
Happy Reading.
01.23 WIB
Dini hari, Sella terbangun karena mendengar suara tangisan yang berasal dari box baby. Sella bangun dari posisi tidurnya dan berjalan menghampiri box baby yang berada dipojok kamar.
Sella mengangkat tubuh kecil Chelsea lalu ditimang-timang "Chelsea kenapa sayang? " ucap Sella
Sepertinya Sella tau kalau Chelsea kehausan karena semenjak Sella dan Vano pulang dari supermarket Chelsea sudah tertidur.
Sella membawa Chelsea keatas kingsize nya dan menaruh Chelsea disamping Vano yang masih tertidur pulas jangan lupakan Sella menaruh bantal disisi kanan Chelsea agar tidak terjatuh.
Sella pergi kedapur untuk mengambil susu asi formula yang semalam sudah dibawakan oleh Mama nya didalam lemari es dan langsung dihangatkan.
"Sella itu Chelsea nangis? " ujar Bunda yang tiba-tiba berada dibelakang Sella
"Iya bun, kehausan kayaknya"
Bunda mengangguk "Vano masih tidur? "
"Masih, Sella pamit ke kamar ya Bun" ucap Sella yang langsung pergi kekamarnya yang berada dilantai atas.
Saat Sella membuka pintu kamarnya Sella terkejut karena Vano yang masih terlelap memeluk Chelsea dalam posisi tiduran tapi Chelsea masih tetap menangis.
"Vano jangan dipeluk tambah nangis itu" ucap Sella
"Eungh, aku cuma mau tenangin dia aja tadi aku kaget lihat Chel udah nangis disamping aku" ucap Vano sambil meregangkan tububnya.
"Awas aku mau kasih susunya" ucap Sella
Vano bergeser posisi agar Sella dapat duduk setelah itu memperhatikan Sella yang sedang mengasih susu ke Chelsea menggunakan botol susu yang dibelinya tadi malam.
"Tuh kan diam, berarti benar feeling aku kalau Chel haus" gumam Sella
"Chel nya geser ketengah Sel, biar dia tidur disini aja bareng kita" ucap Vano
Sella hanya menurut dan menggeser Chelsea ketengah, lagi pula kasur ini cukup untuk tiga orang apalagi tubuh Chelsea yang kecil.
"Kalau udah selesai langsung tidur ya" ucap Vano
"Iya tapi Sella tidurin Chelsea dulu biar gak rewel lagi" balas Sella
"Yaudah aku mau tidur lagi"
Selepas Vano tertidur kembali kini hanya ada suara decakan antara bibir kecil Chelsea dan benda yang sedang dihisapnya sesekali Sella menepuk-nepuk bokong kecil Chelsea agar terlelap kembali.
Mata bulat Chelsea kembali tertutup tandanya bayi itu sudah tertidur, segera Sella meletakkan botol susunya diatas nakas dan menyusul dua orang yang dicintainya kedalam alam mimpi.
•••
05.50
Sella terbangun karena tepukan kecil mengenai pipinya, Sella mengerjapkan matanya lalu melihat kesamping ternyata Chelsea yang sudah terbangun tapi tangan dan kakinya bergerak bebas karena tidak dibalut oleh kain kecil.
__ADS_1
Sella heran siapa yang membuka balutan kain kecil ditubuh Chelsea dan saat menyadari Vano tidak berada disamping Chelsea barulah Sella tau siapa pelakunya.
Sella berdiri lalu berjalan kearah jendela untuk membuka gorden kamarnya.
"Lho kok dibuka? " ucap Vano yang baru saja memasuki kamarnya dengan susu cokelat ditangan kirinya dan sedikit air asi formula dibotol bayi berada ditangan kanannya.
Sella mengangguk "biar cahaya matahari pagi masuk "
"Kasihan lho... Chelseanya keterangan" ucap Vano sambil memberikan Sella susu cokelat dan botol bayi milik Chelsea.
"Sengaja biar sehat"
Sella meneguk susunya hingga habis dan memberikan gelasnya ke Vano lalu berjalan kearah kingsize nya untuk meminumkan Chelsea dengan susu khususnya.
"Vano mandi duluan sana nanti selesai Vano mandi gantian jaga Chelsea nya" ucap Sella
Vano mengangguk lalu berjalan memasuki kamar mandi, dan Sella menemani Chelsea yang sedang meminum susunya.
beberapa menit kemudian...
Ting!
Sella mengambil ponsel Vano yang berbunyi dan membukanya untuk melihat notifikasi yang masuk keponsel Vano.
Tania : nanti pulang sekolah jadi? (2)
(Pergabutan) Selda : jngn mlm lah... (143)
Pandangan Sella jatuh ke satu pesan dari seseorang bernama Tania.
Segera sella letakkan ponsel Vano ketempat semula ketika mendengar pintu kamar mandi terbuka dan menampilkan sosok Vano dengan rambut basahnya dan sudah memakai seragam sekolahnya.
"Em... Sella mau mandi, Vano jagain Chelsea dulu" ucap Sella buru-buru masuk kedalam kamar mandi.
Vano memandang Sella aneh lalu mengangkat bahunya acuh dan berjalan mendekati kingsize tempat Chelsea berada yang sedang menggeliat bebas.
ddrrtt ddrrtt
Vano mengambil ponselnya karena ada telepon masuk dan mengangkatnya.
"Hallo" ucap Vano
"...."
"Iya jadi, nanti balik sekolah gue jemput"
"....
"Hm see you too"
Dari dalam kamar mandi Sella bisa mendengar jika Vano sedang menjawab telepon seseorang yang menurut feeling Sella itu cewek yang baru saja mengechat Vano.
•••
__ADS_1
"Van, Sella mau tanya" ucap Sella
kini mereka berdua berangkat sekolah menggunakan mobil Honda HRV Vano berwarna silver.
"Tanya apa? "
"Tania siapa? "
citt!!!
Tiba-tiba Vano mengerem mendadak karena pertanyaan Sella yang membuatnya bertanya balik.
"Tau dari mana? " tanya Vano
"Tadi waktu Vano mandi ada notif masuk ke ponsel Vano terus Sella buka"
Vano menatap tajam Sella "Lo buka ponsel gue tanpa sepengetahuan gue? "
Sella mengangguk takut
"Lo tau sopan santun? "
"Tau" jawab sella ketakutan
"Kalau lo tau sopan santun kenapa lo buka ponsel gue tanpa seizin gue!! " bentak Vano membuat Sella menunduk dan sedikit mengeluarkan air mata
"Sella cuma mau tau siapa yang ngechat Vano udah itu aja"
"Tapi seharusnya lo izin sama gue dulu sel! "
"Kenapa harus izin? Sella kan istri Vano"
"Bukan berarti karena lo istri gue lo bisa buka ponsel gue seenak mau lo Sel! "
"Berhenti bentak Sella please, Sella takut"
"Gue bentak lo itu supaya lo lebih ngerti Sel! sikap sama umur lo itu udah beda jadi jangan bersikap seolah lo anak kecil yang selalu dimanja sama orang tua lo! "
"Sella tau Van, Sella tau tapi Sella gak pernah dari kecil dibentak sama ayah bunda bahkan kak Helen dan Vano orang pertama yang bentak Sella"
"Terus menurut lo gue peduli? gak Sel, gue gak peduli mau lo dibentak atau engga. Intinya hilangin sikap manja lo! "
Sella yang sudah tak tahan berada didalam mobil lebih memilih keluar dan berlari menjauhi tempat mobil Vano berhenti, Air mata Sella sudah keluar sejak tadi.
"Asella!" panggil Vano tapi Sella tak mengindahkannya karena Sella berlari semakin menjauh.
"argh kenapa jadi gini sih?! " ucap Vano
Sella berlari kearah taman dan mendudukan dirinya sisalah satu bangku panjang ditaman sambil melihat menatap kosong kearah depan.
Hari ini minat Sella untuk berangkat kesekolah sudah hilang dan dirinya ingin menenangkannya ditaman.
"Kenapa Vano bentak Sella, padahal Sella cuma buka ponselnya doang. Seharusnya Sella yang marah sama Vano karena Vano lahi dekat sama cewek lagi" ucap Sella sambil memainkan rok sekolahnya.
__ADS_1
"Sella takut pulang kerumah" ucapnya sebelum menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya dan kembali menangis.
Hallo guys Nadisa Back! udah lama sih gak update lagi.