ALENA DAN ANDRA

ALENA DAN ANDRA
BAB 21


__ADS_3

Andra betemu dengan Alena di sebuah cafe,di situ wajah dan fikiran Andra terlihat kacau.


Alena melihat jelas hal itu.


Andra...ada apa??


Dengan berat hati Andra menceritakan semuanya pada Alena mengenai kelumpuhan Lula.


Di tambah lagi,Lula juga tidak ingin berpisah darinya


Ternyata kehadiranku hanya membuat semuanya menjadi runyam.


Hadirku telah membuat 2 orang menjadi tumbal kebahagiaanku.


Ini tidak boleh terjadi.


Alena sepertinya sudah membulatkan suatu keputusan.


Andra,lebih baik kita putus aja.


Kayaknya cuma ini jalan terbaik buat kita sekarang.


Aku gak mau lebih banyak lagi yang terluka.


Andra terdiam,mulutnya ingin menolak perpisahan itu namun fikirannya tersangkut ke Lula yang menderita di sana.


Setuju tidak setuju,Andra dan Alena putus.


Alena menangis sejadinya..


Ya tuhan,kenapa seperti ini skenario hidupku.


Apa tidak ada hal baik yang engkau siapkan untuk hambamu yang lemah ini.


Alena menangis sejadinya di kamarnya.


Begitu juga Andra yang meninju setir mobilnya dengan kuat lalu menundukkan kepalanya di setir itu.


Aaaaaaa.....sialllll..


Andra memukul mukul setir itu lagi sambil tertunduk di atasnya.

__ADS_1


Seakan luka di taburi garam,Lula menghubungi Alena.


Ia ingin bertemu Alena di rumahnya.


Tanpa tahu,Alena adalah wanita yang di cintai pacarnya..


Lula dan Andra kembali bersama,Andra merasa bertanggung jawab atas kelumpuhan Lula yang di deritanya sekarang.


Walau tidak ada cinta untuk Lula lagi,namun ia tetap bertahan di sisinya karena rasa prihatin dan tidak lebih.


Alena juga sudah berhenti menjadi guru les Gino.


Kini Alena menganggur lagi...


Alena pergi ke rumah Lula untuk memenuhi panggilannya.


Saat sudah di ruamah Lula,terlihat Andra ada di belakang Lula sambil mendorong kursi roda Lula.


Alena menatap sedih pada diri Lula yang tidak lagi bisa berjalan..


Sedang Andra menatap penuh sesal karena telah melepas Alena.


Udah...ayo masuk..


Maaf Lula,andai kamu tahu apa yang menimpa kamu adalah salah aku..


Aku yakin kamu gak bakalan biarin aku muncul di hadapan kamu kayak sekarang.


Alena sudah duduk di kursinya,..


Andra menggendong Lula di depan Alena agar bisa duduk di kursi.


Klepppp....


Mata Alena seperti di tusuk duri melihat pemandangan itu di depan matanya.


Mereka sudah duduk di kursi masing masing..


Alena kamu apa kabar?


Aku baik baik aja Lula..

__ADS_1


Sepi banget di sini gak ada kamu,orang yang gantiin kamu juga gak bisa telaten kayak kamu.


Berhubung sekarang aku udah cacat dan gak bisa kerja lagi..


Kamu balik kerja di sini aja ya ngerawat aku..


Alena nampak berpikir sejenak..


Em..mungkin ini bisa aku lakukan buat nebus salah salah aku sama dia.


Iya Lula,aku mau kok..


Malah persaan Andra yang hancur,bagaimana mungkin orang yang ia cintai merawat orang yang ia sakiti di saat bersamaan.


Dua gadis itu sama sama memiliki kisah dengannya.


Terlebih Alena yang sangat di cintainya..


Sejak hari itu,Alena menjadi orang yang merawat Lula.


Ia membatukan perasaannya pada Andra.


Ia Rela Andra berbahagia bersama Lula.


Biarlah ia yang menanggung segala sakit dan duka itu.


Saat itu,Alena sedang membawa Lula jalan jalan di depan rumah.


Mereka menunggu sepupu Lula yang akan datang dari US untuk menjenguk Lula.


Dari jauh sebuah mobil AUDI sport bewarna merah memasuki gerbang.


Itu dia Alena...


Richie datang...


Tidak lama mobil itu berhenti di depan Lula dan Alena.


Pria itu juga keluar dari mobil memunculkan batang hidungnya.


Pria dengan rambut hitam,postur tinggi dan wajah blasteran yang tamapan.

__ADS_1


Walau dengan kaos putih dan celana jean panjang hitam..penampilannya sudah amat sangat kece


__ADS_2