
Hari berikut nya saat jam kosong Kanaya di ajak teman-teman sekelas nya untuk melihat permainan basket di lapangan eskul sekolah. awal nya Kanaya enggan tapi teman-teman nya terus memaksa
ternyata ketika sampai di lapangan basket, Rey dan teman-teman nya yang sedang bermain, mereka sedang melakukan pertandingan latihan dengan anak kelas sebelah. Karena kata nya beberapa hari lagi akan ada pertandingan persahabatan dengan collage dari luar kota.
Kanaya dapat melihat di ujung sana cewek yang waktu itu bersama Rey, sekarang juga ternyata sedang menonton Rey dan melambai-lambai ramah dari kursi penonton, terlihat Rey juga beberapa kali dadah dadah pada cewek itu ketika tim nya berhasil memasukkan bola ke pertahanan tim untuk menambah poin mereka. cewek itu tak lain adalah Nayra
Kanaya sebetul nya tidak begitu fokus menonton, ia hanya ikut teman-teman nya saja jadi ia tak begitu tau tim siapa yang menang dan tim siapa yang kalah.
Hanya setelah itu pertandingan terdengar selesai dan orang-orang terdengar riuh menggema, karena posisi lapangan yang berada di pertengahan gedung collage.
teman-teman kelas Kanaya membawa dua dus minuman untuk mereka dan orang-orang di lapangan, mereka terlihat sibuk mencari-cari dan memberi untuk orang yang di sukai, atau pun yang di kenali.
"Kanaya, kau tidak mau minum?" tanya teman Kanaya menyenggol Kanaya yang tampak diam saja
hah? Kanaya kaget
"ini ambil.." teman nya menunjuk dus yang berisi banyak minuman
Kanaya pun akhir nya mengambil satu botol minuman..
"hanya satu?" teman nya heran, sebut saja nama nya Anggi
"iya.." jawab Kanaya tak mengerti
"ambil lah lagi, berikan pada siapa yang kau kenali. Lihat lah teman-teman kita.." Anggi menunjuk ke arah lapangan memberi tahu Kanaya maksud nya, bahwa teman-teman mereka lain nya sudah membagi-bagikan minuman kepada orang di lapangan, bahkan ada di antara teman sekelas Kanaya yang sengaja mengantar untuk gebetan mereka yang juga barusan selesai bermain basket.
Kanaya masih bengong, tapi Anggi langsung memberikan satu minuman lagi ke tangan Kanaya.
Kanaya bingung mau memberi pada siapa? Ia tak kenal pada siapa pun di lapangan kecuali Rey. Apakah ia berikan pada Rey saja.
akhir nya saat Kanaya menemukan Rey di kerumunan, pria itu sudah memegang botol minuman di tangan, bahkan di dekat nya telah berdiri beberapa gadis yang masing-masing memegang botol minuman untuk Rey juga. Jelas saja Rey si raja eskul ini banyak fans nya..
__ADS_1
Kanaya mengurungkan niat nya dan hendak berbalik pergi...
"hei kau mau kemana?" tegur salah satu cewek yang juga mau memberi minuman pada Rey
Kanaya buru-buru menggeleng, ia kebingungan.tapi salah satu cewek lagi malah ikut menarik tangan nya..
"kau mau memberi minuman untuk Rey kan sama seperti kami..sudah sini ayo bergabung saja" kata salah satu fans Rey itu dengan ramah.
Kanaya kebingungan, ia ujung-ujung nya tak jadi pergi karena di tahan cewek ini.
Rey yang sejak tadi sibuk mengelap keringat nya seraya berbicara dengan pelatih menjadi sangat kaget karena setelah dia menoleh, bertambah satu orang lagi fans nya di sana yang hendak memberi nya minuman dingin.
'Kanaya' bathin Rey saat melihat sosok cewek ndeso ini sudah berdiri di antara fans setia Rey.
Dalam hati Rey merasa panik, ia takut Kanaya berbicara macam-macam di sini dan malah membuat malu diri nya.
"kamu siapa? Kamu murid baru di semester satu ya?" tanya salah satu fans Rey lagi dengan ramah
"i..iya.." jawab Kanaya
"kamu sudah kenal Rey..?" tanya cewek itu heran
"iya, kenal.." jawab Kanaya.
pembicaraan mereka terhenti karena yang lain nya sudah mulai menyodorkan pada Rey minuman, begini banyak nya Rey tak tau mau ambil yang mana satu.
"oke..oke aku ambil semua tunggu ya" kata Rey seraya tersenyum ramah
Rey meminta kantong seperti biasa pada bagian bagian pengurus peralatan olahraga di samping lapangan..
"pssst, mas..biasa.." Rey memberi kode
__ADS_1
mas-mas ini sudah tau dan hafal, kalau Rey hampir setiap latihan basket memang selalu kebanjiran minuman dingin seperti ini, jadi si mas sudah siapin kantong.
Semua minuman-minuman dari fans itu pun di masukkan dalam satu kantong
"terimakasih ya.." kata Rey ramah pada cewek-cewek
Kanaya masih termangu, ia akhir nya memberikan terakhir kali setelah di lihat cewek-cewek ini sudah selesai berebutan ngasih minuman ke Rey.
"Rey...ini.." kata Kanaya
"oke makasih.." Rey berterimakasih dengan senyum yang sedikit di paksakan, lalu menggabungkan minuman yang di beri Kanaya itu dalam kantong tersebut
"Rey cewek ini siapa nya kamu? Kok kayak nya dia kenal banget sama kamu?" tanya salah satu fans Rey yang masih ada di sana. Beberapa di antara nya juga mendengar pertanyaan itu mereka pun ingin tau jawaban nya
Deg..! Rey panik di tanya begitu, soal nya Kanaya ini cewek yang di jodohkan dengan nya.
aduh sudah gitu Kanaya hari ini pake kemeja garis-garis di padukan dengan rok panjang bunga-bunga lagi kek motif daster eyang-eyang. Rey mau jawab apa coba? Seorang Rey punya tunangan se-cupu dan berpenampilan se-aneh ini!?
"dia..." Rey kebingungan mau jawab apa, karena walau pun Rey tak mengakui status Kanaya tapi ia juga tak biasa berbohong saat sudah di tanya langsung begini..
"aku...kerabat nya Rey..dari kampung" jawab Kanaya cepat.
"oh..." cewek-cewek ini ber-oh hampir bersamaan.lalu tersenyum ramah pada Kanaya, dan di balas Kanaya dengan senyuman yang agak kikuk. di antara yang tersenyum tulus ada juga yang dalam hati berkata...'oh dari kampung, pantesan..fashion nya aneh' tapi pun begitu mereka tak tega mau mengatai Kanaya.
Rey gak tau di mau lega atau kaget, dia lega karena Kanaya tidak memberitahu status asli nya tapi dia juga merasa kaget Kanaya rela berbohong di situasi darurat ini.
mungkin perkataan nya yang mengancam Kanaya kemarin cukup menakuti Kanaya juga. Ya..bagus lah kalau begitu, dengan ini Rey tak perlu pusing lagi menjelaskan siapa Kanaya. 'Bukan kah gue tak menjawab apa pun..jadi bukan gue dong yang bohong...' bathin Rey.
setelah mejawab demikian, Kanaya pun langsung permisi pada Rey dan juga pada beberapa fans Rey yang masih tersisa di sana.
Kanaya sudah bergabung lagi dengan teman-teman sekelas nya. fans Rey juga sudah pergi dari sana. Kanaya dapat melihat setelah para fans nya berlalu, Rey menyerah kan kantong minuman kepada mas-mas tadi untuk di bawa pergi. Dan Rey malah melenggang ke seberang menemui gadis berkacamata yang setia menunggu nya di kursi penonton..Nayra.
__ADS_1
Rey menghampiri gadis itu dan terlihat gadis itu memberikan sebotol minuman dingin,Rey langsung menerima,membuka dan menenggak nya. Sekarang Kanaya mengerti hanya gadis itu yang spesial untuk Rey. Bahkan Rey hanya mau minum dari pemberian gadis tersebut yang bahkan Kanaya pun tak tau siapa gadis itu.