
Hubungan Reni dan Kinara pun kini semakin akrab,tidak terpisahkan,ia membantu Reni dengan aktifitas nya di sini.
Kinara sangat senang bisa membantu Reni ,Kinara melakukan hal yang sebelumnya ia belum pernah di lakukannya, membantu merawat mamahnya Galvin adalah salah satu rutinitasnya saat ini.iapun mengajak mamahnya Galvin berjalan-jalan di sekitar rumah dan tidak membuatnya bosan.
"Galvin beruntung masih memiliki seorang ibu? Sedangkan aku ,aku sama sekali tidak pernah tau di mana dan siapa ibu kandung ku ! Sedari kecil aku sudah berada di panti asuhan tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu jangankan kasih sayang ,aku pun tidak tau siapa ibuku."!.Kinara bercerita pada Nita.
"Aku hanya sebatang kara ,tidak memiliki keluarga, ataupun mengenal keluarga ku,hidup yang aku lalui tidaklah manis.pernikahan yang pernah aku impikan sedari dulu kini kandas,tidak sesuai Dengan bayanganku, suamiku terlalu tunduk pada ibunya,dan membuat pernikahan kami berantakan,aku di usir lima tahun yang lalu,aku bertemu dengan Galvin dan dia yang menolongku waktu itu.dan akhirnya aku jatuh cinta pada Galvin, karena dia selalu bersamaku,dia menyadarkan ku dari pahitnya kehidupan.memberikan arti hidup yang sesungguhnya ,aku bahagia saat bersamanya dan di saat aku mengetahui masalalunya,akupun tak perduli, dengan semua itu".Kinara bercerita tentang kehidupannya selama ini.
Walaupun Nita hanya terdiam tapi Kinara tau pasti ia mendengar semua yang ia ceritakan.saat Kinara memandang wajah pucat wanita tua yang pucat itu.
"Bisakah aku memanggil mu mamah ? Aku ingin memiliki mamah seperti mu?". Kinara pun mengambil tangan pucat dan dinginnya milik Nita,ia menggenggam erat tangan itu, Kinara meminta Reni mengabulkan permohonan nya itu.
Tetapi yang terjadi ,Nita membalas genggaman tangan Kinara dengan erat, menatapnya dengan intens, walaupun ia tidak mengeluarkan suara apapun, respon yang di berikan Nita sungguh di luar dugaan.
Tentu saja Kinara kaget , mendapatkan reaksi dari Nita,hal yang tak pernah di lihatnya semenjak ia tinggal beberapa hari di sini.
"Kamu setuju jika aku memanggilmu mamah "?.tanya Kinara memastikan lagi jika dugaannya tepat.
Reaksi Nita pun sulit di percaya oleh Kinara,ia menggenggam erat tangannya dan sedikit agak meremas tangan Kinara,hingga membuat kinara menetes kan air matanya,Kinara bahagia mendapatkan izin dari calon mertuanya itu.
"Mamah "ucap Kinara sambil menangis di dalam pelukan Nita.
Sampai Galvin pun datang, ia melihat kedua wanita yang ia cintainya begitu akrab, bahkan ia jarang sekali melihat ibunya mau menerima orang lain berada di sekitarnya.
Itu suatu keajaiban besar,yang telah Tuhan tujukan padanya.melihat mamah tercintanya mau menerima Kinara dengan mudah dan begitu saja.
"Apa kalian sudah melupakanku"!.ungkap Galvin yang berada di belakang mereka berdua.
"Eehhh hai Vin , , maaf aku tidak mengajakmu kesini"!.ucap Kinara yang , canggung.
"Tidak masalah sayang ! Aku senang kamu bisa membuat mamahku bahagia"!. Galvin pun menghampiri mereka berdua dan berlutut di depan mereka.
"Itu sudah menjadi tugasku untuk membahagiakan mamah ,kamu serta mamah Reni .dan aku juga sangat bahagia aku memiliki dua mamah sekali gus,"!.ucap Kinara yang merasa bahagia karena memiliki dua mamah.
"Kamu memang pantas mendapatkannya, sayang ! Kemarilah"!.
__ADS_1
Kinara pun menghampiri Galvin dan memeluknya, kepalanya mendekap di dada Galvin.
"Terimakasih kamu selalu memberikan aku kebahagiaan"!.
Galvin pun mengecup kening Kinara, menyalurkan cinta dan kasih sayangnya,sambil ia memegang tangan mamahnya dengan rasa bahagia,itulah yang saat ini Galvin rasakan.
*
*
*
Di sisi lain Riri tersenyum sangat puas,kali ini ia bisa membuat wanita yang angkuh dan arogan itu kini tunduk di bawah kakinya.menjadikan ia seorang budaknya tanpa ia harus membuang rencananya.
Setelah pertemuan nya dengan Diana, Riripun tak perlu berpura-pura lagi depan diana yang selalu menuntut dan mengikuti kemauan wanita licik itu.
Sudah saatnya Riri mengambil kuasa dari Diana,yang selalu memperalatnya itu,hanya demi uang dan kini ,dialah yang memegang atas kendali Diana.dan membuatnya menuruti semua keinginannya.yaitu memiliki Arga tanpa harus mengeluarkan uang sepeserpun.
Begitu bodohnya Diana mau-maunya menuruti permainan Riri,yang sudah ia rencanakan sebelumnya.
"Kamu adalah budakku sekarang ! Apapun yang aku perintahkan padamu ,mau tidak mau kamu harus menuruti semua perintah ku tanpa adanya bantahan sedikitpun"!.Riripun tersenyum licik pada Diana yang sedang bersimpuh di hadapan kakinya.
Orang-orang ya g sedang berada di restoran itupun semua mencemooh Diana,mereka tau siapa Diana sebenarnya.wanita sombong yang selalu menjunjung tinggi kekayaan.dan sekarang mereka melihat Diana yang begitu miris.kesombonganya itu hilang dengan waktu sekejap .tak ada lagi Diana yang dulu,yang selalu menghina dan merendahkan orang lain ,bahkan ia mengejek orang-orang di sekitarnya dengan pandangan yang menjijikan.
"Bangun ? Siapa yang menginginkan kamu bangun?sebelum aku memutuskan kamu layak apa tidak nya"!.
"Please Riri,"!.mohon Diana yang harga dirinya sudah di masukan ke dalam jurang terdalam yang sangat tajam, sekarang tidak ada lagi wajah kesombongan dalam dirinya,hanya ada wajah penuh dengan permohonan yang sekarang nampak di wajahnya Diana .
"Kamu ingin bangun ? Boleh asalkan kamu membayar semua pesanan ku"!.
Bagaikan badai di siang bolong,Diana tidak menyangka,jika ia tidak menuruti permintaan nya,ia harus bersimpuh di hadapan kakinya Riri.seperti seekor binatang yang menunggu perintah majikannya.
"B-baik "!.Diana lebih memilih bersimpuh dari pada harus membayar semua peranan makanan milik Riri.
Riri semakin tersenyum puas,ia sangat suka Diana menurut padanya.tanpa harus ia berteriak dan mengancam wanita yang sekarang berada di depan kakinya.
Riripun dengan santai memakan pesanannya,lalu ia memuji Koki masakan di restoran ini,ia melihat Diana yang meneguk slivanya.ia ingin merasakan makanan itu.
Tanpa diana duga,Riri memberikanya sedikit makanannya,Riri menaruh makannya di sebuah tisu.yang berada di atas meja.
__ADS_1
"Aku tau kamu lapar ,dan ini makanan untukmu ! Dan kamu harus tetap makan di bawahku! Karena aku tidak Sudi satu meja bersama seorang pembantu seperti mu"!.ucap Riri yang sedikit kasar dan mengolok-olok diana tepar seperti seorang pembantu.
Hingga dianapun tak sanggup menahan hinaan dari Riri,ia bangun dan berteriak sangat lantang.memaki Riri dan menunjuk-nunjuk nya sebagai seorang wanita \*\*\*\*\*\* .
"Dasar brengsek ! Kamu wanita yang sangat tidak tahu berterima kasih ! Kamu pikir dengan tunduknya diriku,bisa membuat dirimu terbang tinggi,dan kamu menghinaku di depan banyak orang.dan kami menjadikanku layaknya sebagai seekor binatang"!. Diana berteriak tak terima dengan perilaku Riri yang sudah melebihi batas.
"Woow kamu marah "!.dianapun tersenyum mengejek."siapa kami berani menghinaku di depan umum ! Apa kamu layak ! Tentu saja tidak !, lihatlah siapa dirimu sekarang ? Kami itu layak nya seorang gembel yang meminta uang padaku,dan aku peringatkan kepadamu,jika kamu masih ingin mendapatkan uang dari ku ,jaga sikapmu ,karena aku tidak akan segan-segan mendekapmu menjadi seorang pengemis di pinggir jalan".Riri membalas ucapan Diana dengan tidak kalah kasar dari ucapan Diana.
Lalu Riripun pergi meninggalkan Diana,yang masih terdiam di sana ,tak perduli denganya.
Riripun sangat muak pada Diana,sudah jatuh miskin masih saja bertindak sombong,dan dia berjanji akan membalas semua ini lebih kejam dari yang sebelumnya.
Dianapun tersadar dari lamunannya,ia melihat diri sudah tidak ada lagi dari hadapannya,iapun mengumpat kesal karena Riri meninggalkannya sendiri beserta tagihan pesanan milik Riri.
Tak lama kemudian seorang pelayan datang dan membawa bill tagih Milik Riri,sontak saja Diana terkejut melihat jumlah tagihan tersebut,padahal ia tidak membawa uang sepeserpun.wanita itu benar-benar membuktikan ucapannya.
Dianapun tersadar saat pelayan memanggilnya "nyonya bagaimana tagihannya?apa anda ingin membayar secara cash apa debit"?.tanya seorang pelayan restoran itu,. memastikan pembayaran melalui apa.
"A-aku tidak bisa membayarnya"!.ucap Diana Juju,ia bingung cara membayar semua tagihan itu.
"Jika anda tidak bisa membayar jangan sok berlagak seperti orang kaya"ucap pelayan .
Dianapun kesal mendengar ejekan dari pelayan restoran itu,egonya yang tinggi membuat dirinya muka."kamu hanya pelayanan kecil,tidak pantas menghinaku yang derajatnya lebih tinggi darimu"!.
"Nyonya kamu masih saja menjunjung tinggi statusmu ,tapi kami tidak bisa membayar tagihanmu ini"!.pelayan restoran itu sangat heran Pada Diana yang masih saja meninggikan setatus derajat nya.
Bagaikan sebuah bumerang besar Diana terlempar,terjatuh hingga terhempaskan dari derajatnya saat ini,sekarang ia tidak bisa berkata apapun lagi, terdiam mematung dan sangat sulit untuk menjawab.
"Kalau tidak mampu membayar nyonya bisa bekerja disini sebagai gantinya".
"Apa bekerja disini sebagai pelayan ! Tidak, tidak, aku tidak mau !".
"Tidak ada cara lain nyonya ! Kamu harus membayar tagihan dengan bekerja disini"!.ucap pelayan restoran itu tidak perduli dengan penolakan Diana.
Hanya ada satu cara yang bisa di lakukannya sekarang,ia menghubungi Arga untuk datang ke restoran ini,dan ia meminta putranya untuk membantu membayar.
__ADS_1