
"hai Naya, kamu cantik sekali hari ini.." Andika juga ikut-ikut memuji Kanaya
"terimakasih.." sahut Kanaya
"rambut mu bagus.." puji Aroon pada Kanaya
"sungguh?" balas Kanaya
Aroon mengangguk tulus
"makasih..Pingkan yang merekomendasikan nya" kata Kanaya
"oh ya.." sahut Aroon
"iya dong.." balas Kanaya..
Zacklee langsung mengajak Kanaya duduk di sisi nya..
"Nay..sini.." panggil Zacklee
Kanaya pun langsung menghampiri dan dengan enjoy nya duduk di samping Zacklee
dan sangat kebetulan sekali berhadapan dengan Nayra yang sedang bersisian dengan Rey..
"hai Naya.." sapa Nayra..
"hai.." balas Kanaya
"hai Pingkan.." sapa Nayra yang melihat Pingkan nampak ikut duduk tak jauh dari Kanaya, tepat nya di sisi Aroon
namun Pingkan di sapa Nayra malah tak menggubris nya, wajah nya hanya datar dan terkesan jutek. Nayra merasa makin gak enak, karena selama ini sebelum nya saat kumpul-kumpul begini posisi Nayra selalu nyaman dan aman, namun setelah ada Pingkan..,Nayra merasa ia adalah orang asing di antara teman-teman nya sendiri...
bukan apa-apa Pingkan sangat kesal sama kelakuan Nayra, oke dia tau Nayra temanan sama Rey sudah lama tapi Pingkan tau Nayra itu teman bukan sekedar teman, ia juga terus ngasih harapan sama Rey. Ya kalo memang misal kan sesama teman bukan kah harus nya saling mengingat kan kalo teman kita salah.
sudah tau kan? Rey itu salah lho, dia punya tunangan tapi masih nempel sama cewek lain yang di mana cewek itu juga tau kalau Rey udah punya calon istri. dalam pandangan Pingkan, Nayra dan Rey itu saling suka tapi sok-sokan berkedok teman. sangat teramat memuakkan !
Rey diam-diam terus memperhatikan style baru Kanaya, kok Rey jadi kesel nya liat Kanaya nyaman aja duduk di sisi Zacklee. entah kenapa Rasa nya Rey mau marah.
Saat orang-orang mulai sibuk masing-masing, diam-diam Rey menghampiri Kanaya. Biar bagaimana pun ia juga kemarin-kemarin punya salah karena udah menuduh dan memarahi Kanaya perihal status mereka. tapi akhir-akhir ini Rey selalu tak punya kesempatan dan alasan untuk meminta maaf ke Kanaya karena ego dan gengsian nya yang tinggi. dan sekarang seperti nya Rey punya kesempatan untuk meminta maaf...
"Kanaya.." panggil Rey
"oh, Rey.." Kanaya agak ngeri juga karena Rey seringkali memarahi nya. terakhir juga begitu..ia di marahi Rey.
__ADS_1
"uhmm Kanaya.. soal yang hari itu aku nuduh kamu nyebarin perihal status kita, aku minta maaf yah.. aku udah salah sangka sama kamu.."kata Rey lirih
"gak apa-apa Rey..,lupain aja" jawab kanaya tersenyum dengan.tulus
gila..kenapa aku baru nyadar senyum Kanaya itu candu banget. Oh tuhan Kanaya saat ini pake pelet apa gimana sih? Rey nggak habis fikir. Rey jadi kelabakan sama Kanaya yang belakangan ini makin cantik dan trendy.
"aku sampe di marahi habis-habisan tuh sama Miss rese" cerita Rey sedikit
Kanaya cuma senyum mendengar nya,karena ia juga sudah tau akan hal tersebut.
"Kanaya.." panggil Rey lagi
"ya.." sahut Kanaya
"pasti Miss rese yang suruh kamu pake baju ini ya?" selidik Rey
"hah?" Kanaya tak mengerti
"Kanaya..kan aku udah pernah bilang jangan lagi pake baju terbuka.." kata Rey mengingatkan..
Kanaya melihat ke pakaian nya sendiri, ia ingat perkataan Rey waktu itu namun ia tak tau kalau itu masih berlaku sekarang...
"rambut kamu cantik.." puji Rey..
"hah..iya.." kanaya jadi serba salah mau jawab apa.., dalam hati kanaya oke Kanaya rambut nya yang cantik bukan orang nya jadi jangan ge-er
belum sempat Kanaya merespon,Rey sudah berkata..
"gue kesana dulu.." kata Rey seraya membuka jaket milik nya lalu melemparkan nya tepat ke muka Kanaya
"pake itu.." titah Rey seraya berbalik pergi..
Kanaya yang memang agak risih sama pakaian tak berlengan nya langsung merasa kebetulan banget, jadi tanpa berfikir panjang lagi ia pun langsung mengenakan jaket yang Rey berikan pada nya tersebut.
Saat mereka berkumpul lagi, mereka kaget melihat Kanaya yang memakai jaket milik Rey. Mereka masing-masing mau koment tapi tertahan..dan sudah lebih dulu Pingkan yang komentar..
"Naya,kok kamu pake jaket?" tanya Pingkan
belum sempat Kanaya menjawab, Rey sudah lebih dulu bersuara..
"iya aku yang suruh.." jawab Rey
"lha kenapa?" tanya Pingkan penasaran
__ADS_1
"di sini banyak laki-laki..cewek nggak baik pake dress gak berlengan seperti itu.." jawab Rey santai..
Pingkan menatap Rey dengan aneh, bukan kah diri nya dan Nayra juga memakai dress tanpa lengan tapi gak apa-apa kan? Tuh juga banyak pengunjung lain yang pake minidress tanpa lengan, nama nya juga di pantai ye kan???
"Kanaya buka.." titah Pingkan
"apa..?" Kanaya rada bingung juga
tanpa ba-bi-bu Pingkan langsung membuka paksa jaket Rey dari tubuh Kanaya dan dengan ketus Pingkan melempar kan jaket itu ke arah Rey..
"rese banget sih.." umpat Rey kesal..
Pingkan balas menatap sinis, dua orang saling melemparkan tatapan tajam mengandung perang dingin di dalam nya...
Pingkan membatin..'kalo loe mau atur-atur Kanaya, loe mesti perlakukan Kanaya sebagai calon istri yang sesungguh nya..'
dalam hati Zacklee membenar kan juga apa yang Pingkan lakukan..begitu juga Andika dan Aroon. Hanya Arga yang netral saja anak-anak ini mau ngapain..
dan di sini entah mengapa Nayra agak kecewa, padahal ia juga sama memakai dress tanpa lengan tapi mengapa Rey malah memberikan jaket nya kepada Kanaya. Padahal selama ini Nayra merasa perhatian Rey selalu tercurah pada nya..
🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄
Esok hari nya di kediaman Erlangga, Kanaya akan bersiap-siap pergi kuliah pagi. Nyonya Erlangga melihat Kanaya yang sudah cantik dengan skinny jeans dan atasan yang sangat keren dan trendy.
tubuh bagus Kanaya yang selama ini tak terlihat sekarang begitu pas di balut skinny Jeans yang membentuk kaki bagus nya yang jenjang.
"wah...calon menantu mama cantik sekali.."puji nyonya Erlangga
Kanaya menoleh dan tersenyum..
"aneh nggak ma.." tanya nya ragu dengan penampilan nya sendiri..
"enggak lah.., mana yang aneh? Keren banget malahan.." komentar nyonya Erlangga jujur
"iya ma..ini Pingkan yang memilihkan.." ujar Kanaya memberi tahu sang mama..
"rambut Kanaya juga bagus, baru ya.." nyonya Erlangga juga baru ngeh karena seharian kemarin anak-anak ini nggak ada di rumah.
"iya ma..ini juga sama Pingkan yang bawa Kanaya ke salon.." cerita Kanaya sedikit
"emang kalo Pingkan itu juara nya dandani orang ya..kan?" nyonya Erlangga tertawa
"iya ma..bener seratus buat mama" Kanaya setuju.
"oh iya ma..Kanaya mau berangkat ni, kita ngobrol nanti lagi.." kata Kanaya pamit
__ADS_1
"iya..sana berangkat..hati-hati ya.." nyonya Erlangga tersenyum..