
Rey yang kebetulan belum berangkat celingukan ke sekeliling sambil mendekati Kanaya dengan mobil nya..
Kanaya baru sampai di depan gerbang dan di kaget kan dengan klakson mobil Rey. Kanaya awal nya hanya fokus melangkah menunggu taxi jadi kaget dengan kedatangan mobil Rey di sisi nya.
"Kanaya..ayo berangkat bareng.." ajak Rey
Kanaya tak berfikir kalau Rey tau-tau mengajak nya..
"gak apa-apa Rey, aku bisa berangkat sendiri" jawab Kanaya tersenyum menolak Rey dengan halus
"ayo berangkat bareng aku aja.., kamu lupa mama selalu nyuruh kita berangkat bareng" ajak Rey
Naya berfikir, bukan nya Rey sendiri yang nggak mau kemarin-kemarin? Lalu Kenapa sekarang? Oh Kanaya tau pasti karena penampilan nya udah berubah sekarang,begitu kan?
ah sudahlah..batin Kanaya, lagi pula ia sudah terbiasa berangkat sendiri seperti ini..
"udah Rey gak apa-apa, kamu duluan aja..mama gak liat kok.." Kanaya beranggapan Rey takut di lihat nyonya Erlangga karena mendengar alasan random nya Rey barusan.
"udah ayo naik aja.." Rey membuka pintu mobil nya dari dalam menyuruh Kanaya segera masuk..
Kanaya masih mikir
"ayok lah Naya jangan kelamaan mikir, entar keduluan mama liat gimana..!?" Rey mencari-cari cara..
akhir nya karena takut di lihat nyonya Erlangga dan nanti nya sang mama itu ngira yang macem-macem, mau nggak mau Kanaya pun segera naik ke mobil Rey
'nah gitu dong..' batin Rey tersenyum dalam diam nya...
Mobil pun melaju dengan kecepatan sedang, Rey sembari menyetir sesekali melirik ke arah Kanaya di sisi nya.
Rey mematut tampilan Kanaya hari ini dengan style rambut baru nya, di tambah skinny jeans yang pas di kaki ramping nya dan atasan hitam nya yang sangat modis. Kanaya sangat memikat sekali...
Jujur saja tak tau kenapa Rey mulai panik dengan tampilan Kanaya yang sekarang, jika dulu Rey fikir Kanaya aneh dengan tampilan lama nya yang terkesan udik dan kolot, sekarang Rey sadar itu adalah pilihan yang tepat. Karena dengan tampilan aneh dan norak itu otomatis kecantikan Kanaya menjadi tak menonjol.
tapi kalau sekarang? sumpah Kanaya benar-benar berbahaya..,apalagi Rey tau teman-teman Rey hampir ke semua nya playboy, bisa-bisa Kanaya di incar sama mereka..apalagi Kanaya ini anak kampung yang lumayan lugu.
Rey tau teman-teman nya itu bahkan tak merasa terganggu walau harus menikung sesama teman asalkan mereka suka. Sebagian para pria ganteng teman Rey itu bahkan tak masalah jadi pebinor merayu istri orang yang cantik, mereka agak tidak waras memang..sekte sesat !!
Kalau sudah begini Rey menyesal membiarkan Kanaya mengenal Fashion, karena dengan begitu artinya Kanaya bisa memakai segala macam model baju cewek yang bisa menonjolkan lekuk tubuh indah nya. Hhh harus nya Kanaya tetap di mode penampilan kolot nya yang kemarin itu saja,akan lebih baik Kanaya tetap stay di penampilan nya yang kek ibu-ibu dan Eyang-eyang yang mau ke kebun itu saja agar keindahan tubuh Kanaya tak ter-eskpos seperti akhir-akhir ini
__ADS_1
KANAYA
REY
🧡🧡🧡🧡🧡🧡🧡🧡🧡
Sesampai di kampus, benar saja saat Rey dan Kanaya berjalan beriringan..cowok-cowok banyak yang jelalatan memperhatikan Kanaya.
kalau biasa nya Kanaya cantik namun norak dan aneh, maka sekarang ia cantik dan juga trendy, mata lelaki mana yang tidak melirik nya. Apalagi Kanaya ini kategori pemilik kulit yang sangat cantik dan bersinar.
Rey benar-benar terganggu dengan tatapan para pria ini, padahal ada Rey di sisi Kanaya, dan jelas-jelas Rey juga melihat kalau Kanaya sama sekali tidak tebar pesona pada sekeliling orang namun tetap saja pria-pria ini yang terus melirik nya berharap bisa menggoda nya. Sesama pria Rey tau bagaimana otak dan mata para pria ini bekerja..
"brengsekkkk" bathin Rey kesal ia berusaha sabar, sabar...dan terus sabar...
sampai di depan tongkrongan teman-teman Rey yang playboy...ini benar-benar harus membuat Ray tahan hati dan amarah
"wah tumben Rey, bareng cewe lain? Gak sama Nayra..?" celutuk salah satu teman Rey yang bernama Hanson
beberapa orang dari yang lain nya menyadari kalau itu Kanaya si adik kelas dari jurusan sebelah...
"widih..ini kan Kanaya yang di gosipin calon istri loe itu Rey?" kata teman Rey itu, sebut saja nama nya Mahardika
"ini Kanaya, cakep banget..Rey, kalo gak mau buat gue aja Rey.." sahut yang satu lagi bernama Dian..
Rey berusaha tetap tersenyum menghadapi teman genk nya ini..
"hai Naya..minta kontak nya dong..nanti chat sama abang ya.." goda teman Rey yang paling super buaya darat..si Mukti
kurang ajar batin Rey kesal
"maaf ya..Kanaya nggak di bolehin pacaran.." sahut Rey
"bukan nya Kanaya calon istri loe Rey..ini sih lebih cakep dari gebetan loe si Nayra..jauh Rey.." komentar Mahardika lagi
"iya..kalo loe mau sama Nayra gak apa-apa deh si Naya buat aku aja..abang rela jaga Kanaya seumur hidup abang.." satu lagi mulai bermain mata..nama nya Enno
__ADS_1
Kanaya hanya bisa bengong dan ia buru-buru menunduk sopan dan berlalu dari sana..
"wuiih sopan banget.." celutuk teman Rey
"aku mau banget sama cewek tipe begini Rey.." lagi-lagi teman Rey yang nama Hanson bikin Rey naik darah.
Rey pun tak mengerti mengapa ia naik darah, padahal ia sadar hati nya kan selama ini hanya buat Nayra bukan Kanaya. Jadi nya Rey merasa aneh kenapa dia marah.
di kejauhan muncul Pingkan dan langsung menghampiri kanaya..
"Kanaya.." Pingkan langsung merangkul Kanaya dan berlalu dari sana..
Rey lega karena Kanaya sudah pergi menjauh dari tempat para predator ini..
"yang tadi sama Kanaya juga cakep.." komentar teman Rey si Enno..
"iya itukan Pingkan kata Rey kerabat nya dia yang anak baru itu" jawab Dian
"oh iya ya, udah punya pacar belum ya.." kata Enno lagi
"Kanaya buat gue, Pingkan buat loe.." teman Rey mulai.bernegosiasi sesama nya
"boleh juga.." jawab Enno yang di ajak negoisasi
"oh gak bisa, dua-dua nya buat gue.."kata si paling buaya darat..Mukti
Rey sudah tak tahan sama kelakuan teman-teman nya ini..
"dengerin ya..Pingkan dan Kanaya aku gak bakal izinin buat kalian deketin.., nggak akan pernah, titik !!!" timpal Rey tegas
"ya..kenapa? Jangan bilang kamu mau sama kerabat sendiri Rey, serakah banget sih loe.., bagi-bagi lah sama kita, loe kan udah ada Nayra.." kata Enno
"nggak..kalo kalian berani deketin Kanaya atau pun Pingkan, kita gelud sampe mati.." kata Rey jutek
Rey gak akan membiarkan teman genk nya yang buaya darat akut ini mendekati Kanaya atau pun Pingkan, mereka ini mengerikan sekali.
Kanaya itu calon istri nya dan Pingkan sudah seperti saudara perempuan nya, gila aja kalo Rey ngebiarin dua cewek itu jatuh ke dalam pelukan para predator yang selalu lapar ini.
__ADS_1
PINGKAN BRATAJAYA