
Akhirnya Kinara pun bertemu dengan Andika pengacara Galvin plus sahabatnya,rencananya ia akan memberikan berkas penting lainnya,untuk proses perceraian nya dengan Arga. yang di dampingi Galvin karena ia tidak pernah mengijinkan Kinara bertemu laki-laki tanpa di dampingi dirinya .
"Hai viin , , bagai mana kabarmu "?tanya Andika bersalaman pada tangan Galvin.
"Tentu saja baik,karena ada wanita cantik di sampingku,"!. Ucap Galvin sembari melirik ke arah Kinara,wajah Kinara pun sudah mulai memerah menahan malu .
"Jadi dia, wanita yang kamu ceritakan padaku !.tunjuk Andika ke arah kinara,dan benar saja apa yang di katakan Galvin ,Kinara begitu cantik dan mempesona.
"Ya ,tapi dia wanitaku" jangan macam-macam kau.
Kinara hanya menjadi pendengar setia kedua pria itu,tidak ingin menimpali takut nya dia salah kata ketika berucap.
Galvin memperkenalkan Kinara pada Andika ,sebagai kekasih nya dan juga klien Andika.
"Dia Kinara,wanita yang paling aku cintai dan sayangi di dunia ini,dan tak ada satu wanita pun yang dapat menggantikan dirinya."!ungkap Galvin penuh dengan gombalan.
Sampai Andika yang sedang meminum kopinya ,menyemburkan kopi kemejanya mendengar Galvin berbicara seperti itu,"aku sangat tidak percaya pria yang dingin seperti dirimu bisa menggombal "! Bingung Andika dengan sikap Galvin yang sangat bucin.
"Jangan dengarkan dia". timpal Kinara,yang tidak ingin mendengar gombalan Galvin lagi karena merasa malu.
Lalu Andika dan Kinara berjabat tangan,lalu ia duduk di depan Andika,dan memberikan semua berkas ia sudah siapkan .
"Baiklah aku akan membacanya nanti,tapi ada satu hal yang harus aku ketahui darimu"?.
"Tanyakan saja jika itu menyangkut perceraian ku "!ucap kinara ,yang siap dengan pertanyaan Andika.
"Apa kamu memiliki anak dari Arga suamimu"?.tanya Andika yang sangat berhati-hati dengan ucapannya.
Kinara terdiam ,entah jawaban apa yang akan ia berikan,dia bingung dengan jawabannya.
"Jawabanmu adalah poin terpenting dari proses perceraian mu,semakin banyak kamu memberikan bukti,maka proses perceraian itu akan semakin cepat selesai,dan kamu akan terbebas darinya."!jelas Andika,ia tidak ingin secepatnya membebaskan Kinara dari pernikahan ini.
"Noah anakku , tapi anak itu "!Kinara menggantung kan kalimatnya,ia semakin bingung jawaban apa yang harus ia berikan.
Andika pun mengerti dengan kebingungan Kinara,ia pun tidak melanjutkan lagi bertaanya tentang anak Kinara .
Lalu , Andika memberikan pertanyaan lain pada Kinara,tentang pernikahannya dengan Arga.
Kinara pun menceritakan awal pertemuan dirinya dengan Arga,samai ia menikah dengan Arga,pernikahan yang mulanya bahagia berubah total semenjak kehadiran Diana sang ibu dari Arga ,dan memperlakukannya secara kasar melukainya luar maupun dalam,dengan tidak ada rasa manusiawinya.
Kinara di suruh melakukan hal-hal yang tidak pernah ia lakukan selam hidupnya,jika Kinara tidak mau melakukan perintah Diana akan memukul Kinara,atau mengurungnya di ruangan yang gelap.makanpun aku tidak di perbolehkan satu meja dengan keluarganya,ia harus makan di tempat yang sudah di sediakan oleh Diana sang ibu mertua.
Jika Kinara menolak,ia akan memukulnya di depan maupun di belakang Arga,Arga tidak pernah perduli dengan Kinara ia selalu mendukung apa yang di lakukan oleh ibunya.
__ADS_1
Hingga akhirnya hidupnya bersama Arga tidak bahagia,Kinara tidak pernah di perbolehkan pergi kemanapun ,bahkan untuk menghadiri acara besar pun Kinara di kurung oleh ibu mertua nya ,mengunci dirinya di ruangan gelap yang lembab dan kotor,ia tidak pernah memperbolehkan Kinara keluar rumah Sama sekali.
Hingga mereka pulang kianra di kurung berhari-hari di ruangan gelap dan lembab hingga sampai dengan pengusiran pun ia tidak pernah mendapatkan pembelaan dari suaminya,Arga hanya terdiam menyaksikan semua itu.
Kinara pun tersisak-isak menangis menceritakan semua kepahitan dalam rumah tangganya,jika saja ia tidak bertemu dengan Galvin ,entah apa yang sekarang terjadi dengan hidup nya .
"Sayang jangan menangis aku akan membalas semua perlakuan mereka terhadapmu "! Galvin baru mengetahui pahitnya hidup Kinara ,yang ia ceritakan di hadapan Andika.
"Galvin benar ,kamu tidak boleh menangis lagi ! Aku akan bantu proses perceraian ini supaya kamu segera terbebas dari pahitnya hidup bersama Arga , ! Dan kamu hanya tinggal duduk manis saja menunggu panggilan dari pengadilan !" Hati Andika teriris mendengar cerita Kinara,dan sebisa mungkin mempercepat proses perceraian Kinara dan Arga.
Akan tetapi Galvin tidak nyaman dengan hatinya,ia sangat benci wanitanya di perlakukan seperti itu,keluarga pelita harus membayar semua ini perbuatan jahatnya ,terutama pada Diana. Ia tidak akan pernah lepas dari pantauan Galvin, dan di pastikan Dian akan membayar semua perlakuannya terhadap Kinara.
*
*
*
Proses sidang perdana Kinara sedang di urus ,ia harus berkali-kali bertemu dengan Andika yang tak luput dari Galvin yang selalu mengikutinya.
Dan hari ini Kinara di panggil pengadilan untuk proses penandatanganan berkas gugatan perceraian nya dengan Arga,yang akan di gelar Minggu-minggu ini.
Kinara sangat gugup, saat ia tiba di gedung pengadilan untuk pertama kalinya ia menginginkan kakinya ke gedung pengadilan,ia datang ke sini untuk mengambil surat proses perceraiannya bersama Arga ,dan ia akan memberikan nya langsung pada Arga.
Padahal Galvin sudah melarang keras untuk Kinara membawa surat itu,tapi kekasihnya kekeh ingin membawanya sendiri dan memberikanya pada Arga , sekaligus ia ingin berbicara dengan Arga.sebelum ia bertemu di gedung pengadilan.
"Kamu tenang saja Vin ,aku hanya memberikan surat ini dan ingin berbicara sebentar dengan Arga "!Kinara sangat mengerti dengan kegusaran hati Galvin.
"Apa kamu perlu aku ikut untuk menemanimu."?
"Tidak usah viin , , kamu tunggu saja di sini lagian aku tidak akan lama di sana "!Kinara mengecup sekilas bibir Galvin ,sebelum ia turun dari mobilnya untuk menenangkan hati Galvin yang sedang gusar.
Galvin pun memandang Kinara dari dalam mobil,melihat wanitanya masuk sendiri kedalam gedung perusahaan pelita grup.
Ada rasa gusar dalam diri Galvin,merasa cemas ia sangat menghawatirkan Kinara . ingin rasanya Galvin untuk menyusulnya ke dalam,namun ia sudah berjanji pada Kinara untuk menunggunya di mobil.
Sementara Kinara sudah masuk ke dalam dan naik ke lift yang akan membawanya ke ruangan Arga ,tanpa menanyakan dulu pada staf ruangan Arga, sebenarnya.
Kinara menekan tombol tiga puluh lima,tempat paling atas dimana ruangan kerja Arga berada.
Sesampainya lift itu berhenti ,Kinara pun keluar dari lift itu dan menghampiri wanita yang bermakeup tebal di depan meja depan pintu ruangan Arga berada.
"Permisi apa aku boleh bertemu dengan pak Arga pelita grup "?. Tanya Kinara dengan sopan dan ramah.
__ADS_1
Akan tetapi wanita yang merupakan sekertarisnya,menatap dengan sinis dan Nyalang pada Kinara.
"Pak Arga tidak bisa di ganggu ! Ia sedang meeting dengan klien nya !"jawab ketus dan penuh kebencian sang sekertaris Arga pada kinara.
"Kapan pak Arga pelita grup selesai meeting "?.
"Masih lama ! Lebih baik kamu pergi saja dari sini " usir sekretaris itu pada kinara yang bernama Novi,ia tidak suka tuanya di ganggu oleh wanita lain. apa lagi ia melihat Kinara ,yang sama dengan wanita ****** yang sering bolak balik ke sini.
Akhirnya kegaduhan itupun terjadi,Kinara kekeh ingin bertemu dengan Arga, walaupun ia harus menunggunya.akan tetapi sekretaris Arga selalu mengusirnya,dan bahkan ia mengancam Kinara untuk menyeret keluar dari kantor gedung perusahaan ini.
Sampai Arga mendengar kegaduhan di luar ruangan kerjanya,iapun lantas membuka pintu ruang kerjanya.
Sontak seketika Arga membelalakkan matanya,ia tidak percaya melihat kedatangan Kinara ke kantornya, Argapun sangat gugup.
"Arga katanya kamu sedang meeting, tapi nyatanya kamu ada di ruangan kerjamu ".
"Rapat ? Kata siapa ? ".Arga pun menatap tajam pada sekertarisnya.
"Sudah tidak usah di bahas aku datang ke sini hanya untuk menyampaikan sesuatu padamu ?".kinara mejelaskan maksud ia datang ke kantornya .
Namun pikiran Arga berasumsi lain,ia berpikir Kinara datang ke kantornya untuk kembali padanya , tapi kenyataannya saat Kinara memberikan surat pengadilan padanya ia terasa sangat tertampar dan kembali ke kenyataan yang sesungguhnya.
"Ini surat dari pengadilan ! aku harap kamu datang " ucap Kinara tanpa berbasa-basi pada dan memberikan surat itu pada Arga .
"Surat pengadilan untukku"?.
"Ya lantas untuk siapa lagi ?".
"Sampai aku matipun aku tidak akan pernah menceraikan dirimu "! Ungkap Arga yang tidak mau bercerai dengan kinara.
"Kamu tidak punya pilihan lain Arga ! Kita harus bercerai secepatnya,dan sidang perdana kita akan segera di gelar Minggu depan "!!!.Kinara mengingatkan sidang pertamanya .
Arga tidak terima ,dengan perceraian ini,lantas Argapun mencengkram tangan Kinara,dan mendorongnya hingga ke dinding ruang kantor nya.
"Sekalipun kamu menceraikan ku,aku tidak akan pernah menandatangi surat sialan itu "! Arga sangat marah pada Kinara.
"Dan aku tidak perduli denganmu Arga ! Suka atau tidak suka,aku tetap akan menceraikan dirimu ! Lepaskan cengkraman tanganmu dariku "! Kinara tidak kalah sinisnya dari Arga.
Aura wajah polosnya Kinara kini berubah, memancarkan raut wajah yang sangat berbeda,tidak seperti Kinara yang ia kenal.
"Aku tidak akan pernah melepaskan dirimu Nara".Arga melepaskan cengkraman tangan Kinara.
"Kamu bukan siapa-siapa aku lagi, ! Dan hubungan kita sudah berakhir sangat lama saat kamu mengusir ku sejak lima tahun yang lalu ".
__ADS_1
Selepas mengatakan itu Kinara langsung buru-buru pergi meninggalkan Arga sendiri di ruangannya tanpa ia menoleh ke belakang,yang terdengar oleh Kinara .Arga memecahkan beberapa barang di dalam ruangannya.
Kinara pun tak perduli ,sudah cukup untuk hari ini ia berbicara dengan Arga,dan selanjutnya Kinara hanya menunggu hari itu tiba,hari dimana sidang perceraian pertama mereka akan di gelar.