
Liburan musim panas merupakan liburan yang ditunggu oleh semua siswa, akan tetapi sebelum liburan itu dihadang oleh ujian sekolah yang sangat sadis. Dihari pertama liburan, Yuuki dan teman-temannya tidak pergi berlibur. Mereka berdiam diri dirumah untuk mengistirahatkan otak mereka yang lelah dengan tidur seharian.
Ditengah hari yang terik itu, Yuuki terlelap dalam tidurnya hingga dering handphonenya berbunyi. Yasmine mengirimkan pesan Ada waktu, jika ada aku ingin bertemu. Yuuki menolak ajakan Yasmine karena dia sangat lelah pikiran hingga tidak mau beranjak dari tempat tidurnya.
Keesokan harinya, Yuuki dikejutkan dengan kedatangan seseorang ke rumahnya.Ya, orang tersebut adalah Yasmine. Yuuki sangat heran padahal dia tidak memberitahukan alamat tempat tinggalnya pada Yasmine.
"Emmm, darimana kamu tahu alamat tempat tinggalku?"tanya Yuuki penasaran.
"Aku menanyakannya pada Yata."Jawab Yasmine.
"Oh, bagaimana kamu bisa bertemu dengannya atau mempunyai kontaknya?"tanya Yuuki.
"Oh itu,dihari terakhir ujian aku bertemu dengan dia dan pacarnya. Ya, aku menanyakan alamat rumahmu."Jawab Yasmine.
"Lalu, tujuanmu kesini untuk apa?"tanya Yasmine.
"Kau polisi atau apa sih? Pertanyaanmu seperti mengintrogasiku."Kata Yasmine.
"Ya jelas, karena aku tidak mengundangmu kemari."Kata Yuuki.
"Oh, jadi harus kamu undang. Kalau begitu lain kali undang aku."Kata Yasmine.
"Jika tidak ada hal yang penting, aku masuk dulu."Kata Yuuki.
"Eh tunggu, aku hanya bercanda."Kata Yasmine menahan lengan Yuuki.
"Ada apa?"tanya Yuuki.
"Begini, Yata mengajak kita untuk berlibur ke Paradise Beach. Dan juga aku ingin bertanya sesuatu."Kata Yasmine.
"Aku akan ikut, beritahu Yata. Terus, apa yang ingin kau tanyakan?"tanya Yuuki.
"Emh, kata Yata kamu sedang patah hati. Apakah itu benar?"tanya Yasmine.
"Bisa dibilang begitu. Aku masuk dulu, silahkan pulang."Kata Yuuki yang tangannya tiba-tiba ditahan oleh Yasmine.
"Lepas...,emh ada apa?"tanya Yuuki.
"Mungkin ini tidak ada hubungannya denganku, tetapi jangan terlalu memikirkannya. Jika kamu tidak memikirkannya, mungkin....."Kata Yasmine tidak meyelesaikan kata-katanya.
"Mungkin apa?"tanya Yuuki.
"Aku......"Kata Yasmine dengan grogi
"Jangan katakan jika tidak ingin."Kata Yuuki masuk ke rumahnya.
__ADS_1
Pada saat Yuuki dan teman-temannya pergi ke Paradise Beach, entah mengapa Yuuki dan juga Yasmine canggung dan jarang berbicara. Hingga Yata memiliki ide luar biasa diapun memberi tahukan ide tersebut kepada Yuri. Yuri sangat setuju dengan ide tersebut.
Saat itu, cuaca sangat terik, karena Yata dan Yuri lapar mereka pergi membeli makanan dan meninggal kan Yuuki dan Yasmine berdua. Yuuki mulai berpikir bahwa Yata sengaja melakukan hal ini padanya, karena sudah cukup lama setelah mereka pergi untuk membeli makanan.
"Yuuki, aku minta maaf atas perkaataanku waktu itu. Aku tidak bermaksud untuk ikut campur dalam masalahmu."Kata Yasmine.
"Emh, jangan terlalu dipikirkan."Kata Yuuki.
"Tapi, kamu seperti tidak mau berbicara padaku."Kata Yasmine.
"Emh, bukan begitu. Tetapi, aku juga tidak tahu apa yang harus kulakukan."Kata Yuuki.
"Kalau begitu, aku akan mengambil gitarku dan jika kamu mau menyanyi, aku dengan senang hati akan mendengarnya.Kata Yasmine.
Baiklah."Kata Yuuki.
Yasmine pun mulai bermain gitar ditengah teriknya panas pantai. Begitu pula dengan Yuuki, dia bernyanyi sampai membakar tenggorokannya dan membuat suaranya serak.
"Suaramu serak, ayo kita beli air kelapa!"ajak Yasmine.
Mereka pun pergi membeli air kelapa di tempat terdekat dan meminum beberapa air kelapa. Karena Yata dan Yuri yang tak kunjung datang, Yuuki memutuskan untuk mengajak Yasmine berjalan-jalan mengelilingi pantai. Selama mengeliling pantai, Yuuki melihat beberapa cangkang kerang yang cukup indah. Dia pun mengumpulkannya dan membuat sebuah kalung.
"Yasmine, aku membuat kalung dari cangkang yang ku kumpulkan tadi, kamu mau?"tanya Yuuki.
"Benarkah, aku mau sekali."kata Yasmine dengan senang.
Hari mulai menjelang sore, saat mereka kembali ke tempat awal mereka. Ternyata Yata dan Yuri sudah ada disana, Karena sangat Kesal Yuuki mencekiki Yata dengan kuat.
"Lepaskan, kau bisa membunuhku!"teriak Yata.
"Kemana saja kalian, lama sekali."Kata Yuuki dengan kesal.
"Kami pergi meminjam ini. Karena hotel yang kita sewa itu milik ayahku, jadi aku bisa meminjam apapun."Kata Yuri menunjukan alat pemanggang.
"Alat pemanggang. Kau akan masak?"tanya Yuuki.
"Iya, untuk itu kalian para lelaki pergi cara bahan masakan."Kata Yuri.
"Baiklah, sudah pasti hal ini bakal terjadi."Kata Yuuki.
"Yasmine bantu aku!pinta Yuri.
Baiklah."Kata Yasmine dengan semangat.
Yuuki dan Yata pun pindah tempat untuk pergi memancing. Karena mereka sangat payah dalam memancing, selama 2 jam mereka hanya mendapatkan seekor teripang dan juga gurita kecil. Tentu saja, saat tiba ke tempat Yuri mereka dimarahi. Tetapi, untung saja Yata dan Yuri tadi membeli dulu bahan makanan. Jadi,mereka tidak hanya memakan gurita dan teripang.
__ADS_1
Hari mulai menjelang malam, para wanita mulai memasak. Sementara Yuuki dan Yata hanya bercerita tentang kehidupan masa lalu mereka. Mereka berdua teringat akan sosok Verry, salah satu teman mereka yang sudah meninggal.
"Kalian berdua, makanan sudah siap!"teriak Yuri.
"Ayo kita kesana!"ajak Yata.
"Baiklah."Kata Yuuki.
Mereka pun menikmati makanan mereka dengan lahap. Karena meskipun masih seorang siswa, Yuri sudah mahir dalam hal memasak. Setelah makan-makan, mereka pun mulai bermusik untuk menikmati pantai hingga larut malam. Setelah itu,mereka kembali ke hotel ke kamarnya masing-masing.
"Apa yang terjadi saat kami tinggal?"tanya Yata.
"Mau kupukul."Kata Yuuki dengan kesal.
Setelah liburan musim panas berlalu, masuklah semester dua disekolah mereka. Hal tersebut menjadi beban bagi Yuuki yang tinggal sendirian, karena banyaknya pengeluaran yang dibutuhkan untuk keperluan sekolah mereka. Hari itu, Yuuki tidak bersemangat sekali saat ada di kelasnya.
"Yuuki, kenapa?"tanya Ritsu.
"Ritsu, kenapa setiap awal semester uangku selalu habis?"tanya Yuuki dengan kesal.
"Itu, karena kita sekolah di sekolah swasta."Jawab Ritsu.
"Benar juga."Kata Yuuki.
"Sudahlah, dari pada diam melulu gak jelas. Ayo kita main basket!"ajak Ritsu menarik lengan Yuuki.
Malamnya, Yasmine mengirim pesan pada Yuuki bahwa dia akan berkunjung ke rumahnya. Yuuki melarangnya, karena Yuuki pergi keluar bersama Yuri dan Yata untuk melihat konser Zeala yang berada di tengah kota. Biasanya, saat melihat Zeala Yuuki selalu mendapatkan perasaan bad mood. Tetapi, kali ini dia memiliki mood yang biasa saja. Dan akhir-akhir ini, dia berhenti memikirkan soal Zeala dan patah hatinya.
Antara senang atau kebingungan, Yuuki sangat heran apa yang terjadi pada dirinya. Dia berpikir seharusnya dirinya sedang patah hati, tetapi yang ada dalam pikirannya adalah Yasmine. Saat pulang dari konser, dia hanya melamun sepanjang perjalanan.
"Yuuki, kenapa melamun?"tanya Yata tetapi tidak ada jawaban.
"Yuuki."Kata Yata.
"Yuuki!"teriak Yuri.
"Ada apa Yasmine?"tanya Yuuki.
"Ehm, aku Yuri."Kata Yuri.
"Eh, maaf-maaf."Kata Yuuki.
"Seharusnya, malam ini kamu menemuinya."Saran Yata.
"Hah, apa maksudnya itu?"tanya Yuuki dengan wajahnya yang memerah.
__ADS_1
"Ada yang sedang jatuh cinta kan?"kata Yuri.
"Enggak, kalian pasti salah paham."Kata Yuuki dengan grogi.