
manajer akhir nya berjalan ke arah ke empat orang itu.
maap tuan ini bil nya, " ucap manajer sedikit ketus menyerahkan bil yang tadi dia ambil dari kasir ".
kedua sopir itu menoleh pada kertas bill yang sudah di letakan di meja dan membulatkan mata saat melihat total tagihan makan mereka.
manajer makin curiga dengan ekspresi kedua lelaki paruh baya tersebut.
aku belum selesai memesan kenapa sudah mendapat tagihan pembayaran ? " tiba tiba suara gadis kecil memotong ucapan manajer yang akan kembali berbicara ".
dengan ekspresi berusaha terlihat ramah manajer menjelaskan, nona kecil jumlah tagihan nya sudah besar apa kalian sanggup membayar nya ?
temanku mempunyai banyak uang, jadi tante ga usah khawatir, " balas maudy agar manajer mempercayai nya ".
al zen pun menganggukan kepala seolah membenarkan ucapan maudy.
manajer mengerutkan kening nya tak percaya dengan ucapan gadis kecil itu dan berkata, baik lah kalian boleh kembali memesan menu makanan lain tapi tolong bill ini di bayar terlebih dahulu.
al zen mengerti kalau wanita dewasa di hadapan nya tak mempercayai nya.
__ADS_1
tiba tiba seorang pengunjung menghampiri kasir lalu mengambil mesin gesek dan berjalan ke arah meja ke empat orang tersebut.
sang manajer tercengang, bagaimana tidak saat ini di samping nya lelaki yang begitu tampan juga sangat di segani banyak kalangan berdiri dan menyimpan mesin eds gesek tersebut di atas meja depan al zen.
zonatan mahendra, sang asisten dari perusahaan besar Z corp.
silahkan di bayar tuan muda agar manajar itu percaya pada anda, " ucap zo ramah pada al zen ".
al zen tersenyum kecil, dan tau kalau laki laki di hadapan nya itu berniat membantu nya, dan itu teman papah nya.
deg
al zen mengeluarkan kartu nya dan memasukan ke dalam eds nya lalu menekan angka dua puluh juta lalu memasukan pin nya.
ting transaksi berhasil.
paman ini aku sudah bayar dan ini aku lebih kan karena pelayanan di sini sangat baik sekali, " ucap alzen sambil tersenyum yang di angguki oleh zo ".
al zen pun berdiri dan pergi meninggalkan restoran yang di ikuti maudy dan kedua sopir nya.
__ADS_1
manajer menunduk takut saat zo kini menatap diri nya dengan tatapan yang berbeda saat menatap anak kecil tadi.
sudah ayo kita harus kembali, " ucap seseorang sambil menepuk pundak zo dan melenggang pergi ".
meskipun lelaki itu memakai masker dan manajer tak dapat mengenal sosok laki laki tersebut, namun terlihat lelaki tersebut lebih berkuasa dari zo.
lelaki tersebut melenggang meninggalkan restoran, hari ini anda selamat tapi tidak dengan lain waktu kalau berani merendahkan tuan muda, " ancam zo sambil melenggang melewati manajer mengikuti lelaki misterius ".
di dalam perjalanan menuju perusahaan baru nya, lelaki misterius itu nampak muram entah apa yang dia fikirkan.
apa anda akan segera mempunyai menantu tuan ? " goda zo yang duduk di samping tuan nya ".
sang sopir dan pengawal yang berada di kursi depan nampak menahan tawa, memang hanya zo yang berani menggoda lelaki misterius tersebut.
lelaki tersebut hanya diam tak berkata apapun.
zo pun tak ingin menggoda nya lagi sebab jika tuan nya hanya diam itu tanda bahaya dan zo harus mengetahui batasan nya.
iring iringan beberapa mobil yang mengawal tuan besar itu pun sampai di kantor cabang z corp setelah tadi berada di restoran tempat al zen makan.
__ADS_1