatapan Nyalang tidak suka di tunjukan pada Selin dan Noah,akan tetapi matanya lebih tertuju pada Noah,Diana tidak suka dengan kedatangan Noah ,menambah amarah Diana yang sedang meluap.



"BERENGSEK, , berani-beraninya kamu membawa anak haram itu ke rumahku !!!nyalimu sungguh sangat besar Selin!Diana sangat marah melihat Selin membawa Noah ke dalam keluarganya.



"Bu aku mohon, jangan ucapkan itu di depan anak kecil "!Selin tidak suka dengan ucapan ibunya



"Kamu berani menantang ku ,bagusss ,baguss, bagusss sekali,kau mulai melawanku sekarang"



"Aku tidak melawanmu Bu tapi aku mohon jangan menebar kebencian pada Noah yang tidak tahu kesalahan apapun,Noah tidak salah,ia hanya anak kecil yang polos yang tidak tahu apa-apa,"ucap Selin agar Diana tidak menaruh kebencian terhadap Noah



"Jadi kamu berharap aku menyayangi anak sialan itu,jangan pernah mengaharapkan itu dariku,sampai matipun aku tidak akan pernah Sudi untuk menerimanya,"ucap Diana dengan penuh kebencian.


__ADS_1


Noah pun sedih mendengar ucapan neneknya,raut wajahnya pun sekatika muram,tidak seceria tadi,kepalanya pun menunduk ke bawah,tidak ingin melihat kebencian di mata neneknya takut jika nenekny semakin marah pada nya.



Untungnya Selin mengerti dengan keadaan wajah Noah yang muram ,mendengar ucapan yang sangat menyakitkan dari mulut Diana sang ibu.



"Sayang jangan dengarkan kata-kata nenek ya,nenek hanya sedang marah saja,nenek tidak berniat memarahimu,apa Noah ingin bertemu dengan ayah sekarang?jika Noah mau ayo kita ke atas sekarang?Selin tidak ingin melihat keponakanya sedih,ia tidak memperdulikan Diana sang ibu yang sedang menatapnya dengan tatapan penuh kemaraha dan kebencian pada Noah.



Noah hanya bisa mengangguk ,menuruti semua perkataan Selin ,dan mengikutinya dan bertemu ayahnya.


*


*


*


Di pantai California



Sepanjang hari Kinara dan Galvin menghabiskan waktunya bersama Kinara di pantai.bermain pasir, menerjang ombak hingga main spead boat,hingga tak terasa malam sudah akan menjelang barulah mereka kembali dari pesisir pantai.



Melihat senyum bahagia dari wajah cantik Kinara yang tidak pernah luntur ,hati Galvin pun merasa ikut bahagia .melihat senyum yang begitu tulus dari bibir sang kekasih,dan tidak di pungkiri,senyum manis dan tulus dari bibir kekasihnya itu membuat dirinya sangat nyaman,ada rasa yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya.



"Sayang ,apa kamu bahagia"?tanya Galvin pada Kinara



"Tentu saja Vin kamu selalu membuatku bahagia dan membuatku tersenyum sepanjang hari"



"Ya itu memang pantas untukmu,karena kamu harus bersamaku"




"Aku tidak ingin balasan apapun darimu yang aku ingin hanya kamu tetap berada di sisiku dan bahagia bersamaku,itu sudah lebih dari cukup,"Galvin tidak ingin kinara membals semua yang telah di berikan padanya.



"Tapi itu tidak sepadan dengan apa yang selama ini kamu berikan padaku Vin"



"Lalu kamu ingin membalas seperti apa"?



"Hmmmm aku tidak tahu"Kinara bingung ingin membalas seperti apa yang pantas untuk Galvin.



"Kalau begitu berikan aku sebuah ciuman darimu?"pinta Galvin yang langsung di di hadiahi tatapan tajam oleh Kinara.



"Katanya kamu ingin membalas,aku tidak meminta lebih aku hanya meminta ciuman saja,dan itu sudah cukup bagiku"Galvin tersenyum penuh pada Kinara.



"Dasar mesum !!! Kinara sangat malu karena Galvin meminta ciuman darinya,sejujurnya ia malu karena selama hidupnya ia tidak pernah lebih dulu mencium pria baik Arga maupun Galvin.



Galvin melihat Kinara kabur dengan wajah yang sangat memerah karena menahan rasa mallu,Galvin pun tertawa melihat kelakuan Kinara,asisten pribadinya pun ikut merasa senang melihat tawa bahagia dari Galvin,sudah cukup lama dia tidak sebagai ini.

__ADS_1



Asisten Galvin pun sangat terharu,melihat perubahan yang cukup besar dari tuanya,yang selama ini tidak pernah ia lihat dari tuanya,setelah beberapa tahun belakangan.



Akhirnya,Galvin menyusul kinara ,mengejar kekasih nya yang terus berjalan ,tanpa menoleh ke arahnya ,



Galvin berteriak memanggil kekasihnya.namun Kinara enggan untuk berhenti,karena mallu dengan ucapan Galvin.



"Sayang tunggu aku ,kamu sangat cepat sekali jalanya,"teriak Galvin yang tidak di gubris sama sekali oleh Kinara.



Sampai Galvin pun berhasil menyusul Kinara,dan menarik tangan Kinara,hingga Kinara terjatuh ke dalam pelukan Galvin.



"Sayang kenapa kamu meninggalkan ku"?



"Aku tidak meninggalkan mu,?jawab Kinara sambil tersipu malu menyembunyikan wajahnya yang merah.



"Jika tidak meninggalkanku lantas apa ?kau berlari,apa karena kamu malu dengan ucapanku"?



"Hmmmm ,T \_tidak! Aku tidak malu aku hanya ingin pergi ke toilet!"bohong Kinara pada Galvin,ia tidak mengatakan yang sebenarnya.tapi Galvin tau jika Kinara sedang berbohong padanya.



Lalu secara tiba-tiba Galvin mencium bibir mungil Kinara dengan lembut,sangat penuh dengan kehati-hatian,tidak terburu-buru masih bisa mendominasi di dalam ciumannya,hingga Kinara memukul dada Galvin meminta melepaskan ciumannya,untuk mengambil pasokan udara yang hampir habis.



Nafas Kinara pun tersengal-sengal nyaris saja putus,jika saja ia tidak meminta Galvin untuk berhenti,mungkin saja nyawanya tidak tertolong.



"Maafkan aku,sayang aku terlalu semangat menciummu!!ucap galvin,melepaskan ciumannya,mengusap bibir mungil Kinara yang bengkak akibat ulahnya.



"Dasar mesum"!jika saja aku tidak memintamu untuk melepaskan ku apa kamu akan tersu menciumku ,sampai nafasku habis,"?ucap Kinara marah pada Galvin.



"Tentu saja,karena bibirmu terlalu manis untukku."ucap Galvin menggoda Kinara



"Lalu kamu ingin membuatku mati,"Kinara sangat kesal atas jawab Galvin.



"Kalau itu tentu saja aku tidak setuju,kamu harus berumur panjang untuku,dan menua bersamaku hingga akhir hayat."Galvin menatap Kinara dengan sangat intens,tatapan luka yang tidak pernah ia perlihatkan sebelumnya.



"Ada apa denganmu,?kenapa tatapan itu tidak seperti biasanya?Kinara heran dengan tatapan galvin.



Galvin hanya tersenyum tidak ingin menambah beban pikirannya,belum saatnya ia bercerita tentang hidupnya.tentang kebenaran dalam hidupnya .



Suatu hari nanti Galvin pasti akan menceritakan semuanya pada Kinara,ia hanya mencari waktu yang tepat untuk menceritakan kisah hidupnya di masalalu yang sangat pahit.

__ADS_1



Perjalanan hidup yang masih begitu panjang untuk Meraka beerdua,ada masanya mereka akan menceritakan masalalunya,terutama masalalu Galvin,yang sangat suram.berbeda dari kehidupan yang lain.


__ADS_2