Art Of Badminton

Art Of Badminton
Taktik Lapangan (Bagian 2)


__ADS_3

Kevin makin terpojok. Dirinya digempur habis-habisan oleh pasangan Taiwan. Walau mematikan Kevin bukan hal yang mudah, tapi pasangan Taiwan ini masih terus mengarahkan bola ke arah Kevin. Sesekali ketika Kevin bersusah payah mengembalikan serangan pasangan Taiwan, dia berusaha bertukar posisi dengan Marcus, tapi pasangan Taiwan kembali mengarahkan bola itu ke arah Kevin.


Kevin tampak frustasi. Raut mukannya sudah tampak kesal. Ia merasa tidak berdaya karena terus digempur tanpa henti. Markus sesekali mencoba menenangkan Kevin, tapi tampaknya itu tidak berhasil. Pasangan taiwan tampaknya berhasil memecah konsentrasi pasangan ganda putra Indonesia, terbukti dengan Kevin yang mulai goyah dengan pukulan-pukulan yang tidak akurat bahkan cenderung gegabah.


Pasangan ganda putra Taiwan semakin bersemangat. Game kedua ini seperti lahan empuk bagi mereka. Kevin semakin tampak frustasi karena bola terus mengarah padanya.


Dengan taktik cerdas pasangan Taiwan ini mengarahkan bola pendek ketengah lapangan antara Kevin dan Marcus. Seketika bola jatuh tanpa ada yang mengejar sekalipun. Kevin dan Marcus hanya terdiam seperti patung.


Aku terbelalak dengan semua keadaan ini. Terutama Nay, yang selalu menutup matanya ketika pasangan Indonesia diserang pasangan Taiwan.


Dari kejauhan aku melihat Kevin meminta ijin untuk menyeka keringat. Wasit yang memimpin pertandingan tidak memberinya ijin. Wasit menganggap Kevin berusaha mengulur-ngulur waktu karena sedang terpojok.


Kevin kembali ke lapangan dengan raut muka muram. Cara berjalan Kevin tampak sudah goyah. Nay menutup matanya tampak menutupi matanya yang berkaca-kaca. Dia tau dari cara berjalan dan raut muka Kevin, dititik ini dia akan memilih untuk menyerah.


Aku hanya terdiam tidak percaya dengan semua yang terjadi digame kedua ini.

__ADS_1


Jelas terpampang di papan score 21 - 12 untuk keunggulan pasangan Taiwan. Sungguh jarak poin yang terlampau jauh. Ini menunjuka pasangan Taiwan yang benar-benar mendominasi bahkan lebih mendominasi ketimbang pasangan Indonesia digame pertama tadi.


Kedua pasangan kembali bertukar tempat dan aku tidak tau pertandingan seperti apa yang akan terjadi digame penentuan ini.


*


Aku tahu beban berat sekarang ini berada di pundak Kevin - Marcus. Harapan Negara dan Masyarakat kepada mereka selalu tinggi. Betapa menyeramkannya beban itu. Kevin - Marcus kerap dijadikan tumpuan disetiap Turnamen. Bahkan ada anggapan ketika yang lain kalah, maka Kevin - Marcus sama sekali tidak boleh kalah. Sungguh beban yang tidak terbayangkan olehku.


Menjadi seorang Atlet tidak melulu menyenangkan. Disaat harapan masyarakat tidak terpenuhi. Hujatan dan hinaan akan mereka terima tanpa bisa melawan atau bahkan membela diri. Padahal Kevin - Marcus telah memberikan kemenangan yang begitu banyak bagi Indonesia, namun semua itu selalu kalah oleh satu pertandingan yang tidak bisa mereka menangkan.


Dalam hal ini, selain fisik, mental adalah hal yang harus terus ditempa oleh seorang altlet. Kalau tidak, maka dalam sekejap kemampuan merka tidak akan berkembang dan cenderung pudar bahkan akan hancur sebelum sampai pada titik yang diinginkan.


Beban berat tidak hanya berada pada sang Atlet. Tentu saja seorang pelatih ikut bertanggung jawab ketika sang anak didiknya tidak bermain dengan baik.


Sang pelatih tampak memberi arahan dan meyakinkan Kevin - Marcus bahwa semua ini belum berakhir. Walau mereka kesulitan digame kedua, tapi dengan pindahnya posisi lapangan, mereka diharapkan bisa kembali fokus dan bersemangat layaknya digame pertama.

__ADS_1


Kedua pasangan ganda putra tampak siap-siap kembali ke lapangan. Ada sesuatu yang berbeda dari penampilan Kevin dan Marcus digame ketiga ini. Mereka masuk lapangan dengan raket baru dan tentu saja yang membuat mereka tampak berbeda yaitu headband yang mereka kenakan. Tiba-tiba aura dan gestur Kevin berubah, seolah ada pancaran sinar yang keluar dari tubuhnya. Aku menyilangkan tangan karena silau, namun orang lain tampak berlaku seperti biasa tampak tidak menyadari dengan perubahan pasangan ini. Tapi saat aku menoleh ke arah Nay, dia tampak melakukan hal yang sama denganku dan raut mukanya tampak ceria tidak murung seperti sebelumnya.


"Apakah ini momen kebangkitan Kevin !" Ucapku dalam hati.


**


Servis pertama sudah dilakukan oleh Lee Yang dan Marcus langsung mendorong bola ke arah sisi kiri Lee Yang. Namun bola dorongan Marcus tidak terlalu jauh mengarah ke sisi kiri, sehingga Lee Yang berhasil menjangkaunya dan mengembalikan bola tersebut dengan backhand dan mendorongnya kebagian belakang kanan Marcus. Kevin yang saat ini posisinya sedang berada di belakang, langsung mengambil bola tersebut dengan mudah dan mengembalikanya menyilang ke area depan pasangan Taiwan. Wang Chilin terpaksa mengambil bola pengembalian Kevin karena posisi Lee Yang masih jauh di sisi kiri lapangan mereka. Bola pengembalian Wang Chilin sedikit tanggung dan langsung disambar Marcus dengan melakukan smash lurus kebelakang lapangan pasangan Taiwan. Lee Yang merasa tertipu mengira Marcus akan melakukan smash ke tengah atau justru melakukan drop shot. Dia mencoba berlari mengejar bola dan harus tersungkur untuk mengambil bola. Tidak disangka bola smash lurus Marcus berhasil dikembalikan Lee Yang, tapi karena pengembalian Lee Yang yang lemah, Marcus sudah berdiri kokoh di depan net dan langsung menyambar bola tersebut dengan mudah tepat di area kosong lapangan pasangan Taiwan.


Gairah penonton kembali hidup. Gemuruh seisi Stadion benar-benar membuat hati bergetar. Walaupun ini baru poin pertama digame ketiga, tapi ada rasa berbeda dari permainan Kevin - Marcus yang membuat penonton bersorak bahagia.


Marcus melakukan servis ke arah Lee Yang. Dengan sigap Lee Yang langsung menyambar hendak mematikan pasangan Indonesia, tapi pukulannya terbentur net dan hampir saja Marcus tidak bisa mengembalikan bola yang bergulir tipis di depan. Bola pukulan Marcus kembali bergulir di net lawan. Lee yang tidak mau kalah, dia kembali mengembalikan bola dengan tipis di bibir net. Marcus tau Lee Yang akan mengembalikan bola tersebut tipis di depan net karena jika mengangkat bola jala itu akan jauh beresiko. Marcus sudah menunggu pengembalian Lee Yang yang sedikit agak tinggi. Dengan cepat raketnya menyambar bola tersebut dan menembus cepat ke area lapangan pasangan Taiwan. Penonton kembali bersorak karena pasangan ganda putra Indonesia berhasil menambah poin digame ketiga ini.


Pertandingan berlangsung sangat menegangkan. Poin sekarang masih unggul pasangan Indonesia 5 - 3. Kedua pasangan tampak menepi kepinggir lapangan untuk menyeka keringat. Wasit memperingatkan mereka untuk segera kembali ke lapangan dan segera melanjutkan pertandingan. Tampak Lee Yang dan Wang Chilin berdiskusi panjang sampai wasit menegurnya dan memanggilnya untuk mendekat dan diberi peringatan. Wang Chilin Yang maju mendekati wasit tampak mengangguk dan meminta maaf.


Pertandingan sudah berlangsung kembali. Smash-smash tajam datang silih bergantian. Gerakan-gerakan tipuan kedua pasanganpun berhasil diperlihatkan dengan memukau.

__ADS_1


Lee yang dan Wang Chilin sepertinya akan mencoba mengulang formula yang sama seperti pertandingan digame kedua.


Kevin kembali digempur oleh pasangan Taiwan. Mereka silih bergantian melakukan jumping smash dan terus mengarahkan bola ke arah Kevin. Sedang di sisi penonton Nay tampak cemas dan tidak melepaskan pandangannya sekalipun dari pertandingan ini.


__ADS_2