
Punggung berjaskan warna hitam berlalu meninggalkan gadis kecil dengan penuh rasa penasaran. Vrita kembali ke rumah dan memilih langsung masuk ke dalam kamar. Di duduk di tepi kasur menghadap keluar jendela yang terbuka. Angin yang berhembus menerpa wajah cantik Vrita menemaninya dalam pikiran yang dalam atas kalimat yang di ucapkan Tian.
“Menunggu???mencintai??” gumamnya sendiri. “Tapi..kenapa saat dia mengatakan kalimat itu, hatiku merasa senang bahkan lebih senang saat Satya mengatakan hal yang sama” gumamnya lagi. “Nggak ..nggak mungkin” ucapnya lagi.
“Ta..kamu nggak siang” tanya mama yang tiba2 masuk ke kamar.
“Ehmm..iya mah” langsung menggandeng tangan mama supaya mama nggak tanya2 lagi.
Selesai makan malam, Vrita bergegas masuk ke kamar mempersiapkan buku pelajaran untuk besok.
Drrrrttt...drrttt..
“Hallo sayang..” ucap Vrita menjawab telfon dari Satya.
“Iya yang..ada apa?” tanyaku datar.
“Kangen aja sama kamu..” ucapnya menggoda.
“Kan tadi pagi udah vc sayang, masak kangen lagi” kataku sambil duduk di tepi kasur.
“Iyaa..kangen terus kan nggak pa pa kan yang, lagian kangen pacarnya juga” ucap Satya. “Jalan-jalan yuk..!” ajaknya.
“Kemana?” tanyaku.
“Terserah kamu mau kemana” ucapnya.
__ADS_1
“Hmmm...nonton aja gimana?” tawarku ke Satya.
“Boleh..aku jemput kamu ya” ucap Satya.
Setelah sambungan telepon terputus, handphone Vrita mulai bergetar. Sebuah pesan masuk ke dalam hpnya.
📩08.....
Aku udah sampai jerman. Tian
Melihat pesan itu, Vrita langsung mengambil hp dan membalas pesan tersebut. Entah rasanya bahagia mendapat pesan itu.
📤 iyaa..selamat bekerja 😊
📩 terima kasih..jaga diri kamu baik2, bila saatnya tiba aku akan datang untukmu.
Bioskop
“Sayang..kamu mau nonton film apa?” tanya Satya.
“Apa aja yang..asal bukan horor” jawabku karna nggak suka film horor.
Satya membeli 2 buah tiket film romantis, film yang dibintangi oleh Iqbal ramadhan berjudul “Dilan 1990” menjadi pilihan nonton kali ini.
Selama acara nonton berlangsung, Vrita masih tidak fokus dengan jalan ceritanya. Dia masih termenung dengan ucapan Tian dan ingatan tentang ciuman pertamanya. Sesekali dia melihat Satya yang duduk disampingnya dengan senyum paksa. “Apakah aku sudah menghianatimu? Harusnya aku berikan ciumanku untuk suamiku nanti” ucapnya dalam hati. Dalam hati kecil Vrita, dia merasa sangat bersalah dengan Satya telah memberikan ciuman pertamanya untuk orang lain.
__ADS_1
Sepanjang acara nonton Vrita benar-benar tidak fokus dan memilih diam saja.
“Sayang..kamu nggak pa pa?” tanya Satya yang melihatku terlihat murung.
“Hmm..nggak pa pa kok yang” tanyaku lemas.
“Kamu dari tadi diem aja, ada masalah?” tanyanya lagi. Nggak mungkin Vrita menceritakan kejadian tadi pagi bahkan akan ada perang dunia ke sekian.
“Nggak pa pa kok sayang..aku cuma...laperrr..”ucapku mengalihkan.
“Oalah...kenapa kamu nggak bilang dari tadi seh yang..”ucap Satya terkekeh mendengar kata lapar dari mulut Vrita.
Sate menjadi salah satu menu pilihan makan malam mereka berdua setelah agenda nonton. Satya begitu bahagia memiliki kekasih seperti Vrita yang tak malu di ajak makan dimana saja. Sekalipun makan di pinggiran jalan.
“Alhamdulilah..kenyang...” ucap Vrita sambil mengelus perutnya dan Satya tersenyum melihat tingkah kekasihnya.
Selesai menyelesaikan makanan, Satya mengantarkan Vrita pulang.
“Makasih sayang..” ucap Vrita lembut plus dengan senyum cantiknya.
“Aku pulang dulu ya..nanti aku telfon kalo udah sampai” ucap Satya.
“Bye sayang...”
Mama yang menyambutku di dalam rumah menanyakan dari mana. Banyak sekali pertanyaan dari mama. Untuk menghindarinya Vrita langsung menuju kamar. Saat mau masuk kamar, Vrita mlihat kamar yang tadinya ditempati Tian sebelumnya. Dia melihat sekeliling kamar, sebuah botol berbentuk kaca berwarna biru mencuri perhatiannya. Ternyata itu adalah parfum Tian yang ketinggalan. Dibukanya tutup parfum itu, ketika dia mencium baunya seketika dia ingat bagaimana dia dicium Tian. Wangi parfum yang cool, parfum khas cowok yang seger banget membuat Vrita tidak bisa lupa dengan kejadian tadi pagi. Dia menyimpan parfum itu jika suatu saat nanti mereka bertemu akan dikembalikan kepada pemiliknya.
__ADS_1
Saat ini dia tidak mengerti dengan apa yang dirasakan di bagian hatinya. Yang jelas dia sekarang sudah memiliki kekasih yang bernama Satya. Dia akan berusaha setia dengan kekasihnya hingga mimpi menikah dengan Satya terlaksana. Dan dia hanya ingin menikah dengn laki-laki yang dicintainya.