Al Kaf Sang CIO

Al Kaf Sang CIO
kepergian hilman


__ADS_3

jam makan siang di ruang cio.


kenapa hanya di mainkan makanan nya ? " tanya al kaf heran pada lita ".


kini kedua nya tengah makan bersama di ruang cio.


sementara zo sedang berada di luar perusahaan.


lita menatap kesal pada al kaf yang tak pernah peka pada diri nya.


apa kakak benar benar tidak menyukaiku ? " tanya lita ketus ".


al kaf tertawa kecil dan berkata, mana mungkin seorang kaka tidak menyukai adik nya.


lita yang kesal menyimpan makanan nya di meja dan pergi keluar ruangan.


al kaf memang sama sekali tidak bisa membuka hati pada wanita lain meskipun al kaf sendiri tak ingin mengejar kebahagian nya.


al kaf tersadar dari lamunan saat pintu kembali terbuka dan kini al zen dan hilman yang masuk ke dalam ruangan al kaf.


al zen berlari ke arah al kaf dan langsung meloncat memeluk papah nya.


al kaf tertawa sambil mengelus kepala anak nya.

__ADS_1


bagaimana sekolahmu ?


baik, sekolahku masih utuh dan kokoh, " jawab al zen sambil tertawa puas ".


al kaf menggelengkan kepala nya heran dengan anak nya yang urakan itu.


lita masuk ke dalam ruangan karena dia masih lapar dan mengembil makanan nya kembali.


apa mau aku suapin ? " tanya hilman menggoda ".


lita yang memang mut nya sedang tidak baik saja berkata kasar pada hilman, ga usah aku ga sudi di suapin laki laki sepertimu, " ketus lita dan kembali memakan makanan nya ".


raut wajah hilman langsung berubah, dia nampak suram, hati nya benar benar sakit, perkataan lita menegaskan kalau diri nya harus mundur sebelum berjuang.


lita, " tegur al kaf tak suka dengan perkataan lita yang keterlaluan ".


tante sedang datang bulan ya papah ? " tanya al zen memastikan ".


al kaf mengkerutkan alis nya dengan pertanyaan bocah nakal itu, kenapa bertanya seperti itu ?


kata ibu kalau ibu marah marah sama aku itu arti nya ibu sedang datang bulan.


hilman nampak gugup, dia takut keponakan nya akan menceritakan pertemuan dengan ibu nya.

__ADS_1


al kaf pun nampak terdiam, ini kali pertama nya al zen mengatakan tentang ibu nya setelah sekian lama.


benar ga papah ? " tanya al zen lagi membuat al kaf tersadar dari lamunan ".


mungkin, " jawab al kaf singkat ".


malam hari nya hilman kembali memasak karena hari ini umi aisyah al zen serta al kaf pergi ke acara perusahaan.


meskipun hati nya sakit, namun hilman tetap menawarkan makan malam untuk lita.


hilman mengetuk pintu kamar lita, setelah terbuka hilman mengajak lita makan bersama.


lita pun mengikuti hilman menuju ruang makan, sebenarnya lita merasa bersalah pada hilman namun dia terlalu gengsi meminta maaf.


terlebih selama ini memang kedua nya sering berdebat dan tak jarang sampai harus di pisahkan oleh al zen atau umi aisyah, sebab al kaf yang memang jarang berkumpul di ruang keluarga hingga jarang mengetahui pertikaian kedua nya.


aku minta maaf atas candaan tadi, " jawab hilman sambil mengambil beberapa lauk pauk ".


lita hanya menggigit bibir bawah nya, dia nampak lebih merasa bersalah dengan hilman namun ego nya begitu tinggi untuk meminta maaf.


pagi hari nya al zen di antar oleh al kaf dan lita, sementara umi aisyah dan hilman nampak tak bertemu dengan lita, umi aisyah memang lita tau pulang pagi pagi buta menuju desa nya.


hilman kemana ka ? " tanya lita akhir nya ".

__ADS_1


dia ikut pulang bersama umi, " jawab al kaf acuh sambil memainkan hanphone nya ".


apa dia benar benar sakit hati sama aku, " batin lita menyesali perbuatan nya ".


__ADS_2