
kini al sudah duduk di salah satu kursi dan menyilangkan kaki nya mengahadap arman yang duduk di hadapan al dengan wajah pucat nya, arman takut jika berbuat kesalahan yang menyinggung cio dari Z corp tersebut.
kemarahan al sebenar nya sudah berkurang saat tadi melihat di samping arman sosok wanita yang dia kenal baik.
apa tantri istrimu ? " tanya al santai namun malah terdengar mengerikan oleh arman ".
be betul tuan, " jawab arman gugup ".
RH merupakan perusahaan besar namun arman sadar kalau tak ada apa apa nya di banding Z corp.
panggil dia ke sini, " perintah al sambil menyalakan sebatang rokok yang sedari tadi dia pegang lalu menghisap nya ".
arman bergegas membuka pintu di sana hanya ada hans sang asisten serta sang istri yang mengkhawatirkan nya serta zo yang berdiri nampak acuh.
masuk lah, " ucap arman sambil menarik tangan istri nya lalu duduk di sopa berhadapan dengan lelaki penguasa tersebut ".
awal nya tantri menunduk takut, namun dia memberanikan diri mengangkat wajah nya dan memandang sosok lelaki tersebut lekat lekat.
__ADS_1
nampak sedikit tersungging senyum dari laki laki itu hingga membuat tantri memicingkan mata nya heran.
kapan aku akan jadi pasien kamu ? " tanya al yang membuat tantri sadar siapa laki laki di hadapan nya dan langsung berdiri berhambur ke dalam pelukan lelaki tersebut dengan isak tangis kebahagiaan ".
arman menjadi gemetar antara marah dan juga takut, kini arman hanya menunduk tak kuasa untuk melihat istri nya dalam pelukan orang lain.
kamu kemana saja, " isak tantri masih memeluk erat al ".
al tertawa kecil, tanpa di sadari air mata nya lolos begitu saja dan mengelus kepala serta pundak teman lama nya itu.
al menyadari kalau ada suami tantri di hadapan nya sekarang, dia tak ingin membuat arman tambah tersiksa dengan kesalah pahaman.
tantri mengusap usap wajah nya dengan masih terisak lalu memukul kepala al membuat laki laki itu tertawa dan memaksa tantri untuk menyudahi pukulan nya.
arman di sini paling tersakiti, dia tak tahan dan berdiri lalu berjalan hendak ke luar ruangan namun tangan nya di tahan oleh sang istri dan kini istri nya itu ikut berdiri dan memeluk suami nya.
arman diam dengan kebingungan nya, kenapa istri nya sekarang memeluk nya padahal jelas tadi istri nya berani memeluk pria lain di hadapan nya.
__ADS_1
tuan arman duduk lah aku ingin berbicara serius, " ucap al karena malas melihat drama suami istri itu ".
arman pun duduk kembali bersama sang istri.
kamu ga usah jelasin dia tau kamu aku sering menceritakan tentangmu, " potong tantri sebelum al berbicara ".
dia al kaf ayah dari alzen, " lanjut tantri yang langsung di angguki oleh arman ".
arman teringat kisah al dari istri nya.
lalu bagaiman tuan al bisa menjadi cio sekaligus pemilik Z corp ? maaf bukan nya begitu soalnya " tanya arman masih ragu ".
panggil aku al saja, aku tau maksud kamu, dulu aku memang lelaki sederhana dengan pekerjaan se adanya.
al pun menceritakan awal mulai dia mendirikan perusahaan hingga sampai sekarang menjadi besar dari kerja keras serta kerja cerdas serta tekad yang kuat karena tak ingin di rendahkan kembali oleh orang lain.
arman dan tantri merasa bangga dan sedih mendengar cerita perjalanan panjang al, bangga karena benar benar bisa bangkit bahkan bisa menjadi sukses namun juga sedih karena dengan kejadian masa lalu kini al menjadi pria yang tak mau berdekatan dengan wanita manapun setelah sebelum nya hanya umi aisyah nya kini al hanya bisa terbuka pada tantri teman lama nya.
__ADS_1
bahkan al menceritakan kalau diri nya enggan untuk memikirkan berumah tangga.