Asella

Asella
Baikkan


__ADS_3

Happy Reading.


Sella sekolah diantar dengan Helen. Tadinya Helen ingin menelepon Vano tapi Sella menahannya untuk tidak menelepon Vano.


"Belajar yang benar, sebentar lagi lulus" ucap Helen seraya mengusap sayang kepala Sella


"Apa sih kak! Masih beberapa bulan lagi" balasnya


"Iya tau tapi belajar yang benar biar bisa masuk universitas negeri"


"Iya kak, kalau begitu Sella kekelas dulu" pamitnya sambil tersenyum


"Iya, nanti kalau pulangnya bingung mau sama siapa telepon kakak saja ya"


"Iya! "


Sella berjalan kearah kelasnya dengan wajah tak semangatnya. Saat Sella melewati kelas IPS, namanya terpanggil.


"Asella! "


Sella menoleh dan mendapati Dewa yang berdiri didepan pintu "Kenapa Dew? "


"Lo lagi ada masalah sama Vano? " ucap Dewa


"Kok Dewa tau dari siapa? "


"Vano sendiri yang cerita, tapi gue harap lo jangan marah lagi deh sama dia"


Alis Sella terangkat satu "kenapa? "


"Kalau lo mau tau, minta penjelasannya langsung sama Vano"


Sella mengangguk "yaudah Sella kekelas dulu" Dewa mengangguk


"Kenapa Sella gak boleh marah lagi sama Vano? Terus juga kenapa Vano kasih tau perihal ini sama Dewa? Vano gak tau diri banget, eh tapi kalau dia gak tau diri berarti jongkok terus dong, ah masa bodo lah" gumamnya sambil terus berfikir


Sella memasuki kelasnya dan langsung melihat Yura yang sedang menangis dan Vano disamping Yura hanya diam saja, bahkan menenangkan Yura pun tidak.


"Yura kenapa? " tanya Sella


"Ini cowok jahat banget, dia putusin gue! " ucap Yura sambil menunjuk Vano


"Loh kok putus? Kenapa? " ucap Sella yang masih belum mengerti


"Katanya dia udah married! "


Sella tertegun dan langsung menatap Vano tajam, dan langsung berfikir mungkin ini yang dimaksud Dewa kalau Sella gak boleh marah lagi sama Vano karena Vano sudah memutuskan hubungannya dengan Yura.


"Asella gue lihat tugas dong! " ucap Vallen dan Keina

__ADS_1


"Kalian kebiasaan deh selalu lihat" ucap Sella, walaupun berkata seperti itu Sella tetap mengasih hasil tugasnya.


"Selagi teman masih ada yang rajin kenapa nggak" ucap Keina


"Benar banget" ucap Bella menyetujui ucapan Keina


"Yaudah seterah kalian, tapi Sella mau tanya deh"


"Hm tanya apa? " ucap Vallen yang sedang menulis


"Nanti ada pelajaran olahraga gak sih? Soalnya Sella lupa bawa baju olahraganya"


"Kan gurunya ambil cuti karena mau temani istrinya lahiran" balas Keina


Sella menepuk keningnya "Sella lupa astaga"


"Kebiasaan kalau lo lupa itu" ucap Bella


Vano berjalan melewati Sella tetapi sambil memberikan Sella kertas kecil secara diam-diam.


"Apani? " ucap Sella


"Coba buka gue penasaran, lagi tumben banget Vano kasih lo surat kecil" ucap Bella


Sella membuka suratnya dan menampilkan beberapa kata.


Nanti istirahat temui gue rooftop sekolah -Vano


"Siapa tau mau bicara penting, tapi gue bingung deh kok lo berdua kayak lagi ada masalah ya? " ucap Vallen


"Mau Sella jujur atau enggak? " ucap Sella


"Jujurlah Asella! " ucap mereka bertiga serentak


"Eh iya iya, jadi Sella sama Vano itu emang lagi ada masalah"


"What your problem? " ucap Bella


Sella berfikir lalu menggunakan kesepuluh jarinya untuk menentukannya "bilang enggak bilang enggak bilang enggak bilang enggak bilang enggak, jawabannya enggak berarti Sella gak boleh kasih tau kalian" ucapnya membuat Vallen gemas


"Asella kita sudah nunggu lo bilang loh" ucap Vallen


"Kan tadi Sella udah bilang" ucapnya polos


"Bukan itu maksud kita, lo bilang masalah lo apa? Ya tuhan hilangkanlah kepolosan Sella" ucap Keina


"Oh itu, jadi Sella lihat Vano kiss Yura dikamar terus Sella nangis terus Sella marahan sama Vano" ucap Sella


"Itu kalau lo cerita terusnya kebanyakan bisa ketabrak tembok" canda Keina

__ADS_1


"Ya tuh kan Sella udah bilang loh ini"


"Iya oke, tapi gue harap lo sama Vano bisa baikan karena gak baik kalau ada masalah dalam rumah tangga apalagi karena orang ketiga" ucap Bella


"Tapi kan orang ketiganya itu Sella karena pasti Sella yang buat hubungan Vano sama Yura berakhir" ucapnya terlalu jujur


"Hehe iya sudah ya sekarang belajar nanti ada ulangan biologi" ucap Vallen


"Astaga gue lupa kalau ada ulangan" ucap Bella


"Bukannya lupa tapi kebiasaan" ucap Sella membalikkan ucapan Bella tadi.


•••


"Vano kenapa suruh Sella kesini? " ucap Sella


Sekarang Sella sudah berada dirooftop bersama Vano, Vano ingin meminta maaf sama Sella atas kejadian kemarin.


"Sel...gue mau minta maaf" ucap Vano menunduk


"Hal? "


"Kemarin"


Sella tersenyum miris "segampang itu Vano minta maaf sama Sella setelah Vano buat perasaan Sella kecewa dan sakit hati, Vano jahat tau gak! "


"Iya gue tau tap--"


"Sella kecewa sama Vano karena sudah putusin Yura dengan seenak Vano sendiri tanpa memikirkan perasaan Yura, Vano punya etika untuk menghormati perempuan gak sih?


Vano bungkam.


"Kenapa diam Sella tanya loh? Kasih alasan yang logis ke Sella kenapa Vano putusin Yura? "


"Karena gue... Gue sayang sama lo"


Sella tertawa sambil mengalihkan pandangannya kesegala arah "gak masuk akal banget Vano bicara seperti itu, Sella tau pasti Vano bicara seperti itu cuma akal-akalan Vano biar Sella percaya sama Vano dan maafin Vano, kan? "


"Gak, gue serius kalau gue sayang sama lo"


Mata Sella mulai berkaca-kaca "Kalau Vano sayang sama Sella, kenapa Vano buat Sella kecewa sama kelakuan Vano sendiri? "


Vano menggenggam kedua tangan Sella "Gue juga gak tau tapi sekarang intinya gue sudah sayang sama lo, gue mau jadi suami yang baik buat lo. Gue tau kalau lo suka sama gue itu sudah lama, gue tau semua yang lo lakuin kalau lagi jam pelajaran olahraga pasti selalu perhatikan gue yang main bola, Gue tau itu semua Sel gue pendam semua itu tapi gak bisa" ucap Vano panjang lebar


"Gue gak cinta sama Yura, dan gue sadar kalau gue itu cuma cinta sama lo. Perlu lo tau kalau dari kelas sepuluh gue selalu berusaha cari tau semua tentang lo, gue selalu lihat lo yang kepanasan lagi MPLS, gue khawatir karena lihat lo pingsan lagi upacara gue mau bantu lo tapi semua terlambat karena ada Bagas yang terlebih dahulu bawa lo ke uks. Sampai akhirnya gue mencoba untuk gak kepikiran tentang lo dengan cara pacarin Yura tapi semua itu gak mudah, susah bagi gue yang selalu mencoba lupain lo, jadi dari awal lo suka sama gue itu lo gak jatuh cinta sendirian tapi ada gue yang juga cinta sama lo. Don't cry please" lanjutnya setelah selesai bicara seperti itu Vano mengusap air mata Sella yang turun dengan sendirinya.


Sella segera memeluk Vano sedikit berjinjit dan mengalungkan kedua tangannya dileher Vano, Vano juga membalas pelukan Sella erat.


"I love you! " bisik Vano tepat didepan telinga Sella walaupun harus menunduk untuk membisikkannya karena Sella tinggi Sella yang lebih rendah darinya.

__ADS_1


Vano mencium kening Sella. Sella memejamkan matanya merasakan betapa lembutnya Vano mencium keningnya, tanpa mereka sadari bahwa ada yang mengintip kegiatan mereka sekarang.


"ASTAGA MASIH DISEKOLAH!!" ucap seseorang tiba-tiba membuat Vano melepaskan ciumannya dari kening Sella.


__ADS_2