
reyfan yang melihat tania tersungkur langsung menendang garra dan menghajar semua anak buah garra hingga babak belur
" nia , tania ." panggil reyfan namun tania tak merespon lagi
reyfan pun langsung menggendong tubuh tania yang sudah tak memberikan respon kehidupan , air mata reyfan pun menetes kala menggendong tubuh tania
" tania kenapa rey." tanya akai
" cepet buka pintu mobilnya." jawab reyfan
setelah tubuh tania sudah reyfan tidurkan di kursi penumpang, reyfan langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh
setelah sampai didepan rumah sakit reyfan langsung membopong tubuh tania dan menyuruh petugas medis memberi penanganan pada tania
" maaf mas , silahkan tunggu di luar ." perintah perawat
" tapi sus." jawab reyfan
pintu mulai tertutup reyfan tak punya pilihan selain menunggu di luar berharap tania tak mengalami luka yang serius.
setelah satu jam reyfan menunggu akhirnya dokter pun keluar bersamaan dengan kedatangan keluarga reyfan dan kawan-kawan reyfan
" keluarga pasien." tanya dokter
__ADS_1
" saya suaminya , bagaimana keadaan istri saya dok.apa tindakan oprasinya berhasil." jawab reyfan
" kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi peluru sudah menembus jantung pasien, maafkan saya." ucap dokter
" dokter apa tidak ada upaya yang bisa menyelamatkan menantu saya ." tanya papah anton
" maaf pak, tapi ketika pasien dibawa kesini denyut nadinya sudah tidak ada." jawab dokter
" dokter harusnya bisa menyelamatkan tania dok, seberapa besar biayanya pasti saya bayar." teriak reyfan pada dokter dan mencengkeram kerah baju dokter
" reyfan tenang sayang , kamu liat tania kedalam ." suruh mama adel
saat reyfan masuk ruangan kakinya sudah serasa tak memiliki tulang namun reyfan tetap masuk untuk memastikan bahwa dokter itu sedang mengerjainya.
" mah bilang sama anak mama itu , aku enggak suka dia tidur seperti ini mah ." ucap reyfan
" kai lu kan yang pertama dapet kabar dari tania, cepet lu bilang sama dia.sekarang juga dia harus bangun." teriak reyfan pada akai
" rey , tania udan pergi dan udah sama orang tuanya di surga."jawab akai
bugh..
" apa lu bilang barusan , dia masih hidup dia cuma lagi akting ." ucap reyfan
__ADS_1
" sayang tenang." kata mamah adel
" reyfan papah tau apa yang kamu rasakan sekarang tapi kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi." imbuh papah anton
reyfan pun langsung pingsan dengan guncangan yang begitu hebat didalam dirinya kini dia harus kehilangan tania untuk selamanya bahkan reyfan sudah tak bisa melihat senyum manis tania lagi karena tania sudah tidak akan kembali
saat reyfan terbangun reyfan berharap semua yang terjadi itu hanya sebuah mimpi dan reyfan langsung berlari keluar kamar dan menuruni anak tangga.namun harapannya tak sesui tentang tania memang tania telah tiada
reyfan langsung berlari dan memeluk tubuh tania yang sudah kaku dan terus menangis diatas tubuh kaku tania
" bangun ay bangun." tangis reyfan
" aku mohon ay , aku mau kamu nemin aku.aku janji enggak akan pernah marah lagi sama kamu ay plis bangunnnnnnn." teriak reyfan
sahabat reyfan mencoba menenangkan reyfan dan kini reyfan melihat kekasih dan juga istrinya di masukan keliang lahat.
" jangan , jangan ." teriak reyfan yang mencoba agar tania tak dimakamkan
para sahabat reyfan pun memegang tangan reyfan agar tak ikut masuk kedalam lubang kubur tania
" tenang rey , kalo lu sayang tania lu harus ikhlas dan lepasin dia." ucap akai
reyfan pun berusaha tenang , setelah semua tanah sudah dimasukan kembali kedalam liang lahat kini reyfan duduk disebelah pusara tania dan terus memeluk kayu yang bertuliskan nama istrinya tersebut.
__ADS_1