Apa Salah JANDA?

Apa Salah JANDA?
Bab 14


__ADS_3

"Oke! Saatnya bekerja,Nona Lily!"


Lilly langsung bangkit berdiri dari pangkuan Haris, dan mengambil catatan jadwal hari ini untuk atasannya. harus berjalan menuju meja kerjanya, sementara Lili mengekor di belakang pria itu sambil memegang notice spiral dan semua arsip lain yang sudah diseleksi, surat-surat, dan proyek yang akan dia bahas dengan bosnya.


Haris sudah duduk di kursi kebesarannya, Prilly mulai membacakan beberapa agenda kerja hari ini. Lili mencoba bersikap profesional dalam pekerjaannya walaupun pesona bosnya masih membuat dirinya kelabakan.


"Arsip Mr Kenzo," katanya sembari mengulurkan map coklat bersama secarik kertas pada Haris.'' ini kontrak yang perlu dinegoisasi kembali.''


Haris mengangguk, dan mulai meninjau berkas-berkas yang diserahkan oleh sekertaris nya itu.


""*"*"*"*"""


setelah selesai dengan pekerjaannya, hari ini lily memilih untuk meminum kopi di cafe bersama temannya bernama flora.


dan mereka pun sekarang sudah berada di cafe dan sedang berbincang-bincang.


"Apa?" Flora kaget saat lily mulai bercerita tentang Haris dari A sampe Z.


Lily hanya mende sah, sejujurnya apa yang dia lakukan sungguh hina. Tetapi, tidak bisa dipungkiri bahwa dia pun menikmati kebersamaan intim yang dilakukannya bersama Haris.


" dia juga menawarkan tempat tinggal yang layak untukku, contohnya apartemen.'' ujarnya sembari memeluk kakinya naik ke atas kursi yang ada di cafe itu.

__ADS_1


"Seriously?!" tanya flora tak percaya. Lili kembali mengangguk.''Wah! Wah! kamu beruntung sekali, dear,"ucap nya memuji Lily.


Sementara wanita yang di puji memilih mendengus.


"Menjadi simpanan bos, apakah itu sebuah hal yang beruntung?" tanya Lily yang mengejek dirinya sendiri.


"Tapi, kau menikmatinya, kan?"


" Bagaimana tidak, pesonanya membuatku Hampir tak bisa bernafas,'' Lili pun jujur.'' tetapi, aku selalu bertanya-tanya. mengapa dia harus mencari kepuasan pada wanita lain, Padahal dia memiliki istri yang sangat sempurna.''


" mungkin, dia kesepian karena istrinya sering bepergian ke luar kota maupun ke luar negeri,'' kata flora berargumen.'' istrinya kan seorang istri-istri sosialita dan istrinya CEO terkenal sudah pasti mereka Jarang Bertemu, dikarenakan memiliki kesibukan masing-masing. Apakah dia tidak pernah membicarakan istrinya padamu?''


"Uem.... dia tidak suka membahas perihal Kak Angel.''


"Iya, dia terlalu tertutup. aku pernah Mendengar pembicaraan mereka di telepon dan mereka tanpa akrab.''


" bisa jadi dia memang memiliki hormon berlebih dan butuh segera disalurkan...Hahaha..."Flora tertawa lebar.


Lili pun kembali mendengus mendengar perkataan temannya itu.


setelah mengobrol panjang dengan flora, Lily memutuskan untuk menginap semalam di rumah temannya itu, dan dia akan berangkat naik taksi online pagi-pagi sekali untuk berangkat kerja. Lily malas untuk bertemu langsung tatap muka dengan kakak sepupunya. namun saat ia sedang ingin beristirahat di rumah flora tiba-tiba saja ponselnya berdering, Lily melirik nama si pemanggil. bibir atasnya melengkung indah ketika nama Haris tertera di layar ponselnya, bergegas wanita itu mengangkat panggilan.

__ADS_1


"Hallo!" sapanya pada haris.


"Aku akan menjemput mu."


Lily terke siap mendengar perkataan Haris, pasti pria itu sedang menginginkan dirinya saat ini juga.


"Mas Haris, maafkan aku," katanya penuh penyesalan.


"Ada apa?" tanya pria itu. Lily bisa menebak pasti pria itu tengah mengerutkan keningnya atau menautkan alisnya.


"Aku sedang tidak pulang ke rumah itu, tapi aku sekarang menginap di rumah teman ku," kata nya memberitahu.


"Berikan alamatnya!" titahnya tegas.


"Hah! yang benar saja?"


Lili langsung mengirimkan lokasi rumah temannya pada Bosnya itu dan langsung diterima Haris.


"Bersiaplah, aku akan menjemputmu!"


"Baik, kutunggu." sambungan telepon itu langsung terputus.

__ADS_1


Lili tak percaya Haris akan menjemputnya ke sini, saat ini juga. Apakah pria itu benar-benar sedang menginginkannya sehingga tidak bisa ditunda, atau bila dia ingin Bukankah dia bisa mencari wanita lain yang mudah dijangkaunya.Oh, bodohnya! tentu saja harus akan mencarinya karena pria itu sudah membayar mahal dirinya. hari tidak mungkin menyia-nyiakan dirinya begitu saja.


Bersambung


__ADS_2