
Setelah keluar dari kantor.Deki, Sonia dan Renza menuju mobil Deki yang ada di parkiran.
"Silakan permaisuriku" Ucap Deki sambil membukakan pintu mobil untuk Sonia.
"Trima kasih pangeranku yang tampan" jawab Sonia sambil tersenyum.mereka pun keluar dari parkiran dan melaju dengan kencang.
"Ayank bagaimana kalau kita mampir di cafe..??" Tanya Deki.
"Iya aku juga mau,biar Sonia yang traktir." jawab Renza dengan cepat.
"Ayo Sonia..! sekarang kamu yang memilih tempat nya,karena kamu yang mentraktir gimana...?" Tanya Renza,untuk meminta saran dari Sonia.
"Kalau menurut aku,alangkah bagusnya di cafe valentine aja..!! Gimana menurut kalian berdua..?" Tanya Sonia meminta pendapat Deki dan Renza.
"Kalau aku oke.. !" jawab Renza
"Kalau aku terserah ama permaisuriku."jawab Deki.
Mereka bertiga sampai di cafe Valentine. mereka langsung duduk dan memesan, makanan kesukaan mereka masing-masing.
Kebetulan sore itu cafe itu sangat ramai pengunjung.
Kebetulan muncul pula Shela dan seorang lelaki.Shela dan lelaki itu, memilih duduk di meja ke dua dari depan.
karena saking asyiknya mereka ngobrol, mereka tidak tahu kalau di situ ada Deki dan Sonia juga.
Karena jarak mereka lumayan jauh,apa yang mereka ngobrol tidak bisah di dengar oleh Deki dan Sonia.
Makanan pun sampai di meja Sonia,Deki dan Renza.Tampa sengaja Shela melihat ke arah mereka.
Shela pun terkejut apa yang harus ia lakukan.sambil berpura-pura mengangkat ponselnya
Tidak tahu apa yang ia bicarakan,ia keluar dari cafe itu dan tidak kembali lagi.Sedangkan lelaki itu akhirnya keluar dari cafe itu.
Deki dan Sonia hanya tersenyum saja,mereka pun menyelesaikan makanan mereka,semua makanan itu pun di bayar oleh Deki.
Sebenarnya Sonia yang mau membayarkan,namun Deki menolaknya.Karena Deki beralasan kalau dia yang mengajak mereka untuk mampir di cafe.
Setelah semuanya selesai,mereka bertiga kembali ke mobil dan langsung pulang.Didalam mobil Sonia dan Renza tertidur, mungkin karena kelelahan dari tadi siang tidak beristirahat.
"Ayank..ayank.. udah sampai nich...!" Deki memanggil Sonia yang tertidur pulas.
__ADS_1
"Aduh...maaf ayank aku ketiduran..!!" ucap Sonia sambil turun dari mobil Deki.
"Eh... mana Renza..?" Tanya Sonia
"Hampir aku lupa,ia juga ada tertidur dengan pulasnya." Ucap Deki
"Biar aku yang membangunkannya saja...!!" jawab Sonia,sambil memutar kembali badanya dan menuju mobil Deki.
"Hay....Ren..!! ayo bangun kita sudah sampai..!"Sonia memanggil Renza yang lagi tidur.
Tidak lama kemudian,Renza terbangun.
"Ya ampun..Renza..!! tidur kamu menakutkan sekali" canda Sonia,sambil mengelitik pinggang Renza.
" Idih... geli taw.....!" ucap Renza,dan langsung bangun dari tidurnya.
"Terima kasih ayank...!!, udah mentraktir kami berdua.Hati-hati di jalan jangan ngebut."Pesan Sonia untuk pacarnya.
Hari itu memang sangat melelahkan,Untuk mereka bertiga. Namun ada sedikit rasa kebahagian di hati Sonia,ia bisah berjalan bersama dengan ke kasih hatinya.
Malam itu Sonia dan Renza belum bisah tidur.Biasanya kalau mereka berdua, sudah naik di tempat tidur. Tidak lama pasti sudah ada yang mengdengkur.
Sedangkan Sonia, masih memikirkan keputusan apa yang akan ia ambil..? mau pilih pertahankan pekerjaan atau tetap bekerja sambil menanggung malu yang ia dapat di tempat ia bekerja.
" Bagaimana kalau aku cuti dua bulan dulu...?" tanya Sonia dalam hatinya sendiri.Namun ia belum bisah mengambil keputusan itu.mana lagi dia harus merahasiakan ini semua.
Karena Sonia tidak ingin, ibunya mengetahui kalau ia sementara waktu tidak bekerja.
"Uang tabungan aku masih cukup,untuk dua bulan kedepan."ucap Sonia,Sonia tidak sadar kalau Renza belum tidur.
"Apanya yang cukup Sonia..??" tanya Renza,kebetulan aku mendengar perkataamu tadi.
" Ren...aku mohon ama kamu..!!,jangan kamu ceritakan ke ibu tentang permasalahan di tempat kerja ku tadi. Aku tidak mau sampai ibu kepikiran." Ucap Sonia sambil menggenggam tangan Sonia.
Dengan rasa terharu,dan sayang sama temanya itu.Renza pun memeluk temannya.
"Aku janji Sonia..!,aku tidak akan menceritakan pada ibu..!" jawab Renza.
Ke esok hari,seperti biasanya Deki menelpon Sonia.Tampa menyembunyikan Sonia pun menceritakan semuanya ke Deki.
" Kalau memang itu sudah menjadi keputusan mu.Aku sih..!! setuju aja. Nanti entar sore,aku datang menjemputmu baru kita lanjutkan kembali obrolan kita." Ucap Deki,mereka pun mengakiri obrolan mereka.
__ADS_1
Deki pun bersiap diri,untuk berangkat ke kantornya. Setelah sampai di ruangannya Deki duduk diam dan berpikir.
"Minggu Depan hari uĺang tahunku.Bagaimana kalau aku mengajak Sonia berlibur ke luar negeri.Sekaligus merayakan ulang tahun ku di sana.
Hari kian sore,Deki pun melajukan mobil dengan kencang,karena ia merasa Sonia telah menunggunya di rumahnya.
Selang 20 menit kemudian Deki sampai di rumah Sonia.
" Ibu...bu...!!aku pergi dulu,Deki udah menunggu aku di depan.Ren...! aku pergi dulu..jangan kemana-mana Ren...! pesan Sonia,sambil mengambil tasnya lalu pergi.
Sampai di mobil Deki udah membuka pintu buat dirinya.
"Silakan masuk ayank..!"ucap deki,sambil kedua tangannya mempersilakan Sonia masuk kedalam mobilnya.
Mereka berdua pergi ke cafe,tempat biasanya mereka ngobrol berdua saja.
"Sonia bagaimana kalau ulang tahun ku. Kita liburan ke luar negeri kamu mau atau tidak..?" tanya Deki
" Kayaknya ibu tidak mengizinkan aku." jawab Sonia dengan berat hati.Karena tidak bisah mengikuti kemauan Deki.
" Ayank...! aku minta maaf yach pleas...!! Mohon Sonia agar Deki mau menerima penolakannya.
"Iya..!!ayank nggak apa-apa nanti lain kali aja...!Habisnya aku kira kamu memikirkan pekerjaan kamu. yang selama ini kamu impikan dan kamu perjuangkan."
Jawab Deki,sambil menjelaskan ke Sonia.Mengapa ia mengajak Sonia untuk pergi keluar negeri.
"Ayo kita pulang,kesempatan masih tempo.kita memberi tahukan ke tanta Farah kalau minggu depan aku ulang tahun." ucap Deki sambil mengajak Sonia pulang.
Setengah jam kemudian mereka tiba di rumah Sonia.
Tok...tok..tok..
Renza yang membuka pintu,kebetulan tanta Farah sedang memasak di dapur.
"Ayo...masuk Ayank..!! mau minum apa ayank...? aku buatin..??" tanya Sonia,sambil menawarkan Deki mau minum apa.
"Aku minum kopi aja,tapi guĺanya jangan terlalu banyak." Ucap Deki.
Tidak lama kemudia tanta Farah,Sonia dan Renza sama-sama muncul dari dapur.
Sambil minum kopi mereka pun Ngobrol tentang hari ulang tahun Deki.
__ADS_1
Mereka pun sepakat nanti acaranya diadakan di cafe ibu Surti.Dan rencana di adakan minggu depan.
"Kalau udah selesai,aku pamit dulu habis udah mau jam 9 malam." ucap Deki sambil berdiri dan berpamitan dengan mereka.