
tanpa tania dan reyfan sadari ada seseorang yang sedang mengintai tania yaitu garra musuh dari reyfan , garra ingin tania bersamanya sejak kejadian tempo hari garra menaruh perasaan pada tania tanpa sepengetahuan tania
" sayang kamu duduk dulu aku pesenin makanan dulu iya, inget jangan kemana-mana ." ucap reyfan
" iya rey aku bakal nunggu disini ." jawab tania
setelah reyfan pergi memesan makanan tania pun duduk namun tiba-tiba ada beberapa orang yang menghampiri tania dan menyeret paksa tania
" lepasin , tolong ." teriak tania yang dapat di dengar reyfan
reyfan yang mendengar teriakan tania pun langsung berlari berusaha menyelamatkan tania namun reyfan sedikit telat karna tania telah di paksa masuk kedalam mobil
" sial !!." teriak reyfan menendang botol yang ada di depannya
" arrrgggghhhh bodoh , bodoh kenapa gue sampe lupa musuh gue mengintai istri gue ." ucap reyfan menjambak rambutnya sendiri menyesali perbuatannya sangat croboh
tanpa basa basi lagi reyfan masuk dalam mobil menuju markas garra untuk menjemput istrinya tanpa bantuan dari sahabatnya akai dan bryan
setelah beberapa jam menempuh perjalanan reyfan sampai di depan markas garra , reyfan yang sekarang sedang berapi-api karna emosi yang tak bisa reyfan kendalikan
" dimana bos kalian ." teriak reyfan lalu mencengkeram kerah baju salah satu bodygard garra
prok..prok..prok..
__ADS_1
garra bertepuk tangan karna reyfan datang dengan tangan kosong dan tanpa kawan-kawannya
" wah , wah tamu kehormatan telah tiba ." ucap garra dengan tersenyum puas
" b*ngs*t dimana istri gue ." jawab reyfan yang sudah terlihat emosi
" istri lu ada kok rey tenang aja ." ucap garra
reyfan yang sudah tersulut emosi memukul garra
BUGH...
namun anak buah garra tiba-tiba mengroyok reyfan tanpa ampun sampai reyfan babak belur tania yang melihat hal tersebut pun berusaha melepaskan diri namun ikatan ditangannya begitu kuat
walau dengan tangan terikat tania mencari nomor bryan atau akai agar akai bisa datang membantu dirinya dan sang suami yaitu reyfan
tania 📨: kai secepetnya kemarkas garra reyfan tidak baik-baik saja .
handpone milik akai pun berdering menandakan ada pesan masuk ,namun akai bingung tania mengirim pesan pada akai
akai yang tiba-tiba mendapat pesan dari tania pun membuka pesan tersebut namun betapa terkejutnya akai , tanpa berfikir panjang akai pun menarik tangan bryan agar ikut dengan dirinya
__ADS_1
tania bangkit berjalan perlahan agar tidak di ketahui ,ternyata garra hanya mengikat tangan tania saja tak mengikat kaki tania jadi tania masih bisa berjalan
tania melihat ada seseorang yang ingin memukul reyfan dan langsung tania berlari menghadang hantaman kayu tersebut
tania pun tersungkur di atas dada reyfan dan menatap wajah reyfan dengan lekat lalu tersenyum , reyfan yang melihat senyum tania pun merasa jengkel
" masih mau sayang-sayangan ." ucap garra meledek
" apa urusan lu , dia istri gue memangnya kenapa ." jawab reyfan menunjuk tania lalu mencium bibir tania
membuat garra terbakar emosi karna cemburu , garra tidak mau berbagi apa pun termasuk wanita yang garra sukai tanpa aba-aba garra mengangkat tania dan menyerahkan tania pada salah satu anak buahnya lalu garra mulai memukul reyfan kembali
tania yang melihat hal seperti itu pun merasa sangat sakit karna di depan matanya sendiri menyaksikan di pukuli membabi buta
" cukup ! jangan pukul lagi ". ucap tania dengan tangisan yang sangat pilu
namun seorang garra tak mendengar kan tania dan terus memukuli reyfan sampai reyfan tak berdaya namun belum sempat garra melayangkan pisau yang ada di tangannya akai ,bryan dan polisi pun tiba di markas garra
polisi mengamankan semua yang ada disana termasuk barang bukti sebuah pisau ,kayu dan barang lainnya
reyfan melepaskan ikatan di tangan tania dan tersenyum lalu memeluk tania dengan sangat erat dan menggandeng tangan tania untuk mengajak tania pulang
saat tania ingin membisikan sesuatu di telinga reyfan tania melihat garra ingin menembak reyfan , tania pun langsung mendorong tubuh reyfan kebelakang tubuhnya dan pluru yang dilesatkan pistol yang garra pegang mampu menembus dada tania dan tania pun tersungkur di lantai
__ADS_1