
Karena bibi Manda melarang aku untuk membukakan pintu.Terpaksa aku hanya diam dan duduk di sofa ruangan tamu saja.
"Selamat sore ibu Sonia.!"
"Hay Ki !, kamu juga ikut Deki."
" Iya bu !,Soalnya bapak yang meminta aku menemaninya.Biar bisah gantian bahwa mobilnya."Ucap Riki,sambil menaruh koper baby sister di kamarnya.
"Maaf ! lama menunggu mami,soalnya lumayan jauh jaraknya." Ucap Deki,sambil mencium keningku.
" Selamat sore nyonya ! saya Siti Aisyah.Biasa dipanggil Ais."
"Iya sore juga !,siapa tadi nama panggilannya." Tanyaku lagi,karena aku lupa.Soalnya manis dan seksi juga beby sister itu.
Siti Aisyah
Aku pun terpana melihat gaya beby sister itu.
Sonia Astuty
__ADS_1
Di dalam hatiku,selalu saja gelisah.Karena beby sister itu,membuat aku selalu saja jadi beban pikiran.
"Ais ! apakah kamu sudah memiliki keluarga?" tanyaku,karena penasaran dengan gadis itu.Karena menurut aku gadis itu pintar mengurus anak kecil.
"Belum bu ! Aku juga baru selesai sekolah." jawab gadis itu,dengan wajah yang serius dan tenang.
"Emangnya kamu tamatan apa Ais?" tanyaku semakin penasaran lagi.
"Cuman sampai SMA ajah bu !,Soalnya ayah dan ibu mampunya sampai di situ saja." Jawab Ais dengan polos.
Deki Ernesta
"Emangnya kamu tahu dari mana ? kalau dia pintar mengasuh anak kecil." Tanyaku,seolah aku belum tahu cara beby sister itu bekerja.
" Mami,percaya dong ama papi.Benaran papi nggak bohong,soalnya kata budenya Riki dia rajin dan pandai mengurus anak."Jawab Deki,dengan sangat yakin dan percaya.
" Mami !"
" Yah ! Kenapa ?"
" Kok,gitu jawabnya ! Jangan bilang mami cemburu.Iyakan ? mami cemburu sama Ais." Tanya Deki,dengan nada seperti mau tertawa saja.
__ADS_1
" Sudah tahu malah nanya !" jawab aku,dengan wajah yang cemberut.
" Hahaha....! ada yang cemburu.mami ! aku tahu, dia itu masih anak-anak.Menurut aku,selayaknya kita mengajarinya cara hidup yang baik dan sopan." Jelas Deki,yang sedikit membuat aku lebih nyaman dan tenang.
Keesok harinya,beby sister itu sudah bangun.Dia juga sudah membawah dan mengendong Khanza untuk berjemur di matahari pagi.Katanya matahari pagi,bagus buat tulang dan kulit.Menurut penjelasan guru waktu SMP dulu.
Setelah selasai,Ais pun memandikan Khanza.Dipakaikan semua pakainya.
"Bibi..bi Manda,bolehkan bibi mengendong Khanza sebentar saja.? Soalnya aku mau putar susu buat si cantik minum."
" Sini Ais ! biar ibu saja yang gendong.Kamu selesai buat Susu.Lalu kamu mandi saja dulu,Udah mulai siang ni."Ucap aku,sekaligus mengambil Kanza dari Ais.
Belum sampai beberapa menit Kanza sudah tertidur dipelukan aku.Selama dipelukanku,aku menatap dan kadang aku mencium gemas dengan kanza.
Betapa aku sangat bahagia sekali,akhirnya aku menjadi ibu rumah tangga.Bahkan sudah dikaruniahi anak yang cantik.Dia mirip kayak ayahnya,udah ganteng, putih dan hidungnya mancung lagi.
Setelah kami mempunyai buah hati,hari-hari Deki pun lebih banyak di rumah.Pokoknya rasa kebahagian aja yang aku dapat dari Deki.
Suatu hari ada telpon dari kampung.Aku kira keluarganya Ais,eh..! malahan keluarga bibi Manda.
**Mohon maaf kalau cuma 500 kata saja,soalnya tangan author bengkak kurang tahu kenapa.Mohon dukungannya dong,Karena masih banyak kisah ispirasi. Seperti perselingkuhan,perselisihan dan lainya lagi.
Oh..iya bibi Manda rencananya akan keluar atau istirahat kerja.Sehingga mereka harus mencari pembantu baru.Dia paruh baya dan pintar memikat hati lawan jenisnya. Nantikan aja apakah dia akan menggoda Deki atau tidak .Nyimak aja terus dikelanjutan kisahku Antara kaier dan cinta.Episode yang akan datang,Namun sebelumnya author memohon yang belum cukup umur jangan baca**.
__ADS_1