Antara Cinta Dan Karier

Antara Cinta Dan Karier
Eps.25.Curahan hati kami berdua


__ADS_3

Selama masa hamil aku dari bulan kedua sampai bulan keempat,rasa ngidam aku sungguh aneh.selain pengen makan kelapa muda,aku juga pengen dekat dengan suami aku.


Setiap kali suami aku mau berangkat kerja,aku selalu merengek seperti anak kecil.Aku selalu mengulur waktunya,Sehingga dia selalu telambat ke kantor.


Suatu hari suami aku baru pulang dari kantor,ganti baju ajah belum aku sudah meminta antarkan aku.


" Papa...papa...! aku bosan di rumah,antarkan aku ke ibu dong.Bolehkan..?"tanya aku,dengan ciri khas aku yang manja.Namun, Deki hanya diam dan tidak berkata apa pun.


"Sayang apakah kamu keberatan? tanya aku,dengan wajah yang serius.Namun,tetap Deki tidak menjawab.Aku jadi jengkel,hati aku makin panas.


"Hay...suami aku,kalau tidak mau bicara.Bukannya diamin aku kayak gitu.!"Ucap aku,karena kesal aku pun turun dari mobil itu.Dipanggilnya aku berulang kali,tetap saja aku tidak mau.Aku masuk kamar dan mengunci pintu dari dalam.


Suami aku terus mengetuk pintu,aku pun tetap memilih mengurung diri di dalam kamar.kadang dia memangil aku dengan nama,kadang mama.Namun tetap saja aku tidak mau membukakan pintu.


"Mama...mama..! keluar dulu biar ku jelaskan." ucap Deki,sambil mengetuk pintu kamar.Aku pun membukakan pintu untuk suamiku.


"Mama..! aku minta maaf,soalnya tadi aku masih capek.Aku baru pulang kerja,kamu sudah mengajak aku jalan.Aku mohon lain kali jangan gitu dong mama.Coba kamu lihat diriku ,aku ajah belum ganti pakaian."


Aku menoleh,dan melihat suamiku.Ternyata memang benar dia belum ganti pakaian kantornya.


" Aduh papa..!,aku mohon maaf,soalnya aku bosan di rumah ajah.Ya..! terpaksa aku mengajak kamu ke rumah ibu."Jelas aku,dengan memutar badan.Lalu memeluk suami aku dengan erat.


" Papa...!aku minta maaf.! Jujur,aku sangat mencintai dan menyayangi dirimu.kamu sudah aku anggap sebagai ayah aku,kakak aku dan sekaligus sebagai suami aku.


Aku dari kecil tidak tahu,wajah ayah dan sifatnya bagaimana.Sehingga aku,suka membuat tingkah manja dengan kamu.Karena dirimu yang sekarang aku miliki.

__ADS_1


Aku tahu dirimu,bukanlah yang pertama.Yang pernah singgah di hatiku,dan sekaligus yang menyentuh aku." Curhat aku,sehingga membuat diri aku menangis di dalam pelukan suamiku.


"Aku juga minta maaf! Karena tidak mengerti dengan sikap kamu.Sonia kamu akan menjadi orang terakhir dalam hidup aku.Aku janji..!" Ucap suami aku,dalam keadaan sedang memeluk diriku.Suamiku menghapus air mataku,sehingga membuat diriku semakin erat memeluk dirinya.


Semenjak peristiwa itu,setiap kali aku mau mengajak suamiku untuk jalan.Aku selalu menanyakan dirinya dulu.Apakah dia mau atau tidak mengantar diriku.


Kejadian aku dimasa lalu,membuat diri aku tidak mau mengulang kembali kegagalan untuk yang kedua kalinya.Memang dulu aku dan Erens melakukan,bukan dalam keadaan sadar.Dia memukul rusuk aku,sepertinya dia pandai dalam hal memingsankan wanita.


Ketika aku sadar,semuanya telah berlalu.Hanya perih dan sakit yang aku rasakan di bawah sana.Berjalan saja sakitnya bukan main.


" Istriku!, aku mohon! apa pun yang kamu rasakan tentang sifat dan karakter aku.Tolong kamu sampaikan ke aku,biar aku merubahnya pelan-pelan." Ungkap Deki,Dengan mengangkat ke dua tanganku dan menggenggam dengan kedua tangannya.


"Mama..! aku dulu juga pernah memiliki masa lalu yang pahit.Aku sangat menyayangi dirinya.Namun,dirinya tidak pernah menyayangi diriku.


Dia selalu saja selingkuh,baik di depan dan di belakang aku.Dari situlah aku tidak pernah,memberikan perasaan aku terhadap siapa pun.


Malahan kalau aku,sudah menyentuh dirinya.Aku menganggap dirinya tidak berharga lagi di mataku.Aku mencari lain lagi,dari situlah yang namanya cinta dan sayang tidak pernah singgah di hatiku."


Suami aku,menceritakan masa lalunya.Dari situlah aku,paham ternyata suamiku adalah orang yang suka belajar dari pengalaman masa lalunya.


Suami aku juga menyampaikan, kalau di dalam suatu hubungan harus ada saling keterbukaan.Tidak suka ya katakan tidak suka,jangan hanya diam dan memendam semua itu.


"Istri aku, begitu pulah dengan diriku.Aku pun harus mendengar kemauan kamu apa.Jangan aku menjadi egois hanya mau didengar,sedangkan mendengar tidak mau.


Karena kita hidup berumah tangga,bukan sebulan atau setahun melainkan seumur hidup kita." Ucap suami aku,dengan wajah yang tersenyum.

__ADS_1


" Mengapa kamu tersenyum papa.?"


"Aku bahagia saja karena kamu, mau mendengarkan cerita aku." jawab suami aku,sambil tangan kirinya bercanda menarik hidungku.


Dari saat itu,aku berjanji dalam diri aku.Aku akan menjaga dan mempertahankan lelaki ini.Karena aku yakin,aku akan bahagia bersama dirinya.


Karena menurut aku jarang lelaki,yang mempunyai banyak uang memiliki perasaan cinta dan kasih sayang seperti suamiku ini.


Padahal aku tidak terlalu cantik,dan seimbang dengan ketampanannya.


Hari berganti hari,minggu berganti minggu bulan dan tahun.Kami masih tetap bersama dan cinta kami tidak pernah goyah.


Karena aku selalu,mendengar perkataan suami aku,begitu pula suamiku.Dia juga selalu mendengar perkataan aku.Karena kami berdua sama-sama sepakat.Walaupun semua masalah seberat apa pun,kami berdua harus melalui bersama-sama.


Karena prinsip suamiku,cinta dan keluarga ini ada.Itu semua karena kami sama-sama mau untuk membangunnya.


"Sayang kamu ingat,awal kita bertemu dan dari sekian cobaan yang kita lalui masing-masing.kamu ingatkan? Tanya Deki,dengan menatap wajahku


" Ingat apa sayang? tanyaku,karena rasa penasaran dengan pertanyaan Deki.


" Kamu pernah memiliki masa lalukan.? Kalau pernah mengapa kalian berdua tidak bertahan,sampai lanjut ke jenjang pernikahan" Tanya suami aku,yang membuat diriku bingung "Maksud kamu apa?" tanya aku,karena rasa penasaran dengan pertanyaan suamiku itu.


"Maksud aku,kalian berdua tidak jadi karena kalian berdua bukan jodoh.Dan Tuhan malah memilih aku,menjadi jodohmu sama halnya dengan diriku.Tuhan telah memilih dirimu menjadi jodohku." jawab suamiku,dengan mencium keningku


Tak sadar,sudah jam setengah satu malam.Deki pun meminta untuk tidur duluan.Namun sebelum tidur dia berpesan.

__ADS_1


Agar aku juga tidur,kerena besok dia mau mengantarkan aku pagi-pagi kerumah ibuku.


Keesok harinya,ternyata kami berdua sama-sama bangun kesiangan.Karena semalam kami berdua tidurnya larut malam sekali.Namun,tetap saja dia mengantarkan aku kerumah ibuku.Dia pun lanjut ke kantornya.Untung aja dia adalah pemilik perusahan.


__ADS_2