ALENA DAN ANDRA

ALENA DAN ANDRA
BAB 28


__ADS_3

Astagfirullah..


Ternyata kamu anak sahabat saya dulu..


Ayah Andra langsung memeluk erat Alena,ia menangis sejadinya..


Alena tentu bingung dengan apa sebenarnya yang terjadi.


Ya allah nak,maaf Om jahat sama kamu.


Padahal atas budi luhur ayah kamu makanya Om bisa sukses kayak sekarang.


Tapi Om malah jahat sama anak dari penolong hidup Om.


Tanpa jasa dan budi ayah kamu,Om gak mungkin bisa sukses kayak sekarang.


Maafin Om Alena.


Rupanya ayah Andra adalah sahabat baik ayah Alena.


Ia juga kaget mendengar berita ayah Alena yang sudah tidak ada.


Alena,Andra dan juga orang tua Andra memutuskan menziarahi makan ayah Alena.


Di sana ayah Andra menabur bunga di makam ayah Alena.


Ia menyesal tidak tahu lebih awal jika Alena adalah anak dari sahabat baiknya itu.


Kini Alena amat bersyukur,Allah sudah menunjukkan kuasanya.


Segala kebaikan telah datang untuk Alena.


Segala perbuatan baik juga berbuah baik pada akhirnya.


Orang tua Andra langsung menerima Alena sebagai calon istri Andra..

__ADS_1


Andra lega sekali dengan keputusan orang tuanya.


Andra sedang bermanja manja dengan Alena.


Alena masih berada di rumah Andra.


Orang tuanya sudah kembali ke kantor dan Gino juga pergi les.


Andra berbaring di paha Alena yang tergeletak di sofa.


Alena membelai rambut Andra dengan jari jarinya..


Alena...aku udah gak sabar deh pengen nikah.


Ihhh..kebelet amat!!


Ya iya lah..biar kita cepat punya anak nanti.


Emm,kamu mau anak berapa memangnya??


hahahaha..


Prakteknya yang di banyakin...


Alena langsung memencet hidung Andra kuat kuat.


Dasar...mesum..


Itu aja yang ada di otak kamu ya!!


Awwww..aku gak bisa nafas ni.


Akhirnya Alena mau melepas hidung Andra yang tadi di pencetnya.


Kamu,jagan gencar amat.

__ADS_1


Sabar sabar dulu Andra..


Ah..toh kamu juga bakalan jadi istri aku nanti.


Di saat Alena dan Andra sedang merancang masa depan yang cerah..


Di sudut lain,Lula memutuskan mengakhiri hidupnya sendiri dengan bunuh diri.


Ia melukai nadi di pergelangan tangannya dan menguci pintu kamarnya.


Esok harinya semua orang sudah di kejutkan dengan kematian Lula.


Andra dan Alena turut melayat.


Mereka mengantarkan Lula ke peristirahatan terakhirnya walau pergi dengan cara yang tragis.


Tidak ada yang bisa di sesali lagi kareana kepergian Lula juga tidak dapat di cegah dan waktu tidak dapat berputar kembali.


Alena dan Andra melangsungkan pernikahan setelah meninggalnya lula 2 bulan kemudian.


Pernikahan itu berlangsung sakral dan hikmat di hadiri oleh sanak keluarga.


Andra mempersunting Alena secara sah di hadapan para saksi dan tamu undangan.


Dengan balutan baju pengantin serba putih dan adat jawa yang kental..


Alena dan Andra terlihat gagah dan cantik di hari bahagianya.


Orang tua Andra dan Alena juga ikut terharu akan acara sakral yang mengikat putra putri mereka yang menjadi sepasang suami istri.


Setelah lika liku panjang perjalanan asmara itu,akhirnya semua berbuah manis dan mendapat akhir yang bahagia.


Yang di namakan jodoh,walau terpisah jarak,kota dan waktu jika memang itu adalah takdir yang di tetapkan yang maha kuasa maka semua akan kembali dan saling menemukan satu sama lain.


Seperti halnya pengantin bahagia kita hari ini.

__ADS_1


Alena dan Andra.....


__ADS_2