
Pria itu mulai berjalan ke arah Lula dan Alena.
Lula terlihat kegirangan melihatnya...
Richieeeeeee....
Pria itu tersenyum saat Lula menyebut namanya.
Tidak butuh waktu lama,ia langsung menghampiri Lula di kursi roda dan memeluknya...
Em....Kamu yang kuat ya Lula..
Aku turut prihatin...
Saat memeluk Lula sempat sempatnya Richie memandangi Alena yang jelas di blkang kursi roda Lula.
Alena malu malu dan bingung harus menghadap kemana.
Iya..aku udah bisa terima kenyataan kok..
Richie dan Lula sudah melepas pelukan..
Sekarang Richie sudah berdiri tegak..
Oh iya..Kenalin,ini Alena...
Dia yang bakal jagain dan rawat aku..
Langsung saja Alena dan Richi saling berjabat tangan untuk berkenalan.
Sepertinya ada rasa tertarik untuk Richie pada gadis ini.
Ia terus saja memerhatikan Alena.
Alena,Richi dan Lula beranjak masuk ke dalam.
Alena juga merasa risih karena Richie terus saja meliriknya..
Membuatnya jadi tidak nyaman.
Alena sedang di dapur untuk membuat minuman,Richie dan Lula sedang berbicara di ruang depan.
Setelah itu ia mulai mengantarkan minuman itu ke depan..
Saat ia meletakkan masing masing gelas ke atas meja....
Alena..kamu udah punya pacar belum.
Wolesss sekali,Richie langsung bertanya begitu.
__ADS_1
Terlebih di hadapan Lula.
Eh..belum ada..
Entah kenapa pria itu.
Kenapa malah tanya soal pacar segala sih...
Lula tertawa tawa...
Hati hati Alena,dia ini buaya darat.
Playboy banget tau..
Ih kamu!!!Jelek jelekin aja...
Alena,,kamu pulang awal aja hari ini.
Richie juga ada,kasia...
Kamu pasti capek dan suntuk jaga aku terus..
Gak kok Lula...aku gak apa apa...
Udah..pulang gih sana..
Ntar aku marah Loh...
Tapi saat di depan pintu rumah Lula,Richie menghadangnya..
Hei..hei..tunggu..
Alena menatap bingung pada pria itu..
Tenang,aku gak nerkam atau culik kamu kok..
Minta pin Bb dong??
Gak punya BB...
Hemm...No Hp aja..
Kalau gak di kasi,pasti dia bakalan ganggu aku terus nih..
Huhhh...resek banget ni orang...
Mau tidak mau,Alena memberikan Nomor hp nya pada Richie....
Alena sudah ada di dekat rumahnya.
__ADS_1
Rupanya Ada Andra...
Ia bersandar di mobil di depan rumah Alena..
Andra melihat kedatangan Alena..
Alena juga menatap Andra...
Wajah mereka terlihat menyedihkan satu sama lain.
Di detik yang lain.
Baik Andra dan Alena sudah ada di dalam Mobil...
Kamu baru pulang??
Iya...
Andra lalu menatap Alena,ia sadar...
Alena pasti marah dan benci padanya atas pilihan yang di buatnya.
Alena...
Tangan Andra mencoba meraih ingin membelas rambut Alena namun Alena menghindar dan menjauhkan badannya.
Ia bahkan tidak mau menatap Andra.
Andra kecewa dan sedih akan hal itu..
Ia menarik tangannya kembali...
Mereka lalu terdiam tanpa bicara.
Mungkin hanya bicara dalam hati...
*Kamu jahat Andra..kamu jahat..
Kenapa datang lagi dan buat perasaan aku goyah.
Kalau kamu kaya gini,apa mungkin buat aku lupain kamu....
Alena..kamu pasti marah dan kecewa ya.
Maafin aku Alena,andai aja bisa dan aku gak di hantui rasa bersalah.
Aku pasti udah bawa kamu kabur dan membangun hidup baru sama kamu*.
Baik Alena maupun Andra,keduanya membatin dengan perasaan masing masing.
__ADS_1
Semuanya saling terluka tanpa ada cara untuk menyembuhkannya.