Al Kaf Sang CIO

Al Kaf Sang CIO
memantau


__ADS_3

al zen bocah nakal serta cerdas di kenal banyak orang, namun sisi lemah nya seperti saat ini hanya dia tunjukan pada beberapa orang seperti pak susno yang tau di saat ada masalah apapun anak ini akan lemah dan menangis di dalam mobil.


di gedung pencakar langit, lelaki tegap nan gagah mengeluarkan air mata yang jatuh pada beberapa berkas yang tadi sedang dia periksa.


lelaki itu menggebrak meja kuat, lalu merentangkan tubuh nya di kursi kebesar nya.


seperti biasa lelaki itu selalu mengawasi anak nya, bahkan saat bekerja seperti sekarang.


anak buah nya mengawasi anak nya serta menyimpan beberapa cctv di ruangan ruangan yang sering muncul sosok anak nya, seperti di dalam mobil anak nya itu terdapat cctv yang terhubung langsung ke laptop milik nya.


ini pertama kali nya dia melihat anak nya terisak, beberapa kali al kaf melihat anak nya menangis namun tak pernah sampai separah ini.


dada al kaf terasa sesak, apa yang terjadi dengan anak nya, ingin sekali dia melindungi serta membahagiakan anak nya tapi dia mempunyai ketakutan kalau anak nya tak akan bahagia bila harus hidup bersama nya.

__ADS_1


satu yang al kaf tidak ketahui tentang anak nya, dia menyangka ibu al zen menyayangi serta memperlakukan nya dengan baik.


al kaf tau keluarga mantan kekasih nya tak akan menyukai al zen, tapi al kaf tidak tau kalau ibu kandung nya al zen sekalipun memperlakukan dengan buruk pada anak nya.


pintu di ketuk zo masuk ke dalam ruangan bos besar nya setelah di persilahkan.


zo sedikit memicingkan mata nya, terlihat al kaf yang sedikit menunduk dan mengusap mata nya dengan ujung tangan nya, serta terlihat ada beberapa berkas yang terkena air seperti tetesan air mata.


zo tau itu pasti tentang al zen, sebab yang membuat bos besar itu lemah, pendiam serta menangis hanya sosok anak nya yang selalu dia rindukan namun tidak berusaha di genggam dan dia temui.


kenapa zo, " tanya al kaf dengan suara serak ".


tuan sore ini kita akan ke kota tuan muda, malam hari nya ada undangan dari RH corp, " ucap zo menyampaikan ".

__ADS_1


bukanya cukup di hadiri alexsa sebagai direktur cabang perusahaan, " heran al kaf sambil kembali mengusap wajah nya ".


tuan, RH corp perusahaan yang cukup besar dan berada di jajaran kelas A, tak pantas jika kita hanya mewakilkan pada dirut cabang perusahaa , " ucap zo menjelaskan ".


selama kita bisa menghancurkan perusahaan besar itu, jangan kau sebut kelas A, " kesal al kaf lalu berjalan masuk ke dalam kamar mandi ".


bagi orang lain kata kata alkaf bisa di bilang arogan, namun zo tau persis alasan ucapan al kaf itu karena posisi tuan besar nya di masa lalu yang selalu di rendahkan dan di masukan ke dalam golongan bawah.


zo tersenyum kecut dan duduk lalu merentangkan tubuh nya di sopa.


andai orang lain tau mungkin wibawa al kaf akan hilang oleh asisten nya itu.


baru zo ingin memejamkan mata nya, bunyi handphone membuat nya kembali membuka mata nya.

__ADS_1


ada apa ? " tanya zo pada seseorang di sebrang telpon ".


pa susno ternyata orang suruhan zo itu sebab nya sekarang zo mendapat laporan kalau tuan muda sedang berada di taman, dan tadi menangis di mobil setelah mendatangi rumah teman nya yang juga ternyata kediaman cio RH corp.


__ADS_2