Assalamualaikum, Pak Kepsek

Assalamualaikum, Pak Kepsek
Tata Boga


__ADS_3

"Helga, gue ambil es marjan nya yah, haus banget," panggil manusia bertopeng jerapah.


"Iya, ambil aja cuy," balas Helga.


Di saat manusia bertopeng jerapah mengambil es marjan. Tidak lama rombongan Aida bersama temannya Lita dan Madonna masuk kelas 11 D untuk meminta ketiga jenis makanan itu.


Tap!


Tap!


"Gembul sayang, gue boleh minta lontong sayur, tahu goreng, sama es marjan boleh nggak? Gue lapar dan haus banget nih. Kalau gue nggak makan nanti sakit,"  ucap Aida sembari melebarkan kedua bola mata.


"Eh? Heh? Aida kirain siapa. Hum  ... untuk Aida boleh aja sih, gue nggak mau lihat lu sakit, ya sudah mangga," balas Helga karena kaget.


"Gembul, gue sama Madonna boleh minta juga. Alasan kami datang sama apa yang diucapkan oleh Aida," ucap Lita.


"Iya boleh aja sih, lagi pun stok makanan banyak juga," balas Helga.


Kini Aida, Lita dan Madonna mengambil lontong sayur, tahu goreng dan es marjan. Kemudian Aida mengambil centong es ditangan manusia bertopeng jerapah.


"Sini, gue mau minjam sebentar. Gue haus banget nih," ucap Aida.


Manusia bertopeng jerapah itu kaget, Tiba-tiba tangannya dipegang dingin oleh Aida, lalu ia menarik centong dengan sekuat tenaga.


Selepas itu Aida mengambil cup kosong, kemudian bergegas mengisi es marjan serut timun pada cup tersebut, selanjutnya disambut Lita dan Madonna — manusia bertopeng jerapah terlalu lama menunggu.


Usai mengambil es, mereka bertiga melanjutkan ambil lontong sayur pada mangkuk putih sedang dan 5 tahu pada piring kecil masing-masing.


"Bismillah, selamat makan," ucap Aida bersemangat. Mereka bertiga makan di atas meja sekolah dengan bergembira, sekali suapan masuk ke mulut membuat Aida nampak kaget, ternyata kedua makanan tersebut enak banget.


Tanpa berlama-lama Aida bersama Lita dan Madonna bergegas menghabiskan ketiga makanan tersebut, tidak lama mereka pun habis kekenyangan menyantap makanan itu.


Aida, Lita dan Madonna datang menghampiri Helga bersama kedua teamnya.


"Gembul sayang, gue boleh minta dibungkus lontong sayur, tahu goreng sama es marjan serut timun. Jujur masakan lu enak banget jadi bikin nagih," Aida memelas pada Helga.


"Iya, gue sama Madonna juga boleh minta dibungkus ketiga makanan itu," tambah Lita.


"Hum  ... boleh kok, ya sudah tunggu sebentar yah," balas Helga nan malu itu, sebab tidak tahan melihat wajah manisnya Aida.


"Manusia bertopeng gajah, tolong isikan es serut marjan pada plastik sekilo itu. Hei Manusia bertopeng jerapah, tolong masukkan 5 tahu goreng itu pada plastik sekilo juga minimal 3 bungkus," suruh Helga.

__ADS_1


Manusia bertopeng jerapah dan gajah itu mengikuti perintah Helga. Karena yang memasak makanan dan minuman hanya Helga seorang saja, sedangkan mereka berdua hanya mengumpulkan barang demi memperoleh nilai bagus pada Helga.


Mereka sangat bangga, meskipun prihal makanan diserbu oleh ketiga wanita bar-bar, manusia bertopeng gajah dan jerapah hanya bisa diam saja seraya menghela napas nan panjang.


Setelah terbungkus sembilan makanan dan minuman, kini Aida bersama kedua temannya Lita dan Madonna izin pergi meninggalkan mereka bertiga.


"Gembul, terimakasih yah sudah izinkan kami makan dan dibungkus juga. Maaf kalau ngerepotin, gue tahu kok kalau Gembul orangnya baik," ucap Aida memuji Helga.


"He? Iya sama-sama Aida," balas Helga dengan wajah memerah.


Kemudian mereka bertiga pergi meninggalkan kelas 11 D dan datang kembali ke kelas 11 J. Tujuan mereka makan bakso pada Bang Satria malah lupa, ditambah mereka bertiga juga sudah kekenyangan.


Usai meladeni Aida, Lita dan Madonna. Kini Helga sangat kelaparan, lalu datang menghampiri bak minuman marjan serut timun.


Namun, prihal es tersebut malah tidak ada tersisa.


"Lah, manusia bertopeng jerapah dan gajah. Es marjan serut timunnya pada ke mana?" tanya Helga.


"Esnya sudah habis sama mereka bertiga, senior!" balas manusia bertopeng jerapah.


"Heh?!" kaget Helga.


Kini Helga sangat kesal, makanan dan minuman yang ia buat tidak ada tersisa. Ini semua karena Helga lebih mementingkan rayuan Aida, Lita dan Madonna ketimbang dirinya.


"I-iya maafkan gue yah, manusia bertopeng gajah dan jerapah. Karena gue kalian selalu diperintah. Heh? Gimana mau bikin baru, bahannya aja sudah habis. Hum  ... iya juga sih asalkan dapat nilai bagus."


"Nanti, kita beli baru lagi senior."


***


Setelah menikmati ketiga makanan, Aida, Lita dan Madonna sangat bergembira bisa makan gratis tanpa bayar. Tidak sia-sia ia menggoda Helga, asalkan perutnya kenyang.


Kemudian mereka bertiga memasuki ke kelas sembari membawa ketiga bungkusan itu. Saat Aida, Lita dah Madonna duduk di kursi.


Kriing!


Kriing!


Suara bel mata pelajaran kedua pun telah berbunyi, beriringan Bu Lusi sudah tiba di depan kelas 11 J seraya membawa dua buku cetak seni budaya dan seni wajib.


"Assalamu'alaikum, selamat pagi menjelang siang anak-anak. Bagaimana kabar kalian sekarang," sapa Ibu Lusi.

__ADS_1


"Wa'alaikum salam, selamat pagi bu. Alhamdulillah baik bu," balas mereka bersamaan.


"Syukurlah kalau begitu. Anak-anak hari ini kita akan mengisi latihan soal, sekarang buka buku seni budaya halaman 51, kemudian kerjakan 45 soal pilihan ganda dan 5 soal esai. Terus kalian buka buku seni wajib halaman 56, lalu kerjakan 50 soal pilihan ganda dan 25 soal esai di buku tulis. Semua soal dikumpul sampai pulang sekolah. Nak Aida, nanti semua buku temanmu kumpul jadi satu dan tempatkan di atas meja ibu," jelas Bu Lusi.


Semua anak-anak mengangguk sembari tersenyum.


"Baiklah, bu," balas Aida mengukir senyumnya.


Selepas itu, Ibu Lusi pergi meninggalkan kelas 11 J. Sampai di kantor kini ia malah bertemu Pak Wawan sih kepala sekolah baru, mereka berdua melakukan PDKT.


"Lita, Madonna. Lu ngerti  soal seni budaya sama seni wajib nggak?" panggil Aida, lalu bertanya.


"Hum  ... gue nggak ngerti Lita, meskipun gue ambil jurusan seni budaya. Gue pikir jurusan gini banyakan praktek ternyata materinya luar biasa bikin pusing, ditambah seni wajib lagi," balas Lita.


"Kalau, gue sih bisa aja Aida. Tapi yang gue tahu aja, kalau nggak tahu nyontek punya orang lain," balas Madonna.


"Oh, begitu nampaknya gue harus mengeluarkan jurus baru nih. Madonna lu punya kuota nggak? Hospot dong gue punya kuota malam doang," pinta Aida.


"Punya, hah? Bukannya di SMK elite ini ada wifi gratis," balas Madonna.


"Iya, gue tau kalau di sini ada wifi gratis, tapi yang makai bukan gue sendiri. Satu sekolah nan tentu bakalan lemot. Lu kalau nggak mau kasih gue hospot, nantinya kita enggak bisa mengerjakan tugas seni budaya sama seni wajib," jelas Aida.


"Iya, iya. Gue bakalan hospoti lu, tapi jangan buka youtube atau tiktok, soalnya gue nggak punya banyak kuota," balas Madonna memberi peringatan.


"Iya, gak usah bawel. Gue nggak bakalan buka youtube atau tiktok. Gue cuman cari jawaban lewat website brainly."


Kini Madonna mengangguk, kemudian mereka belajar dan mencontek lewat website brainly bersama-sama — menunggu bel pulang berbunyi.


Sudah empat jam berlalu, tiba-tiba suara bel sekolah berbunyi lima kali, menandakan waktu pulang sekolah. Semua anak-anak yang ada di dalam kelas mengumpulkan semua buku seni budaya dan seni wajib dengan berbondong-bondong, lalu mereka pergi meninggalkan kelas.


Kini tersisa hanya Aida, Lita dan Madonna di dalam kelas.


"Aida. Gue sama Lita duluan nunggu di parkiran yah, nanti lu nyusul aja," panggil Madonna.


"Iya, tapi janji 'kan kalian nggak bakalan ninggalin gue," balas Aida.


"Iya, lu nggak usah takut kami bakalan nungguin kok."


Usai mengobrol, Aida berjalan sendiri melewati koridor sembari membawa buku teman sekelasnya dan menggandeng tas ransel, dengan seperti biasa Aida selalu ikutin oleh Ibu Setan yang berdiri dari belakang — keberadaan angin itu selalu menusuk tubuh Aida. Kemudian Aida masuk ke dalam kantor dan menempatkan semua buku tulis di atas meja milik Bu Lusi, tidak lama ia malah melihat Pak Wawan yang hendak pulang, hal ini membuat Aida sedikit kebingungan.


"Dia siapa, apakah dia guru baru di sini?" batin Aida.

__ADS_1


Karena tidak tahu apa-apa, Aida pun bergegas pergi ke parkiran untuk menemui Lita dan Madonna.


__ADS_2