Antara Cinta Dan Karier

Antara Cinta Dan Karier
Eps.7 Hubungan yang di paksa


__ADS_3

Setelah perkenalan malam itu,Deki tak pernah melupakan kata-kata tanta Farah.Namun dalam hatinya Deki terus terombang ambing.Shela selalu dalam ingatannya.


kring.....kring...kring...


Hp Deki berdering, tampa melihat dulu siapa yang menelepon.


" Hallo shela,apa kabar mu..?? Deki tak menyadari kalau itu telpon dari Sonia.Mungkin dari tadi terlalu membayangkan Shela,sehingga tampah sadar ia menyebut nama Shela.


Sonia lansung mematikan Hpnya,apa yang harus ia katakan pada ibunya,karena ibunya yang menyuruh menelpon Deki.


Karena Renza,udah menceritakan kalau Deki adalah lelaki yang kaya raya dan pewaris tunggal dalam rumahnya.


Sedangkan tanta Farah merupakan,ibu yang gila akan materi.Mungkin selama ini ia udah dimanjakan dengan penghasilan Sonia yang lebih dari cukup.


Dari situlah,Tanta Farah mulai merayu anaknya untuk menikah dengan Deki.


Sudah seminggu, Sonia tak ada job tanta Farah mulai gelisah.Keuangannya semakin menipis


Tanta Farah yang dulunya,ibu yang baik kini menjadi ibu yang pemaksa,Karena ia suka memamerkan ke kayaannya di hadapan ibu-ibu arisan yang lainnya.


Sedangkan Sonia sangat menyayangi ibunya,karena cuman ibunya saja yang ada dalam hatinya.


"Ibu...ibu...!! aku malu menghubungi Deki,ia udah punya pacar.Aku malu ibu...!!! aku sangat....malu sekali...!"


Sonia sambil berlutut,dan meminta ibunya jangan paksakan perasaan yang udah mulai menghilang.karena ia tidak mau berhubungan lagi dengan Deki.


Suatu ketika,Sonia mendapatkan job menyanyi di suatu cafe. Di mana di cafe itu sedang diadakan lamaran Rikki, yang bukan dan tidak lain asisten Deki.


Hadir pula,dicafe itu Deki dan Shela.acara pun dimulai,semua hadirin udah memenuhi kursi undangan yang telah di siapkan.


MC(pembawa acara) mulai membaca susunan acara untuk malam itu.Renza masih menemani Sonia di ruang make up.


"Wao manis sekali kamu Sonia...!!!," Renza memuji temannya itu.


" Apanya yang manis...??,sepertinya biasa aj tu...!!" jawab Sonia sambil menatap wajahnya sendiri yang ada di dalam cermin.


" Kalau aku manis,tidak mungkin Deki berpaling dari aku" Ucap Sonia dalam hatinya.


Satu per satu susunan acara telah dilalui.Kini memasuki sesi yang terakhir yaitu istirahat.Dimana di sesi ini Sonia harus mempersembahkan lagu-lagunya.


Ketika memasuki lagu yang pertama,Sonia belum melihat Deki karena Deki lagi ke toilet.


lagu berikutnya tatapan Sonia mulai memberanikan diri melihat hadirin yang ada disitu.


Tampa sadar tatapan tertuju pada seorang wanita di meja yang ada lurus di depannya.


Namun,Sonia tetap terus bernyanyi.ketika lagunya memasuki kata-kata yang terakhir.Deki pun muncul dan duduk di samping Shela.


Sonia hanya memutarkan badanya dan melihat kearah yang lain.Ia menyelesaikan lagu-lagunya.


Deki pun kaget.

__ADS_1


"Sebenarnya siapa yang mengundang Sonia..??" Deki bertanya ke Shela.Namun Shela hanya tersenyum saja.


" Biarin..!!,biarkan dia semakin membeci dirimu..!" Dengan nada kesal,Shela mengucapkan kata itu.


Namun rasa cinta di hati Sonia. Udah memudar ia tetap berdiri tegak dan terus menyanyi hingga selesai.


Deki udah pulang dari tadi. Iya kesal dengan kelakuan Shela, Deki yakin pasti itu perbuatan Shela.


Di dalam perjalanan pulang, Sonia hanya diam dan tak berkata apapun.


" kenapa ya Sonia diam...!" ucap Rensa di dalam hatinya.


" Sonia Apakah kamu marah sama aku...?" sambil menatap dan memegang tangan Sonia.


" Tidak aku tak memarahi kamu..!" Sonia tetap berjalan terus. Seolah-olah tak terjadi apa-apa dengan dirinya.


"kenapa ya..?" semakin penasaran dengan sikap Sonia. Sonia tetap saja diam dan berkata apapun.


" Oh aku ingat...! tadikan Shela dan Deki hadir di acara itu." Ucap Reza.


"itu kamu tahu...!!" jawab Sonia, memang benar apa yang diucap Sonia, Namun Renza tidak mengetahui, kalau mereka mengisi acara di pertunangan Ricky.


" Yang aku tahu, kita mengisi acara di tempat lain bukan di sini. karena di dalam undangan tidak tertera nama tempat ini." Cerita Rensa yang sebenarnya ke Sonia.


" kalau gitu ini Kerjaan siapa ya...?" tanya Sonia, dan ternyata semua rekayasa itu, diprakarsai oleh Shela.


Sonia semakin jengkel dan benci terhadap Deki, tetapi di dalam hatinya. Iya selalu mengingat pesan ibunya, kalau ibunya menginginkan kan Ia menikah dengan Deki.


" Oh Tuhan apa yang harus aku lakukan..?" ucap Sonia di dalam hatinya. ketika ia sampai di rumah, ibunya menyambut dengan tersenyum.


Dan ibunya juga mengatakan kalau Deki bercerita sambil menangis.


" Mengapa ibu mudah sekali mempercayai dirinya." Bisik Rensa di telinga Sonia.


" Malahan Deki bilang, besok dirinya akan datang lagi ke sini." Ibu kembali menceritakan tentang Deki.


ke esok harinya, pagi-pagi benar tanta Farah mengajak Rensa ke pasar. Katanya Nanti siang Deki mau main-main di rumahnya Sonia lagi.


" Renza Deki orangnya baik kan..?" Ibu Sonia menanyakan sifat Deki yang sebenarnya.


" Maaf Ibu bukannya aku ikut campur namun yang aku tahu.Deki orangnya tidak setia dengan satu pasangan" jelas Rensa ketanta Farah.


Namun ibunya Sonia tetap tidak percaya dengan ucapan Renza. Iya tetap mempercayai Deki.


Kebetulan hari itu, Sonia dan Renza sedang di rumah. ibunya Sonia sangat sibuk hari ini. iya ya memasak makanan yang enak sekali hari ini.


Waktu udah menunjukkan pukul 12:05. Tiba-tiba saja ada sebuah mobil yang berhenti di depan pagar rumah mereka.


Tok....tok...tok


Deki mengetuk pintu rumah tanta Farah, tanta Farah pun terburu-buru untuk membuka pintu, karena ia mengetahui pasti itu Deki yang datang.

__ADS_1


"Silakan masuk Nak...!" tante Farah menyuruh Deki masuk dan duduk di kursi yang telah disiapkan.


" Sepertinya mereka sudah merencanakan semuanya." Ucap Sonia di dalam hatinya.


Sonia bingung apa yang harus dia Jelaskan lagi ke ibunya. karena Sonia merasa Iya sudah menceritakan semuanya tentang baik dan buruknya Deki.


" Nak..!! apa yang kamu inginkan..?" Ibu Sonia menanyakan, Apa tujuan Deki mau makan siang di rumahnya...?


Deki pun mulai membuka ceritanya, Ia menceritakan kan seolah-olah dirinya sangat mencintai dan menyayangi Sonia.


Namun dalam hati Sonia, tidak pernah percaya sedikitpun sama ucapan Deki. Karena menurutnya, dimulut Deki berkata lain sedangkan di hatinya juga berkata lain.


" Ibu...!! bolehkah aku menanyakan sesuatu..?"


"Mau tanya apa nak...???" Sahut tanta Farah.Tanta Farah mengijinkan Deki untuk menyampaikan apa yang ia mau.


"Bolehkah aku,berpacaran kembali dengan Sonia..?"


" Oh...! itu sih gampang, Sonia juga pasti mau. Iya kan Sonia..?" Ibu Sonia memberikan jawaban iya, seolah-olah ibunya Sonia sudah menanyakan ke Sonia.


" kamu mau kan Sonia, berpacaran kembali dengan Deki..??" ibu Sonia melihat Sonia dengan mata melotot.Seperti ia memaksakan kehendak Sonia.


Namun di dalam hati Deki, ia tertawa terbahak-bahak karena dengan mendekati ibunya. Iya bisa berpacaran kembali dengan Sonia.


Namun di dalam hati Sonia, sangat kecewa dengan kelakuan ibunya. Tetapi mau bagaimana ibunya mengiyakan mereka untuk kembali berpacaran.


Dan pada siang itu, resmi Sonia dan Deki berpacaran kembali.


" kalau begitu, boleh kan besok aku datang menjemput Sonia. Agar kami dapat mengenal lebih dekat lagi."


" Iya nak, silakan kamu datang menjemput Sonia." Ibu Sonia menyetujui permintaan Deki


Setelah semuanya selesai makan, Sonia dan Raisa mengangkat piring kotor dan menaruhnya di tempat cuci piring, sedangkan tante Farah dan Deki melanjutkan ngobrol mereka.


Setengah jam kemudian, Deki pun pamit pulang, dan kembali ke kantornya.


Setelah Deki pergi, Ibu Sonia mulai berkata ke Sonia.


"Pokoknya hari ini kamu resmi kembali jadian sama Deki"


Sonia tidak bisah bicara banyak lagi,karena hubungannya sekarang.Sudah diatur oleh ibunya.


" Ibu aku dan Renza pergi istirahat di kamar dulu yah...?" Sonia berpamit dengan ibunya mau istirahat siang.


Sesampai dikamar Sonia Hanya termenung dan diam.


" Apa yang harus kulakukan sekarang...? tanya Sonia dalam hatinya, siang itu Sonia tidak bisa tidur. Sonia terus membayangkan, begitu tega ibunya,tidak memikir perasaannya.


Hari pun mulai sore, Sonia juga tak keluar-keluar dari kamar.


" kamu buka pintu atau aku mendobraknya." lihat.Teriak ibu Sonia di muka pintu kamarnya Sonia. sifat ibu Sonia Kian kasar,Iya terus memaksakan anaknya untuk menjalin hubungan dengan Deki.

__ADS_1


Dan akhirnya nya,Sonia pun membuka pintu kamarnya.


"Mengapa kamu, tak keluar kamar Sonia...?


__ADS_2