Antara Cinta Dan Karier

Antara Cinta Dan Karier
Eps.10 .Semua karena ku cinta kau


__ADS_3

Setelah pertemuan itu,hari-hari Sonia di liputi rasa cinta dan sayang.Benih-benih cinta,mulai tumbuh.Setiap pagi antara Deki dan Sonia,selalu saling memberi kabar.


kring...kring... kring...


Ponsel Sonia berdering,dan ternyata yang menelepon adalah Deki.


"Hallo...selamat pagi sayang..!! ayo..bangun..!! udah pagi nie...!!" ucap Deki seraya membangunkan Sonia.


"Udah sayang,aku udah bangun" jawab Sonia,namun masih saja tetap berbaring di tempat tidurnya.


"Ya ampun sayangku,kenapa masih berbaring..?? ucap Deki,seolah-olah dia mengetahui bahwa Sonia masih terbaring di tempat tidurnya.


" Iya aku bangun sayang..!!"sambil berbicara di ponsel,Sonia lansung bangun dan turun dari tempat tidurnya.


"Sayang....sayang..!! aku ke kamar mandi dulu yach...!!."Sonia memberi tahu,Deki kalau ia mau ke kamar mandi dulu.


"oke sayang...!!,kalau gitu aku matikan ponselnya." Ucap Deki sambil mematikan ponselnya.


Sonia lansung kekamar mandi,setelah selasai dari kamar mandi.Sonia membantu ibunya di dapur.


"Ayo Ren...kamu yang mandi duluan.biar aku yang bantu ibu,menyiapkan sarapan pagi."


"oke..!!aku yang duluan mandi."jawab Renza sambil menuju ke kamar mandi.


Setelah Sonia dan Renza selesai mandi.mereka langsung ganti pakaian dan berdandan.


"oke..!! udah beres..!!" ungkap Sonia,sambil keluar dari kamarnya dan menuju meja makan.Untuk sarapan dan siap berangkat kerja.


Semenjak Sonia membuka kembali perasaan cintanya untuk Deki.perasaan Deki pun kian sayang dan cinta.


Saking cintanya Deki terhadap Sonia mau tidur saja chat dulu,antara Sonia dan Deki sama saja.Tidak ada yang beda, kalau bukan Deki yang chat duluan.maka sebaliknya Sonia yang chat duluan.Begitulah hari-hari mereka.


Hari-hari mereka pun selalu di penuhi dengan rasa rindu.


ke esok harinya,Deki lagi santai sambil mengotak-ngatik ponselnya.Tampa sadar matanya tertujuh pada kalender yang ada diatas mejanya.

__ADS_1


"Kenapa tanggal 5 Febuari kok aku lingkari dengan tinta merah..? Hari apakah ini..?" gumam Deki dalam hatinya.


Deki terus mengingat-ingat,akan tanggal tersebut.


"Aku ingat,hari itukan aku yang menyuruh Riki. Untuk mengantarkan kado ke rumah Sonia."Ucap Deki ketika ia mengingat kenangan setahun yang lalu.


Dimana hari itu,merupakan hari ulang tahun Sonia.Deki pun memikirkan kado apa yang akan ia berikan kepada Sonia.Dan kebetulan hari ulang tahun Sonia besok.


"Nanti entar di rumah aja,aku menelpon Sonia.Sekarang aku selesaikan aja pekerjaan ku dulu...!!"


Gumam Deki sambil menyelesaikan pekerjaanya.Tidak lama kemudian ia sudah menyelesaikan pekerjaannya.Ia menyimpan semua berkasnya secara rapi diatas mejannya.kemudian ia meninggalkan ruangannya.


Setelah Deki pulang ke rumah,ia istirahat sejenak.Ia berbaring di teras samping rumah.Dan akhirnya Deki tertidur pulas disitu.


Hari pun mulai sore,bibi Manda(pembantu rumah tangga),mencari Deki kemana-mana.


Dan ternyata Deki ada tertidur disamping rumahnya.Bibi Manda pun membangunkan Deki untuk masuk kedalam rumah.


Deki bangun dan langsung ke kamar mandi.Setelah selesai mandi,perutnya lapar benar.Ia langsung ke dapur mencari makanan.


Deki pun kembali ke kamarnya,di kamarnya ia menelpon Sonia. Ia meminta untuk besok sore ia dan Sonia ketemuan dan ia yang akan datang menjemput Sonia.


Tok.....tok....tok...


"Itu pasti Deki..!!" ucap Sonia ke Renza yang lagi duduk menemani dirinya.Sonia langsunp berlari kearah pintu dan membuka pintu.


"Selamat sore sayang...!!,dari tadi yah menunggunya..??" Tanya Deki karena ia merasa sepertinya Sonia menunggunya dari tadi.


"Tidak juga...!! sayang baru 15 menit yang lalu." Jawab Sonia.


Deki pun langsung meminta maaf karena ia merasa terlambat.Namun Sonia hanya berucap.


"Tidak mengapa, sayang mungkin sayang kelelahan.Banyak kerja di kantor jadi bangunnya agak sore" jawab Sonia


"Mana tanta Farah..?, eh mat sore tanta..!"

__ADS_1


tiba-tiba tanta Farah pun muncul,Deki pun langsung memberi salam.Sekaligus iya meminta izin untuk mengajak Sonia jalan.


"Iya tidak mengapa,asalkan hati-hati di perjalanan.Trus jangan lupa pulangnya jangan terlalu malam" ucap tanta Farah.


Dengan raut muka sambil tersenyum,Deki pun membukakan pintu mobil sebelah kiri.


"Silakan naik ke kereta kuda ini..! Wahai putriku" ucap canda Deki ke Sonia.


"Trima kasih pangeran tampanku,Bawalah aku kehatimu biar ku lihat dengan tinta. apa kau mengukir namaku di hatimu." Ucap Sonia,sambil tersenyum manis di hadapan Deki.


Deki pun langsung menujuh cafe valentine.Setelah sampai ,Sonia turun dari mobil ia langsung mengandeng tangan Deki dan masuk ke dalam cafe itu.


Mereka duduk di paling belakang,dan langsung memesan makanan kesukaan mereka,namun banyak kesamaaann diantara mereka. Sambil menunggu makanan di bawahkan.


kedua insan cinta yang sedang dimadu oleh rasa cinta dan rasa rindu. kerena udah beberapa hari tak berjumpa,hanya berjumpa lewat udara saja.


"Sonia...sayang...!! tatap lah mataku" Deki menyuruh Sonia menatap dirinya,dan ketika Sonia menatap matanya sambil sedikit malu-malu.


"Slamat ulang tahun my lady,panjang umur,sehat selalu dan yang paling penting semoga makin sayang dan cinta ama Deki Ernesta."Deki memberi ucapan sambil memegang tangan Sonia.


"Sekarang tutup matamu,yang rapat usahakan tidak boleh ada celah."Deki pun melepaskan salah satu tangannya dan mengambil kalung di dalam saku jas miliknya. dan menarunya diatas meja.


"Sekarang buka matamu my lady," Deki pun menyuruh Sonia membuka matanya.Setelah Sonia membuka mata ia melihat kotak berwarna putih keemasan dia atas meja.


"Silakan kamu yang buka aja my lady..!!,nanti aku yang kenakan ke lehermu..!!" perintah Deki


Sonia pun membukanya dan ternyata kalung emas dan di liontinya yang berbentuk kedua hati yang menyatu di tuliskan nama Sonia dan Deki.


"Aduh..!!! Sayang kenapa beli yang mahal gini..? sayang..!!!,aku bukan cewek matre aku hanya ingin cinta dan sayang mu saja." ucap Sonia sambil mengusapkan airmatanya.


Dengan rasa cinta dan sayang,Deki mengambil sapu tanganya dan membasuh air mata Sonia.


"Jangan menangis my lady,aku tahu kamu juga tulus mencintai aku.Jadi aku tidak pernah merasa rugi memberikan mu hadiah."Ucap Deki sambil menatap wajah Sonia yang manis itu.


Deki berdiri dari kursinya berjalan menuju Sonia,lalu ia pun memakaikan kalung itu di leher Sonia.

__ADS_1


Setelah semua nya selesai Deki dan Sonia pun langsung pulang kerumah.Di dalam perjalanan Sonia merasa bahagia Sekali.


Ia bahagia karena Deki benar benar tulus mencintai nya.


__ADS_2