
Beberapa menit kemudian, kini mereka bertiga telah sampai di SMK Harapan Bangsa. Tetapi kedatangan mereka masih sia-sia saja, karena sekolah masih tutup padahal jam sekarang sudah setengah enam pagi.
"Ini kita datang kesiangan atau kita yang kepagian. Mana semua orang, katanya setengah enam pagi para anggota bagian organisasi mau datang," ucap Aida.
"Gue nggak tau Aida, mending kita review makanan aja. Gue lapar banget nih, tapi sambil direkam yah biar tersebar sosial media," balas Madonna.
"Alay banget lu Madonna. Pakai rekam-rekam segala, kalau lu buat video kek gini yang ada lu bakalan dihujat netizen. Mau aja kepengen viral," balas Lita.
"Ih Lita gue nggak alay ini demi cuan dan terkenal. Review makanan adalah tempat satu-satunya jalan termudah untuk terkenal, lagi pun kita bertiga cantik-cantik, pasti mereka akan tertarik."
"Madonna, lu kenapa mau cari cuan. Lu 'kan anak orang kaya bokap lu punya bisnis, nyokap lu juga dokter dan lu masih kekurangan cuan. Iya gue tau, kalau gue sama Aida memang cakep," jawab Lita.
"Sudah Lita, Madonna. Kalian berhentilah untuk berdebat, kita kan satu team. Lita biarkan saja apa yang Madonna inginkan, asalkan yang ia buat tetap positif, kalau itu adalah keinginannya maka kita hargai dia. Ya sudah Madonna silakan lu mau berkarya apa," Aida yang berusaha menghentikan perdebatan mereka berdua.
"Iya Aida. Madonna gue minta maaf yah," balas Lita lalu mengalihkan dialog pada Madonna.
"Iya Lita, tidak apa-apa gue dah biasa dikata-katain. Terimakasih Aida sudah memberi kesempatan pada gue untuk berkarya," balas Madonna.
Kini Aida hanya mengangguk saja sembari tersenyum.
"On cam ... selamat pagi teman-teman, hari ini saya ditemani dengan kedua bestie Lita dan Aida. Hari ini saya bukan mau spoiler, tapi mau mereview makanan yang baru—" ucapan Madonna nan sedang di depan handphone terpotong oleh Lita.
"Emang lu, mau spoiler apaan. Kita aja nggak nonton, aneh banget lu," balas Lita.
"Lita?!" panggil Aida.
"Sorry Lita gue salah ngomong tadi, ya sudah lanjut lagi," ucap Madonna.
__ADS_1
"Ada apa Aida, kan gue cuman nyaranin aja. Kalau Madonna salah ngomong bisa diketawain sama netizen," jawab Lita.
"Iya Aida apa yang dikatakan oleh Lita ada benarnya," balas Madonna.
Kemudian Madonna melakukan review makanan dengan kedua temannya. Usai melakukan review, mereka bertiga melihat Ketot nan baru sampai ke sekolah dengan menggunakan motor butut.
Selepas itu ia berhenti di depan gerbang sekolah, lalu membukanya dengan sekuat tenaga. Setelah terbuka gerbang sekolah, Madonna bersama kedua temannya Lita dan Aida masuk ke dalam lingkungan sekolah.
Tin!
Tin!
Suara klakson mobil terdengar — mengagetkan Ketot nan baru duduk di ruang penjagaan. Mobil Madonna masuk dan berhenti ke tempat parkiran yang amat sepi.
Selama Mereka bertiga sampai di parkiran kendaraan, para anggota organisasi datang berbondong-bondong ke sekolah dengan memakai almamater, lalu para anggota menyiapkan semua alat untuk menyambut kehadiran kepala sekolah baru.
"Lita, Madonna kita main alat musik itu yuk. Lagi pun sekolah juga masih sepi," ajak Aida.
Lita dan Madonna pun mengangguk, kemudian mereka bertiga memainkan alat musik dengan menggunakan lagu Bukan Superstar.
Beriringan lagu itu berbunyi Pak Wawan selaku kepala sekolah baru malah mendengarkan suara lagu bertema rock campuran dengan lagu dangdut berjudul Bukan Superstar yang dinyanyikan oleh Project Pop, Pak Wawan pikir SMK Harapan Bangsa mengundang musisi tersebut.
Saking penasaran, ia menghentikan motornya di parkiran guru. Lalu ia pergi ke lapangan sekolah, ternyata tebakan nan ia pikir itu salah melainkan yang memainkan musik tersebut adalah murid sekolah.
Kemudian Pak Wawan malah melihat Aidil selaku anggota organisasi memperhatikan Aida, Lita dan Madonna untuk menghentikan tingkah mereka. Namun hal itu ragu, sehingga Aidil tidak bisa melakukannya karena mereka telah memberikan trauma kepada dirinya.
"Nak, mereka bertiga siapa?" tanya Pak Wawan.
__ADS_1
"Astaghfirullah, bapak. Hum ... mereka adalah musisi terkenal di sekolah ini, pak. Bukan hanya musisi saja tapi mereka selalu saja membuat keonaran sehingga Pak Surarto nampak kewalahan oleh kenakalan mereka bertiga. Ngomong-ngomong bapak siapa yah?" balas Aidil memberitahu Aida, Lita dan Madonna. Lalu Aidil bertanya.
"Oh, pantes tapi cara mereka bikin lagu bagus banget yah. Bapak baru pertama kali melihat ketiga wanita bisa bermain musik rock. Saking semangatnya mereka, membuat bapak sangat senang mendengarnya. Hahaha, maafkan bapak karena tiba-tiba bertanya. Perkenalkan namaku Wawan Wijaya panggil aja Pak Wawan."
"Hehe ... iya Pak. Bapak guru baru yah? Ngomong-ngomong bapak ngajar apa?" tanya Aidil dengan tingkah polos.
"Eng, bapak kepala sekolah baru di sini. Ngomong-ngomong namamu siapa? Biar bapak bisa tanya-tanya kepadamu tentang sekolah ini," balas Wawan.
"Heh? Bapak, kepala sekolah yah. Astaghfirullah, maafkan aku yah Pak. Oh perkenalkan namaku Aidil Saputra panggil aja Aidil, Pak. Hum ... baiklah Pak dengan senang hati," Kagetnya sembari menyalami tangan Pak Wawan.
"Oh salam kenal Nak Aidil, sepertinya bapak sangat menyukaimu. Kamu punya nomor HP nggak nak?" tanya Wawan.
"Punya, Pak. Ini nomornya," balas Aidil seraya memberikan nomor handphone pada Wawan.
"Ok, sudah bapak save. Nanti kalau ada ujung nomornya 7789 itu berarti nomor bapak yah. Ya sudah kamu lanjutin aja tugasnya, bapak mau masuk ke kantor biasa mau sarapan pagi."
***
"Huh, setelah memainkan lagu ini membuat gue sangat bersemangat. Lita, Madonna kita masuk ke kelas yuk, kayaknya hari sudah semakin siang aja," ajak Aida sembari melihat jam yang telah pukul enam pagi.
Lita dan Madonna pun mengangguk saja, lalu mengikuti ajakan Aida. Sampai di kelas, kini mereka bertiga sudah sangat lega bisa menyelesaikan tugas matematika dua rangkap, kalau mereka nggak ngerjain bakalan nulis empat rangkap.
"Madonna, mana air mineral yang lu beli tadi. Gue haus nih, tadi makan di mobil lupa minum. Oh iya kabar video tadi bagaimana, apakah banyak yang like?" tanya Aida.
"Hum ... ini Aida. Nah Lita punya lu. Oh tunggu sebentar gue mau minum juga," balas Madonna sembari mengambil minuman pada kantong kresek dan menyodorkan minuman pada Aida dan Lita.
Usai minum kini Madonna membuka handphone nya, ternyata viewers dan like sudah dapat 100k. Aida dan Lita sangat senang melihatnya kalau video yang mereka bertiga telah masuk fyp. Saking sibuknya mereka memperhatikan handphone milik Madonna. Kini suara bel berdering empat kali menandakan untuk berkumpul, tanpa berlama-lama Aida bersama Lita dan Madonna bergegas ke lapangan.
__ADS_1