
"Rey..Zack..papa ada kabar gembira buat kalian berdua" kata Tuan Erlangga di suatu hari berikut nya
"ada apa, pa..?" tanya Zacklee penasaran
Rey juga nampak terlihat penasaran
"baru saja papa mendapat telepon dari om Bratajaya kalau sahabat kecil kalian Arga dan Pinkan akan segera kembali ke tanah air" Tuan Erlangga menyampaikan kabar gembira nya
"Arga pa? Beneran nih?" Zacklee terlihat antusias
Rey dan Zacklee tentu saja ingat, Arga dan Pinkan adalah anak om Bratajaya sahabat papa mereka jadi nya secara langsung mereka juga berteman baik dengan Arga dan Pinkan sejak kecil
beberapa tahun yang lalu saat mereka duduk di sekolah menegah, keluarga Bratajaya pindah ke luar negara.
dan sekarang setelah tumbuh dewasa anak-anak om Bratajaya malah memutuskan untuk kembali lagi ke tanah air.
"kapan itu pa?" Zacklee tentu saja senang, ia terlihat tak sabaran..
dulu ia sangat dekat dengan Arga walau pun tertaut usia berapa tahun. Arga lebih tua 3 tahun dari Zacklee..., namun mereka sangat akrab dan sangat nyambung, kalau bahasa keren nya Zacklee dan Arga sangat lah se-frekuensi
"kapan tu si rese bakal sampai kemari..?" tanya Rey tanpa beban. karena ia dan Pinkan juga adalah teman baik hanya saja sejak kecil sering berantem dan sering tak akur juga. walaupun begitu mereka tetap sohiban terus.
papa hanya geleng-geleng kepala mendengar Rey tetap memanggil Pinkan dengan panggilan 'si rese' seperti dulu.
"rencana nya lusa..." jawab tuan Erlangga..
🧡🧡🧡🧡🧡🧡
Hari kepulangan putera-puteri Tuan Bratajaya pun tiba. Mereka rencana nya akan menempati perumahan mewah yang berada tak jauh dari kawasan kediaman Tuan Erlangga.
Tuan Bratajaya sengaja melakukan nya, ia mempercayakan pengawasan putera-puteri nya pada Tuan Erlangga selama di luar jangkauan nya seperti saat ini.
karena walau pun Arga dan Pingkan sudah dewasa dan mandiri yang sudah pasti bisa jaga diri masing-masing namun Tuan Bratajaya lebih nyaman jika putera-puteri nya dekat dengan jangkauan Tuan Erlangga sahabat nya.
"Arga..." sapa Zacklee senang
"halo Zack..." balas Arga tak kalah senang nya
Zacklee dan Arga pun langsung berpelukan
"hai bang Arga.." sapa Rey ramah
"halo..Rey kau sudah dewasa sekarang" balas Arga dan langsung memeluk Rey juga, ia takjub Rey jadi tinggi dan tegap begini.
__ADS_1
"hai..Pingkan.." sapa Zacklee
"bang Zack..." sahut pingkan dan langsung masuk ke dalam pelukan Zacklee
"kau sangat cantik" Zacklee mengacak pelan rambut panjang Pingkan
"thanks..bang Zack" senyum Pingkan
"bang Zack juga tampan, psst..mau kencan..?" Pingkan balas memuji Zacklee, seraya meng-embeli nya dengan bercanda..
Zacklee langsung tekekeh dan menjitak pelan pucuk kepala Pingkan.
Pingkan hanya nyengir seraya mengusap kepala nya sendiri..
sekarang Rey ada di hadapan pingkan, dan Rey langsung mencibir nya...
"halo jelek miss rese'.." sapa Rey jahil
"halo juga yang lebih jelek..tuan tak berperasaan.." balas Pingkan tak kalah heboh
dan mereka pun tertawa lalu bepelukan juga
"aku kangen sekali pada mu..rese.." kata Rey
Rey tergelak, dan saat pelukan mereka terlepas, Ray langsung menoyor kening Pingkan
"huuu masih untung aku bilang kangen, gak jadi deh kangen nya ku tarik lagi..." Rey merajuk
"yeee mana bisa begitu.." balas Pingkan gak mau kalah sama Rey
Pingkan langsung meninju pelan bahu Rey
"kau ini baru datang sudah mengajak perang.." protes Rey
"kau yang duluan" balas Pingkan seraya mencibir Rey dengan ekspresi di jelek-jelek kan.
"kau yang ngatain aku miss Rese duluan kan?" lanjut Pingkan lagi
"dasar, kau kan memang rese" sungut Rey
"biarin wek..." balas Pinkan
Zacklee dan Arga cuma geleng-geleng kepala melihat kelakuan mereka yang sama sekali tak berubah dari sejak masa kecil dahulu,suka berantem,suka berdebat yang tak pernah ada habis nya. ya, itu lah Rey dan Pingkan.
"oh iya Arga, Pingkan..kenalin ini Kanaya..dia anak sahabat papa, Kanaya ini seusia Rey" kata Zacklee memperkenalkan secara langsung..
__ADS_1
"Kanaya.." kata Kanaya seraya berjabat tangan dengan Arga dan Pinkan. Sejak tadi ia berdiri di antara orang-orang ini dan melihat interaksi nya.
"hai panggil aku bang Arga.." senyum Arga tulus
"hai aku Pinkan.." respon Pinkan ramah
"Kanaya ini selain anak sahabat papa, dia juga sekaligus calon istri Nya Rey.." Zacklee memperkenal kan dengan jujur dan apa ada nya.
"wow..Rey, kau mau melangkahi dua abang mu ini?" goda Arga yang merasa takjub.
baru saja tadi Arga merasa takjub karena Rey sudah tumbuh jadi pemuda dewasa yang gagah, sekarang malah di tambah sudah punya calon istri lagi...ckckck amazing sekali.
Rey sebetul nya tak suka dengan status nya ini tapi mau bagaimana pun juga ini lah kenyataan nya. Jadi nya Rey tak bisa protes saat Zacklee memperkenal kan Kanaya dengan status demikian.
"memang nya kamu mau sama Rey? Dia itu gak berperasaan..." Pinkan menyenggol Kanaya
Kanaya tak tau mau jawab apa, ia hanya meringis saja menatap Pinkan
"bilang sama gue kalo Rey jahat-jahat sama kamu, oke" kata Pinkan seraya mengedipkan mata nya.
Kanaya melihat karakter Pinkan ini sangat supel dan juga modis, wajar lah dia dari luar negara ya kan..
PINGKAN BRATAJAYA : cewek cakep, putih,modis,gaul,tajir melintir, teman kecil nya Rey dan Zacklee. Adik cewek satu-satu nya yang Arga miliki
ARGA BRATAJAYA : Cowok dewasa super mapan ,ganteng,pengusaha muda tajir,kece, Arga kembali ke tanah air karena ingin berbisnis di negara ini, ia merasa lebih nyaman di negara masa kecil nya ketimbang di negara baru nya.
"malam ini, mama mau adakan makan malam untuk menyambut Arga dan Pingkan" kata nyonya Erlangga yang muncul dari arah dapur bersama salah satu mbak yang membawa minuman dingin untuk mereka.
"wah asik tuh" Pingkan sangat bersemangat.
"tante akan bikin menu makanan kesukaan Pingkan dan Arga.." kata nyonya Erlangga lagi
"aduh tante.., Arga juga kangen banget masakan tante" Arga telihat sumringah
"iya malam ini akan tante buat makan malam nya se-istimewa mungkin.." ujar nyonya Erlangga.
"Zack..ajak juga Aroon makan bersama" saran sang mama, mengingat kediaman Aroon juga berada di perumahan mewah tak jauh dari kawasan kediaman Erlangga. Lebih tepat nya Aroon satu komplek dengan Perumahan Arga dan Pingkan nanti nya.
Aroon itu juga anak dari orang keluarga berada, orangtua nya adalah pengusaha sorum mobil yang besar di beberapa cabang kota. maka nya sejak kecil Aroon menggilai mesin secara mendarah daging.
"oke ma.." jawab Zacklee meng-iya kan
__ADS_1