
HARIS DIRGANTARA GROUP
"Apa anda ingin melamar disini?" tanya salah satu penjaga tersebut dikantor itu.
Lily terdiam sejenak, niat nya adalah ingin mencari kakak sepupunya tapi....
"Iya, Pak." ucapnya sedikit antusias, sambil terus tersenyum senang.
"Ikut saya."
Lili mengangguk dan mengikuti langkah penjaga tersebut, matanya seketika membulat melihat betapa luas dan mewahnya perusahaan tersebut.
"Wah ini benar-benar mewah dan begitu luas," gumam nya penuh kekaguman.
"Namanya juga perusahaan besar." tempat sang penjaga.
"Aku pasti akan sangat beruntung kalau diterima di perusahaan ini."
" anda benar kami semua juga sangat beruntung bisa bekerja di sini selain Gajinya besar, Bosnya juga baik walaupun terkesan dingin, dan cuek, dan bisa juga berubah menjadi sangat kejam.''
seketika mendengar kata-kata itu Lily pun langsung berpikir dan melamun tentang suami kakak sepupunya itu.
" apa bos Di sini sangat kejam,'' ucapnya takut.
" Tuan muda memang bisa kejam.Tetapi hanya untuk orang-orang yang mengusiknya, jadi ketika kamu diterima di sini jangan sampai kau mengusik dan menggoda, buat muda atau kau akan langsung dipecat, tanpa hormat.''ucap nya.
__ADS_1
" saya bukan wanita seperti itu.'' tutur Lily dengan wajah tidak suka, seakan-akan dirinya adalah wanita penggoda.
" saya tidak bermaksud seperti itu nona, saya cuma memberitahu agar anda sedikit tahu tentang sikap tuan muda,'' ucapnya merasa tidak enak hati karena sudah salah bicara.
" Ah iya pak tidak apa-apa, kita mau ke mana Pak?'' tanya Lili sambil masuk ke dalam lift.
" kita ke lantai 10,sambil menekan angka pada lift tersebut, di sana ruangan HRD Kok bisa memberikan lamaranmu, saya bisa pastikan kau akan langsung diterima."
"Kenapa bapak begitu yakin?" tanya wanita itu penasaran.
"Karena di kantor ini mereka memang benar butuh, dan kamu adalah orang pertama yang datang mencari kerjaan."
"Semoga saja aku benar diterima," batinnga sangat berharap.
Mereka berdua pun tiba di lantai tujuan mereka, "Biar saya antar keruangan HRD."
"Terimakasih pak."
"Ini dia ruangan nya." sambil menunjuk ke arah ruangan tersebut, "kau masuklah saya akan kembali ke bawah." wanita bernama Lily itupun mengangguk sambil menghela nafasnya agar tidak gugup.
Tok.... tok..... tok....
"Masuk."
Lily melangkah masuk dengan perasaan yang masih sangat gugup, walaupun ini bukan pertama untuknya, tetapi tetap saja ia gugup apalagi ini adalah kantor besar yang mana selama ini wanita itu tidak pernah menginjak kan kakinya disana.
__ADS_1
"Ada yang bisa saya bantu?" tanya pria muda tersebut.
"Saya mau melamar menjadi....." belum selesai Lily meneruskan perkataannya tiba-tiba dari arah belakang seorang wanita memanggil dirinya.
"Lily?"
seketika saat itu juga lilin membalikkan badannya mendengar suara yang tidak asing di telinga yaitu.'' Kak Angel?'''Lily kaget, Iya kembali memasak wanita di hadapannya saat ini, salah sangka dan salah orang.
" Ya ampun kamu Lili kan? kamu sepupu kakak yang di kampung kan? bener ini Lili?'' wanita itu berjalan langkah kakinya mendekati Lily lalu memegang kedua bahu Lili
"Iya,aku lily." ucap nya lagi.
"Ya ampun Lily, sini peluk," angel langsung memeluk erat tubuh wanita bernama Lily itu .
Setelah beberapa lama, Angel pun melepaskan pelukan mereka. "Kamu ke sini cari kakak kan?" tanya Angel dan Lily pun menganggukan kepalanya.
"Mau minta kerjaan," ucap Lily dengan suaranya yang lirih dan pelan sambil menundukan pandangan nya.
"Loh? kenapa? suami mu mana?" tanya Angel lagi.
"Rio, Kemana?"
Bersambung
❣❣❣❣❣
__ADS_1