
Arya membujuk aku, aku tidak mungkin bisa menolak dia tapi aku tidak mau melakukan itu dulu. Aku tidak bisa.
"Tidak Arya, aku tidak bisa melakukannya. Tolong bebaskan aku dari sini. Kalau kamu masih sayang padaku. Tapi kalau kamu tetap memaksa aku untuk melakukan itu, aku akan teriak sekencang - kencangnya biar orang lain dengar!"
Aku tetap berusaha untuk membela diriku sebelum semuanya terjadi.
"Tidak akan ada yang akan mendengar teriakan kamu di sini Laila. Aku akan sabar menunggu kamu di sini sampai kamu mau melayani aku."
Arya tetap ingin aku melayaninya di kamar hotel itu.
"Arya tolong buka pintunya!"
Arya tidak mengindahkan perkataan aku, dia malah merokok di atas kasur itu dengan tenang. Arya melihat jam tangan di pergelangan tangannya. Aku lihat di dinding sudah menunjukkan pukul 9.10 Wib.
Aku duduk di depan pintu sambil berpikir lain.
"Sampai kapan kamu akan mengurung aku di sini Arya! Aku tidak bisa memenuhi permintaan kamu, Arya. Tolong Arya, sadar! Aku akan berikan yang terbaik buat kamu setelah kita menikah!"
Arya diam saja, dia tetap saja merokok di depan aku. Oh Tuhan, kenapa Arya bisa berubah seperti itu. Arya seperti kerasukan sesuatu. Aku lalu menelepon teman aku.
"Halo Adera, tolong aku. Aku di sekap sama Arya di hotel."
Arya melihat ke arahku. "Ngapain Arya mengajak kamu ke hotel..? Bukankah kamu dan Arya sudah bertunangan?"
Adera tidak tau apa yang terjadi padaku. "Adera cepat tolong aku, Arya mau memperkosa aku sekarang. Adera tolong..!"
"Akan aku usahakan Laila, kamu tenang di situ. Di hotel mana kamu sekarang!?"
"Di hotel Cemara Jalan Blok M, tolong kamu cepat ke sini, sebelum Arya menghabisi aku!"
"Oke! kamu tunggu di situ!" jawab Adera padaku. Telepon itu lalu di klik. Aku melihat ke arah Arya yang berdiri berjalan mendekat padaku.
"Mau apa kamu Arya!" ucapku tiba-tiba.
"Kamu diam saja tidak perlu melakukan apa pun. Kamu tunggu aba-aba dariku oke!"
__ADS_1
Arya mengajak aku berdiri dengan kedua tangannya. Aku turuti saja kemauannya. Arya mencium bibir ku dengan lembut, terasa nikmat di bibir. Kau baru tau kalau ciuman Arya begitu dahsyat.
Arya melepas ciumannya itu dan beralih ke kedua payudaraku. Aku menjadi terangsang dan tidak sadar atas apa yang aku lakukan bersama Arya.
"Jangan Arya, jangan teruskan, aku tidak kuat!" ucapku meringis ke enakan.
Aku tidak bisa menahan gairah nafsuku bersama Arya pagi itu. Payudaraku mengencang. Dinding ****** ku mengeras. Arya kembali ******* bibirku dan melepas kancing bajuku yang tipis.
Aku jadi sadar, kalau perbuatan Arya ini tidak boleh di teruskan. Arya harus menikahi aku dulu. Aku lalu menghindar dari Arya.
"Tidak Arya, tolong jangan lakukan lagi. Ini tidak baik buat aku atau kamu. Kita harus segera menikah."
"Tidak Laila, bukan itu jalan yang aku mau. Kamu harus menuruti keinginan aku dulu sekarang." lanjut Arya padaku.
Aku mencoba untuk membuka pintu dan pintu pun terbuka. Aku melihat Adera di luar pintu kamar. Aku langsung memeluk Adera dan mencoba untuk berlindung di samping Adera.
Di samping Adera ada satu resepsionis yang ikut bergabung.
"Adera, tolong aku! Arya ingin memperkosa aku! Aku tidak mengira Arya akan seperti itu!" ucapku ke Adera.
Adera menyuruh aku turun ke lantai bawah. Aku langsung berjalan mengambil tas aku yang tertunggak di depan pintu kamar hotel. Aku mencoba melangkah turun ke lantai bawah. Aku tidak tau lagi apa yang terjadi di atas.
Aku lihat Arya turun bersama Adera pun dengan petugas itu. Tidak ada perkelahian atau apa pun selain itu, lalu aku dengar suara Adera,
"Laila, aku akan mengurus Arya dulu. Kamu tunggu di sini."
Aku menunggu Adera beberapa menit sampai akhirnya dia datang dan mengantar aku pulang ke rumah. Aku telah kehilangan Arya dalam hidup aku. Andai Arya berbuat baik - baik padaku, mungkin ceritanya tidak akan seperti ini.
Di atas sepeda motor, aku bicara ke Adera.
"Adera, terima kasih telah menyelamatkan aku."
"Santai saja. Aku akan selalu ada buat teman - teman aku yang seperti kamu. Meski aku bukan malaikat." kata Adera padaku.
"Kamu adalah malaikat aku Adera." kataku menjawab tapi Adera malah diam tidak merespon. Dia tetap fokus menyetir sepeda motornya.
__ADS_1
Aku sampai di rumah dengan selamat. Adera langsung pergi setelah menolak permintaan aku untuk mampir ke rumah dulu. Aku telah kehilangan dua orang sekaligus.
Aku masuk ke dalam rumah saat pukul 10.20 Wib. Aku terselamatkan dari bahaya. Tapi bagaimana hubungan aku dengan Arya nanti. Yang jelas aku tidak mau melanjutkan hubungan aku dengan Arya lagi. Aku ingin putus dengan dia.
Arya adalah sosok laki-laki jahat yang tidak mungkin bisa aku terima kehidupannya dalam hidupku. Aku tidak ingin bersama orang yang telah ingin memperkosa aku meski menurut aku hal itu tidak begitu fatal.
Siang aku lewati sendiri di rumah. Aku kangen sama Alana, bagaimana kabar dia sekarang. Adera lalu menelepon aku.
Adera : Halo, Laila kamu baik - baik saja kan..?
Laila : Iya, aku baik - baik saja. Kenapa Adera..? Kamu cemas..?
Adera : Iya, aku mencemaskan kamu. Tadi Arya bilang kalau dia akan minta maaf ke kamu.
Laila : Tidak semudah itu Adera. Perbuatan Arya cukup jahat. Aku tidak bisa memaafkan dia untuk saat ini.
Adera : Terserah kamu Laila. Itu urusan kamu. Tapi menurut aku, kamu maafkan saja Arya. Dia punya niat baik, baiknya kamu terima niat baik dia. Siapa tau dia insyaf.
Laila : Aku akan pikir-pikir dulu.
Adera : Oke.
Telepon seluler di tutup. Aku menghembuskan napas lega. Tapi ruang di hatiku seperti kosong, tak ada laki-laki yang bisa aku harapkan selain Arya yang cukup buat aku kesal. Kau tau perbuatan Arya adalah jahat tapi aku bisa memaafkan dia.
Aku akan bilang ke Adera kalau aku akan memaafkan perbuatan Arya. Selebihnya aku pasrah ke Tuhan Yang Esa. Tuhan yang menciptakan aku untuk lahir ke dunia ini.
Aku akan pergi ke rumah Alana, sambil cerita peristiwa yang aku alami ini. Aku akan bilang ke dia kalau aku tidak mau berhubungan lagi dengan Arya. Dia adalah laki-laki jahat yang ada dalam hidup aku.
Aku tidak mungkin bertunangan dengan Arya. Aku tidak mau mengambil keputusan yang salah.
Slm.
Udah dulu ya ceritanya! Jangan lupa vote atau komen di bawah. Tekan tombol bintang sebanyak - banyak nya.
Author :
__ADS_1
Bagaimana alur ceritanya bagus tidak? Kasih komentar ya!