Amore Mio Versi 3

Amore Mio Versi 3
Amore Mio Versi 3 Chapter 36


__ADS_3

Hari-hari berlalu seperti biasa nya. Rey tetap di mode bucin sama Kanaya. Mesra dan posesif nya beuuh minta ampun deh pokok nya.


Nayra juga kelihatan nya tak berani lagi mendekati Rey dan dia lebih fokus sama penelitian Lab nya bersama Zacklee.


Aroon tetap jalan sama Pingkan dan Andika seperti nya lebih betah sendiri tanpa menyukai Nayra seperti dulu. hanya saja kelihatan nya Nayra yang kelihatan mulai perlahan mendekati Andika. tapi untuk Andika entah lah pria ini mungkin saja sudah lelah dan kecewa. Ia tak peduli mau Nayra mendekati nya atau tidak, ia sudah di mode tak mau tau.


ini sudah lima hari Rey tidak pulang karena harus melakukan pelatihan dari kampus, selama lima hari itu pula ponsel Rey jarang di aktif kan


Kanaya memiliki waktu libur beberapa hari dan ia memilih pulang ke rumah orangtua nya di kampung. ya, dari pada ia kesepian di apartemen. Pingkan juga sibuk dengan matkul nya yang padat. Mama nya Rey juga sedang berada di luar kota terkait beberapa kegiatan sosial dengan teman-teman nya. Jadi Kanaya benar-benar tak punya teman.


Kanaya begitu merindukan kampung halaman nya..desa perkebunan yang sangat asri dan indah tersebut.


sore itu saat matahari hampir tenggelam di ufuk barat, Kanaya masih bersantai di perkebunan menatap hamparan hijau yang begitu indah nya terkena cahaya mentari sore.


"segitu betah nya pulang ke kampung halaman sampe lupa sama suami sendiri" suara pria yang sangat Kanaya kenali


Kanaya menoleh..


"Rey.." Kanaya kaget, setahu nya Rey besok baru selesai pelatihan dan kemungkinan akan kembali esok nya lagi, maka nya Kanaya berencana pulang besok pagi-pagi dan sore ini ia ingin menatap lembayung senja sepuas nya di desa tercinta nya ini


"kamu nggak kangen sama aku?" tanya Rey


ternyata jadwal pelatihan Rey selesai lebih awal dari perkiraan maka nya Rey langsung kembali dan ternyata Kanaya tak ada di apartement. Ia hanya menitip pesan suara untuk Rey kalau ia akan pulang ke kampung nya barang sehari dua hari.


"ini bukan sehari dua hari lagi nyonya" protes Rey


Rey tadi pagi saat kembali langsung menyusul Kanaya kemari tanpa memberi tahu, dan saat sampai sore ini di desa, mertua nya bilang kalau Kanaya masih ada di perkebunan. Setelah mencari dan bertanya pada beberapa pekerja..Rey pun menemukan Kanaya di sini


"iya...maafkan aku Tuan" kata Kanaya


"sini peluk aku" pinta Rey


Kanaya pun segera menghampiri dan memeluk suami nya itu


"aku rencana nya akan pulang besok" kata Kanaya


"aku datang untuk menjemput mu.." ujar Rey


"jadi mau pulang dengan ku atau sendirian.." tanya Rey kemudian


"kalau Tuan Rey tidak keberatan, aku akan pulang denganTuan Rey saja" jawab Kanaya


"tapi masalah nya, Tuan Rey mau pulang duluan apa bersama ku saja besok...?" goda Kanaya


"uhmmm...bagaimana aku bisa pulang sendiri dengan tenang kalau kesayangan ku saja malah masih di sini jauh dari ku..!?" jawab Rey tak kalah menggoda..


mereka pun tertawa bersama...


"terimakasih Rey.." kata Kanaya


"untuk apa?" tanya Rey


"karena sudah mencintai ku.." jawab Kanaya


"jadi bagaimana dengan mu?" tanya Rey lagi


"apa nya?" tanya Kanaya lagi


"kau mencintai ku tidak?" Rey menggoda

__ADS_1


"tentu saja, aku sangat mencintai mu Rey.." Kanaya tertawa...


"kalau begitu aku juga berterimakasih" kata Rey


"untuk apa?" tanya Kanaya..


"karena kau sudah mencintai ku.." Rey meniru perkataan Kanaya.


akhir nya mereka tertawa bersamaan seraya menatap indah nya lembayung senja...


The end..





EPILOGUE


Hari itu saat Rey akan menemani Kanaya berbelanja ke mall, saat mereka baru saja memarkirkan mobil dan akan melangkah menuju gedung mall, sebuah mobil berhenti tepat di sisi Kanaya dan Rey.


mobil mewah yang terbuka atap itu menghadirkan pengemudi yang luar biasa tampan yang point nya sebelas dua belas dengan Rey


"halo Rey..." sapa pria tampan itu yang tak lain adalah Vikian.


"lama tidak ketemu.." kata nya cengengesan


Vikian melihat wanita cantik di sisi Rey. Walau pun Kanaya sudah merubah penampilan nya tapi Vikian masih sangat ingat dengan wajah cantik yang ia sukai itu


"Kanaya..., halo cantik.." Vikian takjub, Kanaya makin cantik dengan penampilan baru nya yang keren khas anak kota saat ini.


Kanaya bukan nya suka sama pujian cowok ganteng satu ini tapi Kanaya malah bergidik, ia masih sangat ingat saat Vikian pernah mencuri ci-uman nya waktu itu. ya, walau pun hanya sekedar di pipi tetap saja itu adalah perlakuan yang sangat tidak lah sopan


"jaga pandangan mu bro" Rey risih melihat Vikian menatap istri nya


Rey langsung mengajak Kanaya pergi


"buru-buru sekali..." tahan Vikian


"Rey,,aku hanya sedang mengagumi kecantikan seorang Kanaya..apa salah nya?" cibir Vikian


Rey mengurungkan langkah nya dan berkata


"salah, tentu saja salah. Kanaya sekarang sudah resmi menjadi istri ku.., dan aku melarang pria me-sum seperti mu menatap nya" Kata Rey menegaskan !


Vikian merasa suprise mendengar Rey dan kanaya sudah menikah


"oh ya..jadi kalian benar-benar sudah menikah?" tanya Vikian sok-sok kaget...


Vikian menatap Rey dan Kanaya secara bergantian.., lalu dengan menyeringai ia berkata


"tapi aku tetap menyukai Kanaya meski pun ia adalah istri mu Rey.." kata Vikian


Rey mendelik, ia tak habis fikir sama playboy gila satu ini. Orang ini bahkan lebih gila dari Zacklee abang nya


"apa kau tak malu sampai harus naksir istri orang lain? apa kau sudah kehabisan stock wanita?" cibir Rey dengan kesal dan mulai emosi


Vikian tertawa

__ADS_1


"kalau istri nya seperti Kanaya ini sih..maka aku akan siap menjadi perebut istri orang..hahaha" tantang nya


"coba saja kalau kau bisa, aku tak akan membiarkan nya" kata Rey geram dengan sorot berapi-api..


Vikian menstarter mobil nya kembali...


"siapa takut? tidak masalah..." kata Vikian pada Rey..


lalu ia beralih menatap Kanaya..


"dah Kanaya.." kata Vikian seraya memberikan pose k-i-s-s bye pada Kanaya tanpa mempedulikan tatapan tajam Rey pada nya.


Vikian langsung tancap gas pergi dari sana tetap dengan ekspresi cengegesan nya seperti di awal.


"kurang ajar si Vikian itu, kalau saja bukan di tempat ramai sudah aku tonjok muka nya" kesal Rey ngamuk-ngamuk


"udah lah biarin aja, dia itu memang suka iseng" Kanaya menenangkan Rey


"iseng kamu bilang? Vikian itu suka beneran sama kamu, Naya" ujar Rey, sesama laki-laki ia pasti sangat faham...


"iya biarin aja, aku kan gak suka sama Vikian.." kata Kanaya


"yang aku suka itu cuma kamu suami aku, Rey..." lanjut Kanaya lagi


Rey sebenar nya masih marah namun karena Kanaya sudah bilang begitu ia sangat senang seperti hal nya anak kecil yang di belikan mainan kesukaan.


Sementara itu Zacklee baru saja akan masuk ke cofeeshop untuk membeli kopi, ia sedikit mengantuk siang ini


dan saat ia akan masuk ke pintu Cofeeshop, ia tak sengaja bertabrakan dengan seseorang..


"ah maaf..." kata Rey dan orang itu hampir bersamaan


tenyata yang bertabrakan dengan Rey adalah seorang gadis cantik


"terimakasih.." kata gadis itu saat Zacklee membantu memungut buku gadis itu yang sempat terjatuh saat mereka bertabrakan barusan


"sama-sama" balas Zacklee


Zacklee dan gadis itu pun langsung kembali dengan niat awal nya, gadis itu keluar dan Zacklee masuk ke dalam cofeeshop tersebut.


namun baru saja beberapa langkah, dua orang ini menoleh lagi secara bersamaan. singkat kata nya Zacklee tertarik pada gadis itu dan gadis itu juga tertarik pada Zacklee.


lalu tanpa di duga dua orang sama-sama melemparkan senyuman satu sama lain. Bukan hanya senyuman biasa, itu adalah senyuman penuh arti.


setelah saling melemparkan senyuman baru lah kedua nya langsung masing-masing berbalik pergi..


"hmm seragam jas nya dari kampus S-taki ya?" gumam Zacklee


"tunggu lah, aku akan mencari mu sayang.." senyum Zacklee penuh semangat..


Hufft,akhir kisah nya ya begini lah.. Zacklee si playboy kita sudah kembali dari keterpurukan nya


Visual cewek kampus S-taki yang bertabrakan dengan Zacklee




Zacklee

__ADS_1


__ADS_2