Aku Tak Pernah Di Anggap Istri

Aku Tak Pernah Di Anggap Istri
Bab 31


__ADS_3

Di tempat lain ,tepatnya di kediaman Carlton,Riri baru saja keluar dari dalam kamarnya.menuju ruang makan,sarapan bersama keluarga nya .



Pada saat Riri berada di ruang makan,Indra sang ayah membicarakan sesuatu tentang Arga,bersama dengan asisten pribadinya.



Tak sengaja Riri mendengar pembicaraan ayahnya itu,ia mendengar bahwa ayahnya ingin membatalkan kerjasamanya dengan pelita grup.entah apa yang membuat keluarganya mencabut semua aset di perusahaan Arga.



Riripun memberanikan diri untuk bertanya pada sang ayah tercinta,saking ia penasarannya."ayah ,apa benar keluarga kita mencabut dan membatalkan semua kerjasama dengan perusahaan Arga? Lalu apa alasannya ayah?".tanya Riri yang sangat penasaran.



"Kamu tidak sopan bertanya pada ayahmu sambil berdiri ! Duduk dan makanlah sarapanmu "?,kecam Indra pada Riri secara tidak langsung,ia tidak suka urusannya di ikut campuri oleh Riri sang putrinya .



"Jawab dulu pertanyaan ku ayah?".pinta Riri yang keras kepala.



"Ayah bilang duduk "!.ucap Indra ia tak suka jika ucapanya di bantah.



Riripun tersenyum masam,ia tidak suka jika ayahnya selalu bersikap ketus padanya,lalu iapun duduk di kursi meja makan.ia melirik sekilas wajah ayahnya yang sedang serius.



"Ayah "panggil Riri dengan suara kecil.



Indra menaruh sendok dan garpunya di atas meja , mendengar Riri sang putri memanggilnya."ada apa "?.ucap Indra yang tetap dengan nada ketusnya pada Riri.



"Apa benar ayah membatalkan kerjasama dengan Arga"?.tanya Riri lagi ia sangat penasaran dengan apa yang di dengarnya tadi.



"Bukan hanya membatalkan tapi mencabut semua dana yang di tanamkan di perusahaan pelita grup.



"Loh kenapa ayah ? Bukanya ayah sangat ingin menanamkan modal di perusahaan nya Arga"?.Riripun semakin berani bertanya pada sang Ayah.



"Apa aku harus terus bertahan dengan perusahaan bangkrut"?.ucap Indra ,membuat Riri mengangkat alisnya tidak mengerti.



"Maksudmu ayah"?.



"Sudah aku tidak perlu menjelaskan nya lagi,dan pembahasan kita sudah sampai disini,"ucap Indra,lalu ia bangun dari tempat duduknya menghempaskan serbet dan meninggalkan Riri di meja makan sambil bergeming.


*


*


*


Akhirnya Galvin dan Kinara berjalan-jalan di tempat ibunya tinggal,mereka mengelilingi bukit, peternakan,ladang bunga hingga air terjun yang menjadi objek mereka selanjutnya.



"Dari mana kamu tau tempat ini sebagus ini"?.tanya Kinara yang melihat pemandangan yang indah di depan matanya.



"Sejak aku masih kecil aku sering sekali pergi ke sini,melihat air yang turun dari bukit,turun ke bahwa hingga membuat genangan air menjadi sebuah sungai, terkadang aku berfikir ingin hidupku tenang,tanpa adanya bayangan-bayangan dai masalalu.tapi apa daya aku tidak bisa membuang bayangan-bayangan itu,seperti melihat bayangan itu di atas air, mengikuti ku kemanapun aku pergi.



"Ya memang kamu benar kita tidak bisa lupa dengan yang namanya masalalu.tapi kita tidak bisa terus diam,Vin ! Kamu selalu mengajarkanku untuk melepaskan masalalu itu,kamu mengajarkan ku untuk bangkit dari masalalu, dan kamu juga mengajarkan aku untuk bangkit dari yang namanya keterpurukan,kamu mengajarkanku kehidupan baru,untuk masa depan ,sekarang kamu juga harus melakukan semua itu.lupakan masa lalu,bina lah masa depan bersamaku.karena aku akan selalu menjadi bagian dari dalam hidupmu,selamanya Vin"!.



Galvin tercengang saat mendengar ucapan Kinara,ucapan yang dulu ia katakan pada wanita nya ,dan kini Kinara yang membalikan perkataan itu.


__ADS_1


"Aku sangat mencintaimu ! terimakasih,kamu sudah berada di sisi ku , memberikan sepenuhnya hatimu untukku.jika saja aku tidak menemukan mu lima tahun yang lalu,aku tidak tahu hidupku selanjutnya akan seperti apa"!.Galvin pun memeluk Kinara dan mengecup keningnya,ia sangat beruntung dan bersyukur telah bertemu dengan kinara yang mempunyai hati begitu lembut,dan sikap nya yang membuat dia jatuh cinta.



Kinara pun membalas pelukan Galvin,tidak kalah hangat dan eratnya.ia menompangkan kepalanya di dalam dada Galvin,menjadi sandaran,dan menghirup aroma tubuhnya yang sekarang sudah menjadi candunya itu.



Setelah itu merekapun melepaskan pelukannya,Meraka pun saling menatap , memandang satu sama lain ,sampai Galvin tidak sabar ingin memangut bibir mungilnya Kinara.



Ia ingin \*\*\*\*\*\*\* bibir Kinara yang sudah menjadi candunya itu,menghisap,mengigit bahkan bertukar sliva bersama Meraka lakukan.sampai ciuman itu merambat ke leher jenjangnya kinara.ia menjalarkan lidahnya di leher jenjang milik Kinara,lalu ia memberikan tanda ,sehingga ruam kemerahan tampak berbekas di lehernya.



Tangannya pun tidak tinggal diam,ikut bermain di punggungnya Kinara,masuk kedalam satu shirtnya,mengelus punggung nya dan membuat bola abstrak di tubuh kekasihnya itu.



Akhirnya Kinara pun tidak kuat menahan \*\*\*\*\*\*\* ,ia meringis dan mendesah hebat,ia mengeluarkan suara seksi dari dalam mulutnya .



Galvin pun semakin terbawa suasana,gairah dalam tubuhnya membakar hingga ke seluruh tubuh,ia ingin segera masuk kedalam jurang kenikmatan Meraka.bersama naik ke atas puncak kenikmatan .



Tubuh Kinara pun di angkat ke sebuah batu besar,dan duduk di atas nya, supaya Galvin bisa bermain di atas kedua bukit kembarnya milik kekasihnya itu, tshirt nya pun ikut naik tepat di atas bukit kembar nya Kinara. mulimat,memilin hingga menyesap secara bergantian.



Kaki kinara juga di taruh di atas pinggang nya Galvin, menyilang.seperti tanggan yang berada di lehernya supaya kekasihnya itu tidak jatuh di bawah derasnya air sungai.dan mempermudah dirinya menyentuh hingga dalam.



Entah kapan Galvin melucuti pakaiannya Kinara, sehingga terpampang jelas semua aset wanitanya,bentuk tubuh sempurna milik kekasihnya itu.



Galvin pun menjatuhkan tubuh Kinara, tertidur di atas bebatuan sungai.ia menciumi setiap jengkal tubuh wanitanya .tanpa atupun yang tertinggal ,hingga penyatuan merekapun terjadi.



Akhirnya Galvin masuk kedalam jurang kenikmatan,bersama saling mengisi satu sama lain,saling bersautan dan mengerang.bahkan merekapun sama-sama naik ke atas puncak.




Selepas dari penyatuan mereka, Galvin tidak langsung pergi meninggalkan tempat,yang menjadi saksi bisu percintaan mereka berdua,namun mereka masih tetap berada di sana.



Memandang turunnya air dari tebing teratas,menghempas air turun ke bawah,hingga gemercik air membasahi tubuh mereka berdua.



"Apa kamu suka berada di sini "?tanya Galvin sambil duduk dan memeluk Kinara.



"Aku sangat menyukai tempat ini, pemandangannya,air terjunnya,hawa dinginnya membuat hatiku jauh lebih baik, sangat tenang dan nyaman".Kinara menjawab dengan sangat jujur,ia benar-benar sangat menyukai tempat ini.bahkan sudah menjadi tempat favoritnya.



"Aku senang melihat mu bahagia,di tambah lagi dengan hmmm"!.Galvin memang sengaja mengantungkan kalimaya.ia ingin tahu reaksi apa yang akan Kinara buat.



Dugaannya tepat wajah Kinara langsung berubah menjadi merah menahan malu, padahal mereka melakukan itu tidak hanya sekali tapi sudah berkali-kali.



"Diam Galvin"!.Kinara kesal dengan ucapan Galvin.



"Mengapa kamu menyuruhku untuk diam"!.



"Karena perkataanmu itu yang tidak tahu malu"!.kesal kinara .



"Ucapan yang mana sayang"!. Galvin sengaja membuat Kinara kesal dan menggodanya.

__ADS_1



"Ucapanmu yang di tambah lagi dengan . . .! ".Kinara berhenti dan menatap Galvin,ia menggodanya Lewa senyuman.dan Kinara pun tersadar jika kekasihnya itu sedang menggodanya,.sialan sekali kekasihnya itu.



Kinara pun berdiri dan berlari sambil membekap mulutnya,ia bertambah malu dengan kebodohannya .



Sedangkan Galvin hanya bisa tersenyum saat melihat Kinara berlari,wanitanya itu benar-benar mengemaskan di matanya ,polos tetapi ia juga pintar.



Dan Galvin pun mengejar Kinara yang belum begitu jauh di depannya,dengan langkah yang cepat iapun sudah berada di samping Kinara,menarik pinggang kekasihnya itu agar merapat pada tubuhnya.



"Eeehh Vin , ! Sejak kapan kamu berada di samping ku"?.tanya Kinara yang heran,padahal ia sudah berlari dengan cukup jauh.



"Sejak kamu berjalan lima belas langkah dari hadapanku,".jawab Galvin dengan santainya.



"Kamu menghitung langkah ku"?.



"Sudah menjadi kewajiban ku untuk menghitung setiap jengkal langkahmu, supaya aku selalu berada di sampingmu,kemanapun kamu pergi"!.



Kinara pun tercengang saat mendengar gombalan yang di ucapkan Galvin,tak pernah ia sangka Galvin yang sekarang sangat pintar menggombal dan menggodanya sampai pipinya merona.



Itu tidak sekali ia bahkan bisa berkali-kali menggomballinya dalam satu hari,Bahakan di depan orang sekalipun ia sanggup menggomballinya dan senang membuat pipi ku jadi merah merona.



Kinara pun sangat yakin, setelah mereka sampai di rumah, Galvin pasti menggomballinya di hadapan bibi Reni,karena sekarang menggomballi Kinara adalah hobi terbaru Galvin.


*


*


*


Kediaman pelita.



Di sisi lain Noah merengek ,meminta untuk bertemu dengan Kinara sang ibu ,tetapi Arga tidak mengijinkan Noah untuk bertemu dengan ibunya untuk sementara waktu.



Sebenarnya bukan Arga tidak mengijinkan,tapi karena beberapa hari ini salah satu perusahaannya,tidak mendapatkan informasi apapun tentang kinara,sangat nihil informasi.



"Ayah janji secepatnya akan akan membawamu untuk bertemu dengan ibumu,tapi sekarang Noah harus bersabar yah!".Arga membujuk Noah agr putranya tidak marah dan ia berjanji padanya untuk mengantarkannya pada ibunya.



"Ayah berjanji dan tidak akan membohongiku"?.Noah ingin memastikan ayahnya tidak membohonginya seperti tempo hari,yang membuatnya kecewa sampai sekarang.



"Pasti sayang ! Ayah tidak mau membuat dirimu kecewa lagi pada ayah"!.Arga mengacungkan jari kelingking nya .dan berjanji pada Noah.



Bocah kecil yang polos tidak tahu apapun, mempercayai nya ,ia tidak tahu jika dirinya hanya di di manfaatkan oleh ayah kandungnya sendiri untuk kepentingan pribadinya.



Sedangkan bagi Noah ,Arga adalah pria yang penuh dengan kasih sayang,sayang dan cintanya pada Noah,tapi sayangnya Arga bukanlah pria yang seperti itu.



"Terimakasih ayah,kamu memang ayah yang terbaik,yang aku punya"!.noah pun menyanjung dan membanggakannya,serta memujinya,.sebagai ayah yang terbaik yang ia punya.



Di dalam hatinya Arga,ia sangat puas telah mendapatkan kepercayaan dari sang putra,sebab dengan begitu ,rencana untuk mendapatkan Kinara berpeluang besar baginya dengan menggunakan noah sebagai senjatanya saat ini.

__ADS_1



Mungkin tidak sekarang Arga bertindak,ia harus mencari celah yang tepat terlebih dahulu untuk membuat Noah dan Kinara membenci Galvin,dan dia akan datang menjadi pria penolong untuk Kinara,dan itu semua sudah di susun dengan rapi di dalam otak liciknya Arga


__ADS_2