Asella

Asella
Main PS


__ADS_3

Happy Reading


Sella memasuki rumahnya yang sepi serta sunyi, hanya ada suara detingan air dan piring yang sedang dicuci oleh Mbak Zela pembantu dirumah Chistian Family.


"Mbak, Mama gak pulang siang ini? " tanya Sella kepada Mbak Zela


"tidak Non, karena ibu lembur kerja"


Sella menghela nafasnya yang terasa berat "kalau Papa? "


"kalau Tuan tadi pulang tapi hanya untuk mengambil berkas untuk meeting"


"yaudah Sella kekamar ya Mbak, oh iya nanti kalau Kak Helen udah pulang langsung suruh kekamar Sella "


"Baik Nona"


"terima kasih Mbak"


"sama-sama"


Sella Berlari kearah kamarnya dan langsung membuka pintu berwarna putih bercorak lampu-lampu kecil dan bertulisan Asella Grace Christian dan kembali menutupnya.


Sella sudah terbiasa tinggal sendiri ah bahkan berdua dan itu juga kalau Mbak Zela belum selesai berkerja dan terkadang juga Sella lebih sering berdja dengan Helen dirumah, maka dari itu Sella lebih dekat dengan Helen dari pada dengan Orang tuanya yang terlalu sibuk dengan worknya.


Bahkan terkadang Sella harus meminta Helen untuk mengambil rapot sekolahnya karena Mama atau Papanya selalu tidak ada waktu untuk mengambilnya, tapi Sella selalu menghormatinya karena mereka berdua tetap orang tua kandungnya yang sudah merawatnya hingga sebesar sekarang.


Sella menaruh tas ransel sekolahnya disofa dan melepas sepatunya lalu berjalan kearah 3 ekor kunang-kunang yang berada didalam botol berukuran sedang.


Kunang-kunang ini diambil oleh Sella saat Berkemah bulan lalu, Sella sangat menyukai Kunang-kunang yang selalu menerangi disetiap gelap.


"Lampumu tidak menyala" ucap Sella kepada kunang-kunang itu


"ah aku harus mengganti bajuku" ucapnya lalu berjalan kearah lemari dan masuk kekamar mandi.


Sella keluar dari kamar mandi dengan menggunakan baju berwarna pink dan celana jeans pendek berwarna hitam.


tok! tok!


"Dek? " panggil Helen


"masuk aja kak" sahut Sella


Helen membuka pintu kamar Sella yang tidak terkunci dan langsung berjalan menghampiri Sella


"kenapa suruh Kakak kekamar Adek? " ucapnya setelah duduk disamping Sella


Sella menunjuk kearah buku paket yang sedang dibukanya "bantu Adek kerjain tugas matematika, ini susah"


"sebentar Kakak mau mengambil makan, Adek belum makan kan? " Sella menggeleng


"kakak ambilkan dulu" Sella mengangguk.

__ADS_1


Terkadang Helen selalu sedih melihat Sella yang sangat berbeda dengan dulu saat masih seumuran Sella dan Sella masih berada dikelas sepuluh, Helen dan Sella sangatlah diperhatikan tapi karena semakin besar perusahaan mereka berdua semakin sibuk.


Sella bersyukur karena mempunyai kakak laki-laki seperti Helen yang sayang dan selalu perhatian pada Sella. Sella menjadi anak yang rajin itu juga karena Halen yang selalu membimbingnya dan menjadi anak yang sopan karena orang tuanya yang selalu mengajarinya untuk bicara dan bertingkah laku sopan terhadap semua orang.


"ini untuk Adek" ucap Helen yang membawa dua piring berisikan nasi dan lauknya


Sella menerima piring yang diberikan Helen "Terima kasih kak"


"makan dulu baru kerjain tugasnya" Sella mengangguk patuh


setelang menghabiskan satu piring nasi dan lauknya, Sella langsung menaruhnya dimeja samping kasurnya, tenang aja kok Sella dan Helen tidak makan dikasur melainkan makan di sofa.


"kak kalau F(x) \= 3x + 5 Untuk x \= 2 tentukan nilai dari: F(x + 4) + F(2x) + F(x2), gimana caranya? " tanya Sella ke Helen yang baru saja selesai makan


"Jadi x \= 2, maka


F(x + 4) \= F(2 + 4) \= F(6) \= 3(6) + 5 \= 23


F(2x) \= F(2⋅2) \= F(4) \= 3(4) + 5 \= 17


F(x2) \= F(22) \= F(4) \= 3(4) + 5 \= 17


jadi hasilnya: F(x + 4) + F(2x) + F(x2) \= 23 + 17 + 17 \= 57, mengerti? " Jawab Helen.


"oke" ucapnya yang langsung menulis apa yang dikatakan Helen tadi.


"Ada lagi? " tanya Helen


"empat lagi"


Helen mengajarkan Sella membutuhkan waktu satu jam untuk menyelesaikan tugas matematika Sella.


"Akhirnya selesai" ucap Sella


"kekamar kakak yuk! main PS" lanjut Sella setelah memasukan buku tugasnya kedalam tas


"Ayok! "


Helen dan Sella pergi kekamar Helen untuk bermain PS 4 milik Helen yang baru saja dibeli tiga bulan yang lalu.


Memasuki kamar Helen langsung dapat melihat poster untuk para gamers berbeda dengan kamar Sella yang terdapat banyak gambar kunang-kunang menempel di dindingnya.


"Adek player 1, kakak player 2" ucal Sella yang langsung mengambil stick PS nya.


mereka berdua bermain game Mental Slug XX, salah satu permainan kesukaan Sella yang ada di PS Helen.


"Kakak dibelakang Adek, Adek yang didepan" ucap Sella yang fokus kelayar


"itu dek, musuh diatas Adek" ucap Helen


"itu dibelakang Kakak juga ada musuh, awas kak Adek mau tembak musuhnya" heboh Sella

__ADS_1


"Adek awas itu banyak banget, ambil yang laser itu dek! "


"susah itu maju semua"


"yes menang! " seru mereka berdua saat dilayar ada tulisan Mission completed


begitulah kehebohan mereka berdua saat bermain PS dikamar Helen yang luas dan rapih ini.


"Kak ganti mobil racing" ucap Sella


Hellen langsung mengganti game yang diinginkan Sella dan Mereka berdua melanjutkan bermain PS nya sampai sore. Berdua saja kamar Helen birisiknya luar biasa apalagi kalau teman Helen sedang datang untuk bermain dirumahnya pasti tambah berisik.


•••


"Aduh kak, tangan Adek pegal" ucapnya setelah bermain PS


"tangan kakak juga"


"besok ajak teman kakak dong, main PS bareng lagi"


"kalau Rio mau, nanti kakak ajak"


"Adek mau kekamar" Helen mengangguk


Sella pergi kekamarnya yang berada disamping kamar Helen tapi Sella melihat seseorang yang sedang meminum kopi dilantai dasar.


"Papa udah pulang" sapa Sella


"udah sayang, kamu dari mana? " ucap sang Papa


"dari kamar Kakak, habis main PS"


"Udah makan? "


"udah tadi makan bareng sama kakak, oh iya emang Mama lembur ya Pa? "


"Iya soalnya banyak berkas yang harus Mama setujui"


Sela duduk disamping Papa nya "kenapa perusahaan Mama lebih sibuk dibandingkan Papa? "


"karena kantor Mama banyak pemasukan berkas baru setiap harinya"


"Sella pamit ke kamar ya pa"


"iya sayang, jangan lupa belajar" Sella mengangguk lalu berjalan kearah tangga untuk pergi kekamarnya.


"oh everytime I see you~~" Sella bersenandung sambil memasuki kamarnya


"wah, cahaya kamu udah mulai terang" ucapnya ketika melihat Kunang-kunangnya sudah sedikit bercahaya


Sella melihat jam yang terpasang di dinding kamarnya ternyata sudah jam 18.33, Sella langsung ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya yang sudah sangat berkeringat.

__ADS_1


Selesai mandi, Sella langsung mengambil laptopnya untuk menonton movie kesukaannya yaitu Grave of the Fireflies. Movie yang selalu membuat Sella menangis jika menontonnya.


Selesai menonton Sella lebih memilih untuk belajar dari pada bermain ponsel, karena menurut Sella adalah belajar lebih penting dibandingkan bermain ponsel.


__ADS_2