Apa Salah JANDA?

Apa Salah JANDA?
Bab 05


__ADS_3

"Awal muka semuanya"


"Kamu, gugat suami mu, Ly?" wanita muda yang tak lain adalah teman Lily yang menjemput wanita itu di depan kantor pengadilan kaget dengan apa keputusan yang diambil temannya itu.


"Iya, aku sudah ga sanggup lagi diginiin. aku manusia Mel bukan binatang yang sesuka hati mereka mempermainkan perasaan aku," ucap Lily sedikit terisak dan mencoba menahan air matanya yang hendak keluar membasahi pipinya yang mulus.


" Oke Lili aku paham, sekarang pikirkanlah Langkah apa yang akan kamu ambil untuk manusia laknat seperti mereka.'' ucap Melly teman lily tersebut.


Lili terdiam sambil termenung, hari ini mungkin akan menjadi hari yang paling memilukan namun bersejarah bagi Lily. seorang wanita muda berusia 20 tahun yang dijebak oleh keluarga yang sangat ia sayangi.kenapa dengan begitu mudah keluarga nya menyerahkan dirinya di keluarga Bramantyo? apakah keluarga nya mendapatkan uang yang banyak akan dirinya? atau apa? semua berkecamuk dalam pikiran wanita itu.


Dulu sebelum Ibunya meninggal, Lily adalah anak yang sangat ceria, dia hidup dengan bergelimang kasih sayang dari kedua orang tuanya. Tetapi semenjak ibunya meninggal, hanya kesedihan yang sering dirasakan oleh Lily. Apalagi setelah ayahnya memutuskan untuk menikah lagi. di sinilah awal mula kejamnya kehidupan yang harus dirasakan oleh Lily. Tiada hari tanpa air mata. dia berjuang mati-matian untuk menghidupi dirinya sendiri. karena ibu sambungnya kejam dan selalu membeda-bedakan dirinya dengan saudari dirinya itu. dan entah kenapa saat itu juga Ayah Lily membiarkan dirinya dinikahkan oleh orang kaya yang ada di kota.


Lili selalu berdoa kepada Tuhan untuk bisa melalui semua cobaan ini, sampai di mana hanya kebahagiaan yang akan ia rasakan. namun takdir berkata lain, dia berpikir setelah menikah dan memulai kehidupan baru dia akan bahagia, ternyata Lili salah, dunia sangat kejam untuk dirinya. dan sekali lagi patah hati yang membuat Lily benar-benar hancur, suaminya dengan wanita lain berada di hotel di mana posisi Lili sekarang masih tetap menjadi seorang istri dari Rio keluarga Bramantyo.


******

__ADS_1


sudah tiga hari berlalu semenjak Lily pergi dari rumah mertuanya dan semenjak ia telah menggugat suaminya itu, Lily hanya memegang uang Rp500.000 dan karena biaya kamar hotel atau penginapan uangnya tinggal Rp100.000, dan kini wanita itu sedang mencari alamat tempat tinggal kakak sepupunya satu-satu yang ada di ibukota tersebut. Namun, Lili belum juga menemukan titik terang keberadaan Angel Kakak sepupunya. Lili hampir menyerah dengan semua cobaan yang terjadi di hidupnya. Kak Angel hilang bak ditelan Bumi, dia benar-benar tidak mengetahui di mana tempat tinggal kakaknya itu.


hanya berharap dia bisa bertemu dengan Kak Angel agar dirinya bisa menyambung hidup di ibukota, menurutnya pulang ke kampung pun percuma.


" apa yang harus aku lakukan, ini sudah tiga hari sejak kejadian itu, Malang bener. " ucap Lily yang takut akan dirinya sendiri karena tidak tahu mau ke mana tujuannya selanjutnya.


Lili pun mencoba mencari Angel ke rumah lama yang pernah Lili kunjungi dahulu. dia mengetahui alamat Angel yang baru dari saudara Kak Angel yang juga menuntut ilmu di kota tersebut.


" apa ini bener rumahnya? tapi kenapa seperti tidak ada penghuni di rumah ini? apa sedang tidak ada orang di rumah? sebaiknya aku harus mencoba bertanya kepada penduduk di sini, mana tahu mereka tahu di mana keberadaan Kak Angel. aku sudah tidak bisa menunggu lebih lama lagi, uangku sudah menipis.'' ujar Lili dengan tekad bulatnya.


" Permisi Pak, saya Lili, saya saudara sepupu Kak Angel di kampung. Saya ingin bertanya kepada bapak, Apa benar rumah yang di depan itu rumahnya Kak Angel yang kalau nggak salah suaminya itu memiliki perusahaan?'' ucap Lili bertanya.


" bener Mbak, itu memang rumahnya Bu Angel. tapi sudah tiga hari saya tidak melihat beliau di rumahnya. Mungkin beliau sedang keluar kota. kalau Boleh saya tahu, Mbak Ada urusan apa ya dengan Bu Angel?'' Ucap pak Wanto.


" Ini masalah hidup dan mati saya Pak, Saya mau minta tolong, kalau bapak melihat Bu Angel sudah pulang Bisa kah bapak mengabari saya, nanti saya akan memberi kartu nama saya. saya mohon, saya sudah putus asa, ini jalan satu-satunya yang saya punya Pak. Saya butuh pekerjaan dan hanya Bu Angel yang bisa saya andalkan saat ini.'' ucap Lili murung.

__ADS_1


" Baiklah Mbak, kalau saya bertemu dengan Bu Angel nanti saya akan menghubungi Mbak.'' Ucap pak Wanto lagi.


" Atau gini aja Mbak, mending Mbaknya pergi ke kantor Pak Haris. nanti Mbak di sana bisa menemui suami Ibu Angel dan siapa tahu Mbak nanti mendapatkan titik terang di sana,'' saran Pak Wanto karena iba melihat Lily yang sepertinya sudah kelelahan.


" bisa Bapak kasih tahu alamatnya?'' tanya Lili dan Pak Wanto pun langsung mengeluarkan kartu nama yang berisikan alamat kantor suami Bu Angel.


"Ini mbak." pak waktu memberikan kartu nama itu kepada lily.


Lily pun langsung melihat nama yang tertera didalam kertas itu.


"HARIS DIRGANTARA."


Bersambung


❣❣❣❣❣❣

__ADS_1


__ADS_2