
kenapa kamu menangis ? " tanya al kaf bingung dengan sikap kharisma ".
aku aku gapapah ko , " jawab kharisma gugup saat wajah kedua nya sangat berdekatan ".
al kaf mengusap pipi kharisma yang di banjiri air mata, katakan kenapa ?
aku cuma sedih, aku ga bisa lihat kakak lagi di kampus, " ucap kharisma jujur sebab selama ini dia sering memperhatikan al kaf dalam diam nya ".
apa kamu menyukaiku ? " tanya al kaf menatap lekat wajah kharisma ".
kharisma sama sekali tak menjawab namun kedua pipi nya kini memerah karena malu.
al kaf tersenyum, sebenar nya dia pun memang menyukai kharisma dalam pandangan pertamanya.
al kaf pun menarik tangan kharisma dan kini kharisma berada dalam pelukan al kaf.
mulai saat ini kamu pacarku dan kamu akan jadi miliku selama nya, " ucap al kaf lembut sambil mengelus punggung kharisma yang masih terisak ".
__ADS_1
waktu berlalu hingga kedua nya menjalin hubungan dengan bahagia, sampai al kaf mempunyai usaha kecil dia membuka satu warung makan dan selalu kharisma dan tantri membantu al kaf.
kharisma yang notabene orang kaya tak sungkan membantu usaha al kaf, setiap pulang kuliah atau saat libur kharisma akan berkunjung ke warung makan al kaf dan membantu kekasih nya berjualan.
kharisma bangga pada kekasihnya yang memilih membuka usaha, meskipun kecil kecilan, al kaf bukan sosok lelaki yang bisa di atur itu sebab dia tak mau bekerja di kantoran.
hubungan mereka nampak normal dan bahkan kharisma yang hidup nya tertutup akan terbuka pada al kaf, hingga setelah kharisma lulus hal tak terduka malah membuat al kaf murka saat jelas jelas wanita yang dia sayangi dia lindungi berada bersama laki laki lain di dalam hotel.
al kaf membuka mata nya, sedari tadi dia melamunkan masa masa saat kebersamaan bersama kharisma.
al kaf pun berdiri dan masuk ke dalam rumah nya untuk beristirahat.
hanya lita yang nampak masih tertidur pulas, hari ini dia berniat bermalas malasan di dalam rumah.
siang hari nya hilman sampai di kediaman kakak nya, dia sangat merindukan keponakan nya, ini kali pertama dia berkungjung kembali setalah keberadaan lita di rumah itu.
hilman yang tau kalau tak ada orang di sana masuk dengan santai lalu mulai masuk ke salah satu kamar yang di peruntukan untuk nya.
__ADS_1
umi nya mengabari kalau dia berada di luar rumah begitupun dengan kakak dan keponakan nya, namun umi lupa memberitahukan ada penghuni lain di rumah itu.
sore hari hilman terbangun dari tidur nya karena merasa lapar, dia pun berjalan menuju dapur dan mulai memasak.
sebagai pemilik beberapa restoran tentu hilman lihai di dapur, dia memasak cukup banyak untuk sepupu nya yang sangat dia rindukan.
lita yang merasa lapar setelah seharian menonton di dalam kamar pun keluar kamar dan berjalan menuju dapur, lita memicingkan mata nya dan mengendus enduskan hidung nya saat mencium aroma lezat makanan di dapur.
kamu pekerja baru di rumah ini ? " tanya lita setelah sampai di dalam dapur dan melihat hilman yang tengah sibuk memasak ".
hilman menoleh ke arah lita, dia terdiam sesaat mengagumi sosok wanita yang nampak berpakaian santai dengan rambut yang di ikat asal itu bahkan dengan pakaian santai rumahan membuat hilman benar benar tak bisa memalingkan mata nya.
ia nona , " jawab hilman tak sadar dengan perkataan nya ".
dengan tanpa memperhatikan tatapan hilman, lita duduk di salah satu kursi dan mulai mencicipi masakan yang sudah matang.
mata lita berbinar karena masakan sang koki menurut lita begitu pas di lidah nya lalu menoleh pada hilman dan mengangkat kedua jempot nya.
__ADS_1
hilman membalas nya dengan senyuman lalu mulai melanjutkan memasak untuk semua penghuni rumah ini, bahkan untuk para pekerja juga.