Antara Cinta Dan Karier

Antara Cinta Dan Karier
Eps.4 Pertemuan kembali dua teman lama


__ADS_3

Ketika tanta Farah,sedang menelpon dengan teman-teman arisannya.


" Ya Tuhan..! tadi kan Sonia, memesan kalau memanggilnya bangun jam 3. Trus sekarang jam berapa..?" sambil melihat jam di Hpnya,tanta Farah pun terkejut kalau udah jam 3 lewat 5 menit.


Tanta Farah ,menuju kamar Sonia.


Tok....tok...tok...


"So...nia....!,ayo bangun..! nak udah jam 3 lewat 5 menit nie."


Sambil membuka pintu kamar Sonia, yang ternyata memang sengaja tidak dikunci oleh Sonia.


"Sonia...!!! nak....nak..!! ayo bangun..! udah jam 3 nie." tanta Farah sambil menggoyang badan Sonia.


"ehm........iya..! aku.....!! bangun ibu..!" sambil meguap tanda masih mengantuk. Sonia pun bangun dari tempat tidurnya.


Sonia pun memanggil Renza,agar ia juga bangun.Karena mereka berdua rencana mau mengatur ulang jadwal manggungnya.


Renza pun bangun,namun sebelum mereka menyusun jadwal manggungnya Sonia ulang.


"Ayo Ren...!! kita makan dulu..!!" Sonia pun mengajak Renza untuk mengambil makanan di meja makan.


Ketika mereka,sedang asyik makan dengan seriusnya dan tampa sekata apa pun yang keluar dari mulut mereka.


Entah mungkin lapar atau memang makanannya enak. kurang tahu juga maklum karena tadi pulang dari rumah ibu Surti, Sonia dan Renza lansung tidur.


" Sonia makanan ini, siapa yang masak yah...??"


" ibu..!! yang masak smuanya ini." tangan Sonia sambil menunjuk semua hidangan yang ada di meja makan.


" Emangnya kamu tidak mempunyai pembantu...??" dengan nada rasa heran.Renza menanyakan, ada tidaknya pembantu dirumah Sonia.Karena menurutnya orang sekaya Temanya itu.kok tidak mempunyai pembantu.


" Ibu yang nggak mau,karena katanya badanya terasa capek apabila dalam sehari tidak bergerak melakukan aktivitas."


Memang benar apa yang di sampaikan Sonia.karena dari waktu Sonia masih kecil sampai ia sudah besar ibunya masih aktif bekerja dengan orang lain.


Sekarang anaknya sudah punya penghasilan,baru ia berhenti bekerja dengan orang lain.


Dari situlah Didalam rumah mereka, tidak memakai pembantu.karena semua pekerjaan rumah di kerjakan ibunya,walaupun penghasilan anaknya udah besar


Namun Renza,masih penasaran ia pun ke dapur mencari tanta Farah.Ia pun menanyakan lansung ke tanta Farah.

__ADS_1


" Tante apakah benar tanta Farah tidak mau memakai pembantu di rumah ini..?"


"Iya benar nak..! Tante memang sengaja menyuruh Sonia untuk jangan memakai pembantu di rumah ini." Sambil menoleh kearah Renza tante Farah menjawab pertanyaan Renza.


"oh....!! aku pikir Sonia yang tidak mau memakai pembantu dan sengaja membuat tante repot."


" Tidak nak...!! memang tante yang tidak mau" Tante Farah sekali lagi membenarkan ucapan anaknya.


Selesai makan,Sonia dan Renza mulai menyusun ulang jadwal manggung Sonia.karena jadwal manggung yang di peroleh Sonia sekarang merupakan jadwal manggung yang diatur ibu Surti.


Setelah menyusun kembali semuanya,Renza pun mulai memberi tahu ke Sonia.


" Ya ampun..! esok kamu ada jadwal manggung di salah satu stasiun televisi swasta."


Belum selasai berbicara,Hp Renza pun berdering dan ternyata itu adalah telpon dari panitia penyelenggara.


Dimana kegiatannya akan di selenggarakan di luar negeri. Sonia merupakan salah satu penyanyi yang diundang untuk mengisi acara tersebut.


Keesok harinya


"Ayo Sonia kita ke apotik pagi ini, untuk mengurus surat swab.kalau sertifikat vaksin kan kita sama- sama udah memiliki."


Tampa menunggu lama-lama Sonia dan Renza pun pergi ke apotik. setelah semua urusan selasai mereka pun kembali ke rumah.


Ke esok harinya,Sonia dan Renza pun bersiap-siap untuk berangkat keluar negeri.


" Renza paspor kamu adakan...??"


"iya..! ada aku udah mengurusnya jawab renza sambil mengeluarkan paspor dari dalam dompetnya.


" Oke. .!,kalau semuan udah beres kita tinggal menunggu penjemputan saja."Ucap Renza ke Sonia.


Berselang tiga menit kemudian,mobil jemputan pun tiba.


"Ibu aku dan Renza berangkat dulu, hati-hati di rumah,kalau ada perlu telpon aja."


Lalu Sonia dan Renza menyalim tangan tanta Farah dan mereka pun lansung berangkat kebandara.


30 Menit kemudian pesawat yang ditumpang Sonia dan Renza pun lepas landas.


Setelah sampai ditempat tujuan,Sonia dan Renza pun meninap di hotel.Dimana di hotel itu semua di bayar oleh panitia.

__ADS_1


Keesok harinya,acara pun di mulai lagu indonesia raya dinyanyikan.


"Gimana kamu siapkan..?"Renza menanyakan tentang kesiapan Sonia. Karena dari tadi seperti tidak biasanya,Sonia kelihatan seperti gugup.


"iya aku siap..! emang napa kamu nanya gitu..?" Ekspresi wajah Sonia, seolah-olah nggak terjadi apa-apa.


"oke maaf kalau gitu...!,habisnya kamu kelihatan bukan seperti Sonia yang aku kenal umumya."


Tangan Renza sambil mengelus-elus punggung Sonia. Dan sepertinya Renza tahu,kalau temanya gugup karena ada Deki disitu


Ketika acara pun mulai di buka secara resmi oleh Deki ernesta.


Dimana Deki merupakan ceo Ernesta group yang memiliki anak perusahan dimana-mana dan paling terbesar se asia tenggara.


Ternyata acara ini sengaja dilakukan oleh Deki Ernesta,karena ia telah meninjau sepertinya banyak perusahan-perusahan milik anak bangsa di luar negeri yang mulai mengalami penurunan pendapatan.


"Mengapa saya adakan acara ini...?,pasti ada yang sudah tahu,namun pasti ada juga yang belum tahu."


Deki pun menjelas semua tujuanya. Dimana ia ingin agar mereka saling bantu-membantu,dalam hal apapun sehingga semua perusahan tetap berjalan secara normal walaupun ditengah pandemi seperti ini.


Dan ternyata Deki juga yang sengaja mengundang Sonia untuk mengisi acaranya itu.Namun ia tidak mau memberi tahukan Sonia .


Karena ia takut Sonia menolak tawarannya,setelah Deki selesai membuka dan menyampaikan sambutannya


Tidak lupa Deki juga mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Sonia.


" kalian para hadirin yang terkasih,pasti dalam hati kalian bertanya-tanya. mengapa saya mengundang Sonia ke sini,ke acara ini."


Ucap Deki,Deki pun menceritakan karena rasa bersalahnya lah,


" Pada kesempatan ini saya meminta Sonia untuk merapat ke sumber suara.


Sonia pun naik ke atas panggung,Sonia merasa malu sekali ternyata teman lamanya itu.masih mengingat dirinya.


" Sini naik ke atas panggung,berdiri di samping aku." Deki membimbing Sonia untuk naik keatas panggung.


Aku minta maaf atas kesalahan aku tempo hari.


"Gila benar lelaki ini ,masalah udah lama masih ia kenang kembali." gumam sonia dalam hati.


"iya nggak apa-apa...!!! lagian pak Deki tidak salah,aku yang salah karena hari itu aku juga tidak datang."Soniapun mulai menceritakan semuanya.

__ADS_1


ia pun mulai menceritakan ,dimana hari itu hari pertama ia masuk kerja,sehingga ia lupa kalau ia ada janjian dengan Deki.


__ADS_2